Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 54


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


Dreko yang sudah santai setelah semua hewan kontrak murni menghilang bersamaan dengan kematian pemiliknya langsung menyerang Kaisar dengan nafas api kegelapan dan dengan teganya mencabik-cabik tubuh Kaisar.


Demon Alina menatap senang melihat Drekonya yang sangat liar sedangkan Neo hanya memutar bola matanya malas melihat musuh abadinya itu bermain dengan tubuh seorang Kaisar dan tanpa disadari keduanya, perlahan kelopak mata dari kloning Alina terbuka.


Alina perlahan bangkit dan mengedarkan pandangannya melihat sekelilingnya yang hanya terdapat tiga makhluk yaitu Demonnya yang terlihat puas, Neo yang berdiri tak jauh dari Demonnya, dan Naga besar milik Demonnya yang baru selesai mencabik tubuh Kaisar.


"Bagiamana kau bisa hidup kembali?" ucap Demon Alina sedikit terkejut saat matanya tak sengaja melihat Alina.


"Entahlah, yang pasti sekarang aku ingin tubuhku kembali," jawab Alina acuh.


"Kau sudah membunuh semuanya ya.... baiklah mari kita mulai," ucap Alina dengan senyum devilnya.


Alina mengeluarkan pedang sihir putihnya, sebelum kembali ke tubuh kloning nya tadi kekuatan Angelnya menyatu dengan tubuhnya, otomatis semua kekuatan Angelnya bisa ia gunakan.

__ADS_1


Angel Alina memiliki sihir putih yang menghidupkan, berbanding terbalik dengan sihir hitam Demonnya yang menghancurkan.


"Jadi Angel bod0h itu sudah menyatu dengan mu Alina? Hahahaha, kau pikir dengan kekuatan Angel bod0hmu itu kau bisa menang,hahahaha, " ucap Demon Alina sombong.


"Ck, jangan banyak basa-basi cepat selesaikan saja ini, anakku belum ku beri makan," ucap Alina malas.


Alina dan Demonnya saling menyerang, Neo berubah menjadi burung Phoenix yang sangat besar dan juga indah, kemudian terbang ke arah Dreko naga hitam milik Demon Alina.


"Daripada kita berkelahi, lebih baik kita menyaksikan perkelahian mereka saja," ucap Dreko yang berubah menjadi seorang pria tampan yang mengenakan pakaian serba hitam dan sedikit corak ungu pada jubahnya.


"Kau tidak ingin mendukung tuanmu? Dreko?"


Mendengar ucapan musuh bebuyutannya yang memang benar adanya Neo berubah kembali menjadi wujud manusianya.


"Kau aneh,Dreko, bukanya kau tidak akan terima jika bukan Demon Alina yang menjadi tuanmu? Sejak dulu kau selalu menghancurkan orang yang menyerang Demon Alina, sekarang?"


"Aku suka Demonnya aku juga suka dirinya karena dia itu lebih dari Demonnya, dibalik sifat dan sikapnya yang baik tersimpan kekejamannya yang luar biasa juga rencana menakjubkan yang istimewa."

__ADS_1


"Tapi aku membencimu, tasanya ingin ku cabik-cabik tubuh panjangmu itu,"ucap Neo berjalan dan duduk di batang pohon yang telah tumbang tepat di belakang Dreko.


"Kau pikir aku tak membencimu ha? Aku pun rasanya ingin menghancurkan paruhmu yang menjijikkan itu," ucap Dreko tak kalah tajam sambil berbalik dan ikut duduk di samping Neo.


"Mari kita lihat tuan siapa yang lebih hebat, " lanjut Dreko.


"Baiklah mari kita lihat."


"Dasar hewan kontrak! Bukanya membantu malah hanya menonton saja,"batin Alina dan Demonnya geram melihat dua hewan kontraknya duduk anteng di atas batang pohon yang sudah tumbang sambil memakan apel.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hi reader, untuk sementara ini author akan hiatus karena sedang ujian.


Mohon doanya ya 😊


See u all 👋

__ADS_1


......................


Novel ini akan hiatus dan akan kembali lagi pada tanggal 15 Mei 2023


__ADS_2