Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 63


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


"Kenapa kita lari,Bun, dan kenapa bunda melemparkan botol racun?" tanya Willy setelah Alina berhenti berlari.


"Jika kau ingin melenyapkan seseorang ketahui dan pikirkan dulu apa akibatnya, dan yang paling penting bunuh juga orang-orang yang bersangkutan dengannya, terutama orang yang sekiranya akan membalas dendam atas perbuatanmu padanya."


"Itu cara yang paling ampuh untuk mengurangi musuh."


"Tapi mereka hanya semut kecil yang tidak akan menjadi gajah, jadi bunda tidak perlu menakutkan hal yang tidak mungkin terjadi."


"Kau itu ya benar-benar! Jangan pernah meremehkan semut karena saat semut sudah memulai tekadnya ia akan bekerja sama untuk menjatuhkan lawannya."


"Ibaratnya saat sebuah lidi digunakan untuk memukul lalat dia tidak akan mati, tapi jika lidi-lidi itu di gabung sampai menjadi sapu bukan hanya lalat yang bisa mati tapi kucing pun bisa mati."


"Willy tidak menyangka bunda bisa sebijak ini," ucap Willy menatap kagum Alina.


Alina membalas tatapan kagum Willy dengan tatapan datarnya, kemudian tanpa sepatah katapun melanjutkan perjalanannya mengabaikan Willy.


Selama perjalanan, Willy terus berbicara tanpa henti sambil berjalan membututi Alina.

__ADS_1


"Telinga bunda lelah mendengar ocehan mu itu, jadi kita akan beristirahat di sini dulu," ucap Alina berhenti di bawah pohon besar nan rindang.


Alina mengulurkan tangan kanannya ke depannya, tak lama sulur-sulur liar berdatangan merambat di atas tanah, muncul tepat di depan Alina membentuk sebuah ranjang yang ukurannya tak terlalu besar dan terlihat sangat nyaman.


"Kau istirahatlah dulu, bunda akan pergi sebentar mencari air," ucap Alina.


"Tidak, Willy akan ikut bunda," tolak Willy.


"Bunda tidak akan lama, bunda janji."


"Tetap tidak, kemanapun bunda pergi Willy akan ikut! " kekeh Willy.


"Baiklah-baiklah, bunda akan disini menemani Willy," ucap Alina duduk di atas ranjang sulur yang tadi dibuatnya.


Dengan kaki kecilnya Willy berlari dan melompat naik ke atas ranjang kemudian merebahkan tubuhnya dengan paha Alina sebagai bantalnya.


"Bunda?" panggil Willy sambil mendongak menatap wajah Alina.


"Kenapa?" tanya Alina dengan tangan kanannya yang masih terus mengusap-usap rambut coklat kehitaman milik Willy.


"Bunda tau tidak hari ini hari apa?"

__ADS_1


"Apa hari ini hari penting? Bunda rasa tidak, ulang tahunmu masih beberapa bulan lagi kan?"


"Bukan itu maksud Willy,Bunda Hari ini adalah hari yang terburuk bagi hewan kontrak."


"Maksudnya terburuk?"


"Semua hewan kontrak akan mengalami pembaharuan kekuatan. Jadi mereka semua harus melakukan meditasi untuk bisa memulihkan kekuatan mereka kembali, termasuk paman Neo dan paman Dreko, jika mereka tidak melakukan meditasi kekuatan mereka akan melemah bahkan bisa juga menghilang."


"Apa kau juga harus bermeditasi?"


"Tidak,Bun, pembaruan kekuatan hanya berlaku bagi hewan kontrak yang memiliki usia lebih dari seratus tahun. Meditasi secara sempurna pada hari pembaharuan kekuatan adalah meditasi yang paling penting bagi hewan kontrak, karena hewan kontrak akan mengalami peningkatan energi lebih banyak dari hari-hari biasanya dan itu juga akan berpengaruh pada kekuatan dan kekebalan tubuh mereka, tapi jika meditasi tidak dilakukan secara sempurna bisa jadi justru kekuatan mereka yang akan melemah bahkan menghilang, paling parah mereka bisa mati karena tubuh mereka tidak bisa memproses energi besar yang masuk dan hilang secara tiba-tiba saat mereka berhenti bermeditasi sebelum waktunya."


"Darimana kau belajar sampai bisa sepintar ini Willy, dan siapa yang mengajari mu? Bunda bahkan baru tau sekarang tentang hari penting ini, kedua pamanmu itu juga tidak pernah bercerita pada bunda, " tanya Alina heran.


Seingatnya, selama ini Alina belum pernah mendengar tentang hari penting bagi hewan kontrak apalagi tentang pembaharuan kekuatan.


"Sudah Willy bilang berkali-kali pada bunda, Willy ini hewan kontrak tingkat legendaris, semua pengetahuan tentang dunia ini perlahan akan Willy ketahui mengikuti perkembangan usia Willy. Semakin Willy dewasa akan semakin banyak pengetahuan yang muncul dalam kepala Willy."


"Paman Neo ataupun paman Dreko mungkin lupa memberi tau bunda."


"Ouhh, jadi ini alasannya kenapa mereka tidak mengikutiku secara diam-diam. Kau tau Willy, biasanya saat bunda melarang kedua paman mu itu ikut, mereka akan mengikuti bunda secara diam-diam."

__ADS_1


"Ya mereka sangat mencemaskan bunda yang sering sekali ceroboh saat melakukan sesuatu yang akan melupakan hal lainnya."


"Bunda tidak ceroboh, hanya terlalu fokus pada satu hal saja," elak Alina.


__ADS_2