
...Happy reading 📖...
...****************...
"Hiks nona saya mohon hiks anda bangun hiks"
"Maafkan saya hiks yang lalai menjaga nona hiks "
" Hiks nona bangun "
'Gue di neraka kali ya? Berisik amat, ini lagi remuk badan gue gila "batin Alina saat mendengar suara tangis dan permohonan
Alina membuka kedua matanya perlahan kemudian hal pertama yang ia lihat adalah atap kuno yang sangat tidak terawat
"Lo siapa?" tanya Alina was-was melihat seorang wanita paruh baya yang duduk di samping kiri Alina
"Hiks nona? Nona sudah sadar hiks? Apa nona tidak mengingat saya? "tanya wanita itu menatap Alina bahagia sekaligus bingung
Alina diam dan hanya memandang sekelilingnya bingung hingga sebuah kata terlintas di otak cantiknya itu 'Transmigrasi '
"Gak! gak mungkin kan gue transmigrasi? Ini dimana? Kau siapa? Dan tempat apa ini?" tanya Alina langsung duduk dan mengabaikan rasa pusing di kepalanya.
"Nona? Apa yang sebenarnya terjadi kepada anda sebentar nona saya akan panggilan tabib," ucap wanita paruh baya itu panik kemudian berlari keluar.
Mengabaikan seluruh suara yang ditangkap indera pendengarannya, Alina terus mengamati sekelilingnya, tempat unik dengan banyak ukiran-ukiran kuno serta beberapa barang langka.
Alina memegang kepalanya yang semakin pusing dan sedikit perih di beberapa bagian tubuhnya.
"Nona hiks maafkan pelayan ini nona hiks pelayan ini tidak berhasil membawa tabib karena dihalangi nyonya utama hiks "
"DIAM! " bentak Alina karena merasa semakin pusing melihat wanita paruh baya itu yang tiba-tiba datang dengan tangisannya dan langsung mengoceh ria.
"Siapa kau?" Tanya Alina menatap tajam wanita paruh baya itu.
"Saya Yuri nona, pelayan pribadi nona, pengasuh nona sejak nona kecil apa nona melupakan saya?"
Alina mengerjapkan kedua matanya bingung kemudian mengangkat kedua tangannya yang tiba-tiba berubah menjadi lebih kecil, hitam kusam, dan dekil
__ADS_1
"Ambilkan aku kaca! Ambilkan cepat!" bentak Alina panik.
Yuri yang ikut panik pun langsung berdiri dan sedikit berlari menuju meja rias yang hanya terdapat sebuah kaca ukuran sedang.
"Ini nona," ucap Yuri mengulurkan kaca itu dengan ke dua tangannya.
Tanpa menjawab atau sekedar mengucapkan terima kasih Alina langsung menarik kaca itu dengan tergesa-gesa.
Alina tercengang tak percaya melihat pantulan wajahnya di cermin yang bukan menunjukkan wajah Alina namun wajah yang lain, wajah berjerawat dan beruntusan, hitam kusam dan sangat dekil benar-benar wajah yang buruk rupa
Memejamkan matanya sebentar Alina menetapkan hati dan jiwa menerima dengan ikhlas dan sabar ujian tuhan yang diujikan untuknya, ujian mengalami transmigrasi ke tubuh gadis berusia 16 tahun yang memiliki wajah buruk rupa
"Maafkan aku ak-aku tidak ingat... Tidak ingat apapun, dan maaf tadi aku kasar padamu " ucap Alina lemah dengan air mata yang turun deras di kedua pipinya
"Baiklah mari kita mulai dramanya, dimana aku yang akan menjadi sutradara sekaligus tokoh utama," batin Alina.
"Tidak nona tolong jangan minta maaf saya yang salah karena telah lalai menjaga anda, saya salah nona hukum saja saya" ucap Yuri menyatukan ke dua tangannya seraya berlutut di samping kiri ranjang Alina.
"Sudahlah tidak apa, tapi tolong jelaskan semuanya siapa aku? Dimana ini? Dimana keluargaku? Aku sama sekali tidak ingat, " ucap Alina dengan lemahnya
Alina POV
Satu yang gue simpulkan untuk kehidupan gue yaitu miris, gimana gak?......
Dulu gue mati karena dikhianati sahabat terbaik gue sekarang gue hidup lagi di tubuh seorang anak selir
Udah anak selir tersisihkan pula
Namanya juga mirip kaya nama gue, bedanya cuman nama dia bermarga sedangkan nama gue enggak
Tapi daripada gue terus meratapi nasib gue yang gak bisa diubah ini lebih baik gue jadi kuat agar dihormati, ditakuti, dan dapat bertindak sesuai kemauan gue menguasai seluruh dunia kuno ini
Oh ya gue sekarang ada di paviliun anggrek paviliun yang jauh dari kediaman perdana menteri karena ceritanya ini gue diasingkan akibat wajah buruk rupa milik putri Alina.
Apalagi putri Alina sama sekali tidak bisa mengendalikan elemen atau pun bela diri, jadi dunia gue sekarang ini termasuk dunia magic dimana ilmu-ilmu magic merupakan hal yang wajib dimiliki seperti pengendalian elemen dan ilmu bela diri
Pengendalian elemen dibedakan menjadi dua yaitu pengendali elemen umum seperti air, angin, api, tanah, tumbuhan.
__ADS_1
Pengendelian elemen pun cukup langka karena elemen merupakan zat yang bisa mematikan bagi orang yang coba mengendalikannya namun kurang mumpuni dalam ilmu bela diri
Ada juga pengendali elemen langka seperti elemen es dan elemen waktu yang dimiliki hanya karena turun-temurun
Selanjutnya ilmu bela diri yang dibedakan menjadi 9 tingkatkan namun hanya sedikit yang bisa mencapai tingkatan lebih dari 5 apalagi 9. Rumor ada yang mengatakan kalau raja benua tengah memiliki ilmu bela diri tingkat 9, sedangkan para Kaisar-kaisar umumnya hanya sampai tingkatan 6
Nah jadi di dunia kuno ini di bagi menjadi 4 wilayah yang setiap wilayah dipimpin oleh seorang kaisar dan setiap kaisar berada di bawah pimpinan seorang Raja agung yang tinggal di Benua Tengah
Alina end
"Baiklah, mulai sekarang Alina Zivanka adalah Alina Zivanka Geraldine seorang putri tersisihkan sang perdana menteri yang akan menjadi kuat dan membalas semua perlakuan tak adil dari semua orang,"tekad Alina
"Bibi Yuri apa disini ada rempah-rempah atau tumbuhan seperti lidah buaya, minyak zaitun, lemon?" Tanya Alina
"Maaf nona tapi di kediaman nona hanya ada tumbuhan lidah buaya dan beberapa bunga, tidak ada barang lain yang nona sebutkan jika tidak membeli dulu di pasar "
'Sialan! jadi putri buruk rupa ini ngapain aja di sini? Biasanya putri tersisihkan di novel-novel memiliki kebun sendiri yang dirawat sepenuh hati untuk memenuhi kebutuhan hidup yang diabadikan pihak utama kediaman "batin Alina kesal
"Lalu apa aku punya uang untuk membeli beberapa rempah?"
"Ada nona, anda masih punya 20 keping koin emas dan 35 keping koin perak sisa kiriman dari keluarga pihak ibu dari lima bulan yang lalu."
"Lima bulan yang lalu? Apa perdana menteri tak mengirimi aku uang?" Tanya Alina bingung
"Benar nona, perdana menteri tidak mengirimi anda uang sejak lama bahkan saat nona bayi perdana menteri sangat acuh dan tak perduli pada nona, saya yang ditugaskan merawat nona sejak kecil oleh kakek pihak ibu nona yang sangat menyayangi nona, hampir semua keluarga pihak ibu nona memang sangat menyayangi nona, setiap bulan keluarga pihak ibu nona akan mengirimi nona uang, bahkan makanan, dan beberapa kain ataupun pakaian namun sudah lima bulan ini semua barang kiriman dari keluarga pihak ibu nona di ambil alih oleh nyonya utama dan malah diberikan kepada kakak perempuan pertama nona yaitu nyonya Devina " jelas Yuri sedih
"Sialan. Ya sudah nanti akan aku urus para rubah itu, tapi ngomong-ngomong berapa nilai satu keping emas?"
'Satu keping emas memiliki nilai 100 keping perak nona."
"Ya sudah belikan aku lemon, lidah buaya, dan madu oh dan jangan lupa beberapa bibit tanaman yang bisa dimakan atau mungkin beberapa bibit rempah baik langka ataupun umum " ucap Alina
"Baik nona akan segera saya belikan kalau begitu saya permisi nona " jawab Yuri meskipun bingung dengan sikap nonanya yang berubah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ~
__ADS_1