Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 33


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


"Bagus, kurasa hantu memiliki spesies baru yang tadinya menyeramkan sekarang menjadi gila dan menyebalkan," gerutu Alina kesal.


Alina berjalan menuju tempat duduk khusus untuk keluarga perdana menteri,ia menunggu giliran memberikan hadiah bagi sepasang mempelai yang sedari tadi tersenyum bahagia namun jika diperhatikan dengan seksama Mark sering kali mencuri pandang ke arah Alina sedangkan Delana terlihat sangat kecewa karena impiannya menjadi nyonya utama kandas dan hanya menjadi seorang selir, meski begitu Delana masih saja tersenyum sombong saat tak sengaja bertemu pandang dengan Alina.


"Makhluk astral g1la benar-benar menyebalkan,andai bisa ku sobek mulutnya yang terus saja tersenyum lebar bagai badut itu,"gumam Alina merasa risih saat putra mahkota terus saja menatapnya bahkan saat mengobrol dengan beberapa menteri, pandangan putra mahkota tak lepas dari sosok Alina.


Saat sampai gilirannya, Alina berjalan dengan anggunnya menuju sepasang mempelai mengabaikan hinaan yang terlontar dari beberapa tamu undangan.


"Selamat adik dan adik ipar,semoga hubungan kalian harmonis dan selalu bahagia," ucap Alina yang jauh berbeda dari ucapan dalam hatinya.


"Semoga hubungan kalian tidak harmonis dan selalu penuh kesedihan,semoga adik rubahku Delana akan depresi karena diabaikan sang suami."


"Terimakasih kakak," ucap Delana langsung memeluk Alina dengan erat.


"Kau pasti iri melihat orang yang kau cintai menikah denganku, jangan sembunyikan kekecewaan mu dibalik cadarmu itu samp4h," bisik Delana.


"Aku tidak akan iri jika hanya menjadi seorang selir, ambil saja pria bruengsek itu untukmu dan lihat saja adikku sayang, ini bukan awal kebahagiaan mu tapi awal kehancuran mu," bisik Alina membuat Delana menegang.


"Bagaimana dan sejak kapan sampah itu berani padaku," batin Delana.


Pesta perayaan berjalan mulus meski dipenuhi dengan gunjingan-gunjingan yang merendahkan sepasang mempelai dan keluarga. Alina langsung berjalan menuju paviliunnya yang tak lain paviliun anggrek untuk beristirahat semalam karena besok Alina akan ikut kembali ke kediaman menteri kehakiman.

__ADS_1


"Nona perlu bantuan saya?" tanya Yuri sebelum Alina membuka pintu kamarnya.


"Tidak perlu bibi, Alina sangat lelah dan Alina juga tau bibi lebih lelah dari Alina, jadi bibi istirahat saja,Alina bisa melepaskan perhiasan ini sendiri," ucap Alina langsung masuk ke dalam kamarnya.


"Perayaan yang melelahkan," gumam Alina mengunci pintu kamarnya.


"Ah kau sudah datang sayang? Aku sudah menunggu mu sejak tadi dan akhirnya kau datang juga," ucap seseorang di dalam kamar Alina.


Refleks Alina membalikkan tubuhnya, hal pertama yang dilihat Alina adalah seorang pria yang tengah berbaring bertelanjang dada di atas ranjang Alina.


Dan pria itu tak lain adalah.........


...----------------...


Dan kenapa ia berada di ruangan Alina??


Apa yang akan Alina lakukan pada pria itu??


Cuss baca next bab


.


.


.

__ADS_1



Alhamdulillah tembus 1k like.


Terimakasih banyak para reader setiaku yang sudah setia mendukung karyaku 🙏🙏🙏😍😍


Maaf kalau ada salah kata atau pengucapan dalam membuat cerita.


Mohon bantuan dan dukungan untuk kedepannya ya 🙏🤗


Yuk rating dong,utarakan pendapat kalian tentang karya ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dan sebagai hadiah karena like nya sudah tembus 1k, author akan update 5 bab pada tgl 18 dan 19


Nantikan ya 😉


...****************...


Terimakasih semuanya,semoga berkah.


Jangan bosan tuk baca karya author ya 😊


Mohon dukungan nya semua 🙏😊

__ADS_1


__ADS_2