
...Happy reading 📖...
...****************...
"Karena dikehidupan kali ini kisah perjalanan nona akan sedikit sulit karena dendam masa lalu, " lanjut Neo kemudian berbalik meninggalkan Alina yang akan terus berendam hingga matahari terbit.
•••••••
Malam berlalu, matahari nampak malu- malu menampakkan sinarnya kembali untuk menyinari seluruh alam semesta.
Neo terlihat tengah duduk di sebuah batu yang cukup besar di pinggiran kolam pemandian menunggu nonanya sejak dua jam yang lalu.
"Nona, matahari sudah terbit, berendam nya sudah selesai, " ucap Neo
Tidak ada suara yang menjawab ucapan Neo. Namun ditengah-tengah kolam kemurnian muncul cahaya bewarna biru yang menyilaukan mata, air sekitarnya pun bergerak dan tak lama Alina keluar dari dalam kolam perlahan.
Kain yang menutupi tubuhnya berganti menjadi gaun biru yang sangat indah dengan sulaman benang emas berbentuk bunga mawar, hanya ada jepit kecil yang menghiasi rambut terurainya, anting di kedua telinga, kalung liontin di leher jenjangnya, dan satu cincin mawar ungu di jari manis tangan kirinya.
Kulitnya yang semula putih bersih kini menjadi lebih putih dan bercahaya, bibirnya masih semerah buah persik yang menggoda, tatapan matanya tenang namun menghanyutkan.
Saat kaki kanan Alina kembali menyentuh daratan, seluruh isi ruang Tara berubah: pohon besar-besar berdaun hijau tua berubah menjadi hijau muda dan buah-buahan yang tadinya hanya satu warna yaitu emas sekarang menjadi bewarna-warni, seperti: emas, biru, dan ungu.
__ADS_1
Kupu-kupu dan burung berkeliaran entah dari mana asalnya, bunga-bunga dan tanaman langka muncul lebih banyak dengan tingkat kelangkaan yang berbeda-beda, sebuah istana megah dari berlian biru dan permata tiba-tiba terbentuk di tengah-tengah ruang Tara.
Neo pun tiba-tiba berubah,yang tadinya bertelanjang dada dengan hanya sebuah selendang yang menggantung di bahu kanannya, sekarang berubah menjadi sebuah jubah dengan corak warna merah dan perak, celana merah panjang yang tadi ia kenakan berubah warna menjadi merah dengan sulaman benang perak.
Kulit yang tadinya kuning langsat berubah seputih susu, hidung mancung dengan rahang kokohnya menambah tampang tegas di wajahnya.
"Nona?" Panggil Neo mendekat ke arah Alina yang nampak kebingungan.
"Kau Neo? Mengapa tampilan mu berubah?....lebih tampan," ucap Alina menatap intens Neo.
"Ehem..... Ini karena kekuatan nona sudah bangkit, tinggal belajar untuk mengendalikannya, dan setiap kekuatan keturunan terpilih bangkit maka ruang Tara ini akan menjadi lebih indah, megah, dan sangat nyaman," jawab Neo berusaha untuk tidak gugup saat ditatap dengan intens oleh Alina.
"Kau sepertinya tau banyak...... berapa umurmu dan sejak kapan kau tinggal di ruang Tara ini?" tanya Alina.
"Apa aku bisa keluar dari ruang Tara?"tanya Alina.
Alina tidak kaget mendengar umur Neo yang sudah 150 tahun karena hewan kontrak memiliki umur yang sangat panjang, hewan kontrak hanya akan mati saat kalah bertempur atau saat sang pemilik mati dalam pertempuran.
"Bisa nona, anda tinggal memegang liontin bulan sabit dan bintang di kalung nona sambil membaca mantra,"jawab Neo.
"Ini mantra nya, saat nona ingin masuk kembali ke ruang Tara ini, nona bisa merapalkannya sambil memegang liontin kalung nona," lanjut Neo setelah mengambil secarik kertas di cincin ruangnya.
__ADS_1
"Baiklah, terimakasih," ucap Alina mengambil kertas itu dari tangan Neo.
"Tapi tunggu dulu, apa kau itu hewan kontrak ku?" Tanya Alina.
"Benar nona saya hewan kontrak, Nona, " jawab Neo.
"Bukanya untuk membuat kontrak harus melakukan pengikat darah?" ucap Alina bingung.
"Ah maaf nona saya lupa melakukan kontrak dengan nona meski tanpa kontrak kita sudah terikat secara batin, tapi untuk menguatkan batin kita harus melakukan ritual pengikat darah,"ucap Neo merasa bersalah karena melupakan hal itu.
Tangan Neo terulur menarik tangan kanan Alina dan menggigit sedikit ujung jari Alina hingga mengeluarkan darah.
Saya merupakan hewan kontrak legendaris jadi cara mengontraknya beda yang biasanya dengan menyatukan darah ke dua pihak, jika saya hanya dengan meminum darah orang yang mengontrak saya yaitu nona," ucap Neo menjawab kebingungan Alina.
Alina mengangguk, kemudian membuka secarik kertas yang diberikan Neo dan membaca tulisan yang ada di dalamnya sambil memegang erat liontin dari kalung yang ia pakai.
Tidak ada cahaya yang keluar dari liontinnya namun tiba-tiba tubuh Alina menghilang begitu saja tanpa meninggalkan debu atau asap.
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara:
__ADS_1
Like,komen,dan favorit ya 😆
Terimakasih 🙏😀