Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 42


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


Hampir semua orang dari seluruh Dunia mendatangi hutan kegelapan untuk mencari hewan kontrak karena hanya setiap 7 tahun sekali dan hanya di hutan kegelapanlah kekuatan seluruh hewan kontrak melemah, sehingga banyak orang yang memanfaatkan momen itu untuk mencari hewan kontrak.


Di wilayah kekaisaran Utara, semua rakyat dan pejabat istana beramai-ramai datang mengunjungi hutan kegelapan, bukan hanya untuk mencari hewan kontrak tetapi juga untuk berburu yang merupakan salah satu tradisi perayaan menjelang hari ulang tahun kaisar.


Dengan jubah biru tua khas bangsawan,Alina berjalan didampingi dua kakak sepupunya dan beberapa prajurit memasuki kawasan hutan kegelapan.


"Hormat kami putra mahkota," ucap Alina dan rombongan membungkuk saat tak sengaja bertemu rombongan putra mahkota yang berisikan putri mahkota dan pelayan pribadinya serta 4 prajurit yang mengawalnya.


"Berdirilah," ucap putra mahkota.


"Apa kalian tidak berminat untuk bergabung dengan kami?" tanya putra mahkota menatap Alina.


"Tidak perlu putra mahkota,hamba ingin menghabiskan waktu dengan adik-adik hamba," ucap Varo mewakili kedua adiknya.


"Ya sudah, semoga kalian mendapatkan hewan yang kuat," ucap putra mahkota melanjutkan jalannya untuk menutupi rasa kekecewaannya.

__ADS_1


Putra mahkota sangat ingin menyusuri hutan kegelapan bersama dengan Alina tapi sesuai tradisi, pasangan suami istri harus mencari bersama-sama, jadi putra mahkota harus menyusuri hutan kegelapan bersama putri mahkota saja karena putra mahkota belum mengangkat selir.


"Susah ya.... jadi orang cantik banyak yang iri, jelek banyak yang ngejek,"batin Alina saat merasakan tatapan menusuk dari putri mahkota.


Sejak melihat keberadaan Alina, putri mahkota selau menatap sinis ke arah Alina.


"Mari adik kita lanjutkan, " ucap Varo.


"Tentu kak!" jawab Alina tersenyum manis.


Tanpa disadari kedua kakak sepupunya, Alina melakukan pecah raga, kloning Alina berjalan bersama Vano dan Varo sedangkan Alina asli berteleportasi ke ruang Tara untuk berganti pakaian.


Setelah berganti pakaian dengan jubah warna hitam keunguan dan sebuah topeng, Alina melanjutkan berjalan-jalan di hutan kegelapan sekedar mencari tumbuhan obat-obatan, Alina memang tidak berniat untuk mencari hewan kontrak lagi karena baginya Neo saja cukup untuk membantunya ketika ia dalam kesulitan.


"Jangan menghalangi jalan ku!" ucap Alina menatap datar ke arah pangeran kedua.


Ya, pangeran kedua lah yang menghalangi jalan Alina.


"Bagaimana jika kita mencari hewan kontrak bersama-sama, Nona?"tanya pangeran kedua mengabaikan ucapan Alina.

__ADS_1


"Cari saja sendiri!" jawab Alina berbalik meninggalkan pangeran kedua.


Mendengar penolakan dari Alina pangeran kedua bukannya menyerah tapi malah berjalan mengikuti Alina meski dalam diam, tapi itu cukup mengganggu Alina.


"Nona Ziva, apakah kau tidak lelah? kita sudah jalan cukup lama,"ucap pangeran kedua setelah sekian lama terdiam mengikuti langkah Alina.


"Tidak," jawab Alina berbalik dan menatap pangeran kedua.


Alina ber-smrik sebelum tubuhnya hilang dengan perlahan.


"Sangat licik,dia menggunakan ilmu pecah raga dan aku tidak menyadari itu, " gumam pangeran kedua.


Saat pangeran kedua mengikuti langkahnya, Alina melakukan pecah raga tanpa sepengetahuan pangeran kedua.


Dan disinilah keberadaan Alina yang asli, setelah berteleportasi, Alina muncul di bagian Utara hutan kegelapan yang hampir tidak pernah di jamak manusia karena tempatnya yang sangat jauh serta jalannya yang dipenuhi dengan tumbuhan berduri dan beracun.


"Kenapa kau disini? Seharusnya kau menemani pengangguran g1la itu," tanya Alina menatap kloningnya.


"Dia tidak akan menyusul mu," jawab kloning Alina sebelum kembali menyatu dengan tubuh Alina.

__ADS_1


"Punya kloning dingin banget, mana mukanya datar-datar semua lagi, sabar-sabar, untung wajahnya cantik-cantik sama seperti ku, " ucap Alina mengelus dadanya sambil menggelengkan kepalanya.


Sebelum lanjut melangkah, Alina menoleh ke belakang melihat hamparan semak serta sulur berduri yang beracun.


__ADS_2