
...Happy reading 📖...
...****************...
Kehancuran Benua Utara tidak ter-elakan lagi, semua gunung-gunung di wilayah Benua Utara memuntahkan lava nya, badai dahsyat bermunculan menghancurkan bangunan-bangunan yang ada di Benua Utara, gelombang air laut meninggi menenggelamkan daerah sekitar pantai, ratusan jiwa melayang hanya dalam hitungan detik.
AAAaaaa
Teriak Alina asli saat jiwanya yang didorong keluar oleh kekuatan Demonnya tadi tiba-tiba ditarik oleh tangan tak kasat mata.
"Huh-huh-huh, ruang Tara? Ba- bagiamana bisa?" tanya Alina dengan nafas memburu saat membuka matanya ia sudah berada di ruang Tara.
Di samping ranjang tempat Willy tertidur, masih ingat dengan Willy? Bayi hewan kontrak raja legendaris yang Alina temukan di hutan kegelapan kemudian Alina mengontraknya dan mengangkatnya menjadi anak.
"Tunggu-tunggu, bukanya tubuh ini kloningku yang ku suruh untuk menjaga Willy? jadi aku terlempar masuk dalam tubuh kloningku sendiri? Aku bisa mengendalikannya selayaknya tubuhku," ucap Alina menggerakkan kedua tangannya.
"Terjawab....selama ini kloningku bukan aku yang mengendalikannya, tapi kekuatan Demonku yang mengendalikannya.... ck pantas kloningku tidak ada yang menuruti perintahku, " gumam Alina memutar bola matanya.
"Ah, Willy kecilku yang tampan, kau terlalu lelap dalam tidurmu sampai kau tidak menyadari nyawa ibumu ini dalam bahaya, baiklah tidur saja yang nyenyak, " ucap Alina mengusap pipi tembam Willy sesekali Alina juga mencium pipi Willy.
"Sekarang waktunya aku mengendalikan Demon liar itu," ucap Alina memejamkan matanya untuk berteleportasi tapi sebelum itu...
Oekk.. Oekk... Oekk...
"Kenapa sayang? Cup-cup-cup, bunda harus menyelamatkan orang-orang yang tidak bersalah dari Demon liar itu sayang, tidurlah lagi ya, " ucap Alina menggendong Willy yang menangis kecang dan mengayun-ayunkan tangannya agar Willy tertidur.
__ADS_1
Tak lama kemudian Willy kembali tertidur, dengan sangat pelan dan hati-hati Alina meletakkan Willy di atas ranjang dan dalam sekejap mata Alina menghilang berteleportasi ke tempat dimana Demonnya beraksi.
.
.
.
Alina tercengang saat melihat seluruh istana Kekaisaran Benua Utara hancur rata dengan tanah, Alina juga bisa mendengar dengan sangat jelas suara-suara teriakan kesakitan dan meminta tolong menggema di seluruh Wilayah Benua Utara.
Alina melihat Demonnya tengah bertarung sengit melawan pangeran kedua dan Kaisar sekaligus, tapi pertarungan itu tetap diungguli oleh kegesitan dan kehebatan Demonnya, Alina mengalihkan pandangannya ke sekeliling, semuanya hancur hanya orang-orang yang memiliki ilmu bela diri di atas 4 yang masih hidup tapi semuanya tidak ada yang berdiri tegak melainkan duduk menunduk sambil memegangi dadanya masing-masing, yang terluka ringan hanyalah kakek, paman, bibi, dan dua saudara sepupu Alina yang menangis di dekat jasat neneknya, putra mahkota yang tergolong kuat sudah mati mungkin karena serangan ke 10 kloningnya tadi.
"HAHAHAHA, AKU TAK TERKALAHKAN HAHAHAHA, AKAN KU LENYAPKAN KALIAN SEMUA TERUTAMA KAUM PRIA."
Ucapan menggelegar Demonnya menghentikan langkah Alina untuk mendekati keluarga kakeknya, Alina menatap Demonnya yang bersiap untuk menyerang keluarga kakeknya setelah mengalahkan pangeran kedua, Kaisar, dan putra mahkota.
"HENTIKAN! APA YANG KAU LAKUKAN? KAU INGIN MENGHANCURKAN KELUARGA KU?"
"AKU INGATKAN KAU ALINA, TIDAK MEMILIKI KELUARGA, KITA ADALAH RATU DUNIA,RATU TANPA KELUARGA, TANPA CINTA, TANPA KASIH SAYANG, KITA HANYALAH WUJUD DENDAM DARI PENGHIANATAN, KITA PENGHANCUR, HAHAHAHA."
"TIDAK!!!!...HENTIKAN SEMUA YANG TELAH KAU LAKUKAN,APAKAH KAU TIDAK BISA MELIHAT BANYAK ORANG TAK BERDOSA YANG MATI KARENA KEGILAANMU INI??!!!"
"MEREKA SEMUA PEND0SA, MEREKA MANUSIA LEM4H YANG SER4KAH, MEREKA TAK PANTAS HIDUP DI DUNIA INI ALINA!!!!"
"SETIDAKNYA JANGAN MEMBUNUH BAYI-BAYI KECIL YANG TAK BERDOSA ITU DEMON!!"
__ADS_1
"BAYI-BAYI ITU MEMANG TIDAK MEMILIKI DOSA, TAPI YANG HARUS KAU INGAT, BAYI-BAYI ITULAH CALON PENDOSA BARU YANG AKAN MERUSAK DUNIA INI DIMASA DEPAN!!"
"SEBELUMNYA AKU INGIN KAU TETAP HIDUP ALINA, KARENAKU PIKIR KAU MEMILIKI SIFATKU TAPI SEKARANG TIDAK LAGI, KARENA KAU MEMILIKI SIFAT ANGEL YANG BAIK, LEMAH, MUDAH PERCAYA JUGA MUDAH TERPERDAYA."
Demon Alina langsung mengeluarkan elemen api dan angin yang langsung menyerbu Alina secara bersamaan, Alina juga mengeluarkan elemen yang sama untuk menghalau serangan Demonnya, bertemunya elemen Alina dan elemen dari Demonnya membuat ledakan yang besar dan sangat dahsyat.
"Kekuatanmu cukup hebat Alina untuk seorang kloning, tapi kau tidak lebih hebat dariku Alina, hahahaha."
Demon Alina melakukan pecah raga menjadi 6 kloning yang masing-masing kloning langsung menyerang Alina dengan elemen yang berbeda-beda secara brutal yang membuat Alina sedikit kewalahan, tapi akhirnya Alina bisa mengalahkan ke 6 kloning yang dibuat Demonnya itu.
Saat Alina lengah, Demonnya segera menyerang Alina dengan elemen angin dan membuat Alina terbang jauh menabrak sebuah pohon besar yang masih berdiri kokoh di taman istana.
BRAKK
BRUKKK
Uhuh-uhuk
Alina memuntahkan cairan darah karena terlalu keras menabrak batang pohon, Alina merasa pasokan oksigennya menipis dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya yang membuatnya tak kuat untuk bangkit kembali.
"Apakah aku akan mati lagi? Malangnya nasibku, dulu aku mati setelah berkuasa, sekarang aku mati saat proses menjadi penguasa, sepertinya takdir lebih menyukai ku berusaha tanpa menikmati hasilnya,"batin Alina sebelum kesadaran menghilang.
...****************...
Apa yang akan terjadi selanjutnya??
__ADS_1
Apakah Alina akan meninggal begitu saja atau???
Apakah akan ada yang menolong Alina??