
...Happy reading 📖...
...****************...
"Tapi bagaimana kalau pria beruban itu tidak mau memundurkan pernikahan sepihak itu? Kenapa pria satu ini tidak bisa kutebak jalan pikirnya dan kenapa justru dia sangat mudah menebak apa yang aku pikirkan? Sepertinya kali ini aku benar-benar mendapatkan musuh yang sangat berbahaya."
"Tidak -tidak, pasti pria itu akan menuruti keinginan ku, selama tinggal disini dia selalu mengabulkan apa yang kuinginkan kecuali keluar dari ruangan ini tanpa pengawasannya, Ya Alina kau harus berpikiran positif, pria itu pasti akan mengabulkan apa yang kau inginkan setidaknya kau tidak minta untuk dilepaskan, kau hanya minta untuk tanggal pernikahan sepihak itu diundur sampai beberapa minggu ke depan,"gumam Alina.
"Salam Yang Mulia."
"Dimana pria beruban itu?"
"Kaisar tengah memeriksa laporan dari para menteri dan para ketua suku di ruang kerja. Dan juga memeriksa persiapan serta undangan yang akan dan yang sudah di sebar untuk pernikahan anda dan Yang Mulia Kaisar esok pagi."
"Jadi dia tidak bisa menemuiku saat ini juga?"
"Benar, Yang Mulia. Tapi Kaisar bilang anda boleh datang ke ruang kerja Kaisar jika anda mau, asal harus di jaga para prajurit."
__ADS_1
"Baiklah, antarkan aku ke ruang kerja Kaisar mu itu."
"Silahkan Yang Mulia," ucap pelayan itu mempersilahkan Alina untuk jalan lebih dulu.
Dengan gaya anggunnya, Alina berjalan di ikuti 5 pelayan wanita berusia sekitar 20 tahunan dan 24 prajurit terbaik serta 4 jenderal.
Bisik-bisik mulai terdengar dari para pelayan dan putri menteri yang memang tinggal di istana untuk menjerat sang Kaisar. Banyak yang tidak suka dengan Alina, karena fisik Alina yang berhasil memikat Kaisar mereka, juga karena sifat Alina yang terlalu angkuh serta sombong.
"Ampun Yang Mulia, lebih baik omongan mereka jangan anda masukkan dalam hati, mereka tidak menyadari kalau sebenarnya anda adalah calon permaisuri yang pantas untuk alam langit ini."
"Hamba menyadari dulu sikap anda tidak seperti saat ini, anda sangat baik dan ramah tapi semenjak anda gagal keluar dari alam langit anda berubah. Hamba yakin anda berubah karena memang sengaja membuat semua orang tidak setuju dengan keputusan Yang Mulia Kaisar untuk menikahi anda, dengan begitu anda akan mudah keluar dari alam langit ini."
"Hamba juga percaya, Yang Mulia Kaisar tidak akan pernah mengambil keputusan yang salah. Anda yang dipilih Yang Mulia Kaisar berarti anda adalah yang terbaik diantara perempuan-perempuan lain karena sebelumnya Kaisar tidak pernah sedekat itu dengan para perempuan bahkan Kaisar selalu menjaga jarak dengan para perempuan, terutama anak-anak menteri yang dengan terang-terangan mendekati Kaisar tanpa tahu malu."
"Terserah apa yang kau pikirkan aku tidak peduli."
"Apa keahlian drama ku sudah tidak ada? Beberapa kali rencana ku sudah tertebak, ditempat yang sama pula," batin Alina
__ADS_1
Alina terus berjalan dengan anggunya, sesekali matanya melirik ke aran taman istana milik Aldrik yang terlihat sangat indah dan bersih, kupu-kupu bewarna perak dan sedikit bercahaya berterbangan di atas bunga-bunga yang juga memiliki warna yang hampir sama.
Tiba-tiba pandangan Alina terhenti pada sebuah dinding yang cukup tinggi, bukan karena bahan dinding itu yang terbuat dari permata, namun karena bagian balik dinding itu terlihat luas tanpa adanya bangunan tinggi, sepertinya dinding itu adalah pembatas istana.
"Pembatas istana?" tanya batin Alina Perlahan senyum misterius Alina.
Terbit ide brilian melintas di otak cantiknya.
...----------------...
Ide apa yang dipikirkan oleh Alina?
Dan apa yang akan Alina lakukan selanjutnya?
Apakah Alina berhasil kabur dari Aldrik?
Mohon dukungannya 🙏😊
__ADS_1