Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 55


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


Alina dan Demonnya kembali saling menyerang dan saling melempar tatapan tajam, kedua pedang beda kekuatan itu bersilangan menahan dan mendorong serangan lawan.


Sudut bibir Alina tertarik membentuk senyum devil yang meremehkan tanpa diketahui Demonnya, Alina mengeluarkan semua elemen nya membentuk bola-bola elemen dan membentuk serpihan lancip.


Saat semua elemen dua bentuk itu Alina lepaskan, Demonnya segera menghindar dengan sangat cepat, tapi sayang Demon Alina tak dapat menghindari bola sihir putih yang baru Alina lepaskan, membuat si Demon terbang menabrak tiga pilar istana yang masih berdiri kokoh sekaligus.


"Uhuh-uhuk ba-gai-uhuk bagiamana bisa kau..." ucap Demon Alina terbata memuntahkan cairan hitam pekat dari mulutnya.


"Aku tak sebaik yang kau kira dan aku tak selemah yang kau pikirkan."

__ADS_1


"Aku tak terduga dan penuh ancaman,"ucap Alina berjarak 1 meter dari Demonnya itu .


"Menyatulah denganku akan, aku balas semua dendam mu itu dengan caraku sendiri," lanjut Alina menatap Demonnya dengan serius.


"Tidak mungkin, kau pasti hanya ingin menyelamatkan manusia di dunia ini, kau juga lemah, kau pasti akan tunduk hanya sekali pandang pada Raja munafik 9ila itu, kau akan kembali terjebak dalam cinta palsunya," ucap Demon Alina tak percaya.


"Aku tak tau yang kau maksud, tapi jika penyebab pahitnya masa laluku dan hancurnya hidup ku adalah Raja gil4 mun4fik yang kau maksud, aku tidak akan tunduk padanya dan tidak akan kembali terjebak dalam cinta ataupun janji-janjinya, bahkan aku juga akan membunuhnya dan menyiksanya dalam penyesalan."


"Berarti takdir, " jawab Alina acuh membuat Demonnya mendengus kesal.


"Kau terlalu b0doh, kepuasan mu bukan kepuasan ku Demon. Kau lihat sekelilingmu?! Hanya ada kehancuran tak ada lagi kehidupan dan balas dendam yang seperti ini bukanlah yang ku harapkan. Dunia ini kejam dan aku ingin mereka semua merasakan kekejaman dunia ini."


"Manusia adalah makhluk yang naif dan penuh n4fsu, mereka akan saling hancur menghancurkan untuk memenuhi n4fsu mereka memperebutkan harta, tahta, dan segalanya kau tidak perlu membunuh semua manusia untuk melihat mereka menderita, cukup dengan menunggu waktu dimana takdir akan mempermainkan kehidupan mereka karena saat itulah hal paling menyiksa yang sebenarnya, saat harapan tak sesuai kenyataan yang memunculkan rasa putus asa serta penyesalan."

__ADS_1


"Menyatulah dengan ku Demon, untuk balas dendam perlu kekuatan besar bukan?"


"Tidak akan!" ucap Demon Alina tetap kukuh pada pendiriannya.


Demon Alina bangkit dari jatuhnya dengan sedikit tertatih karena pukulan sihir Alina tak main-main kuatnya.


"Kau tau Demon, aku tidak membiarkan mu membunuh orang-orang di Benua Utara ini karena apa?....." Ucap Alina menggantung sambil berbalik membelakangi Demonnya.


"Karena aku ingin melihat mereka menderita hingga mereka sendiri yang meminta kematian, aku ingin melihat keluarga Kaisar hancur dan saling menghancurkan karena memperebutkan ku, aku tidak terima saat dimana aku dihina, disiksa, dan dikucilkan selama bertahun-tahun hanya dibalas dengan kesakitan yang hanya beberapa detik. Kau menghancurkan rencana ku Demon hancur. " lanjut Alina berbalik menatap Demonya kembali saat mengucapkan kalimat akhirnya


"Bersatulah dengan ku untuk membalas semua dendam kita,"ucap Alina mengulurkan tangannya.


"Aku masih tidak yakin dengan mu Alina, karena keb0dohanmu aku tercipta, karena kebodoh4nmu dendam ini terus membara, dan karena kebod0hanmu aku selalu dihantui kemarahan saat mengingatnya."

__ADS_1


__ADS_2