Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 49


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


Alina melakukan pecah raga menjadi 15 kloning kemudian 10 kloningnya bersama-sama menyerang putra mahkota dengan elemen yang berbeda-beda, membuat putra mahkota kewalahan hingga beberapa serangan berhasil melukai tenaga dalamnya.


Lima kloning Alina yang lain ikut menyerang orang-orang yang berusaha menangkap Alina, sedangkan Alina yang asli terus menyerang Kaisar.


"Si4l, kenapa saat keadaan seperti ini aku tidak bisa menggunakan elemen waktu, "ucap Alina dalam batin.


"Karena kau itu lemah, maka biarkan aku yang mengendalikan tubuhmu."


"Kau bisa mendengar batin ku? Sebenarnya siapa kau ini? Dan kenapa kau ingin mengendalikan tubuhku?"


"Aku adalah Demon sisi lain dalam dirimu, jadi biarkan aku mengendalikan tubuhmu. Katakan kau rela KATAKAN!"

__ADS_1


"TIDAK,INI TUBUHKU DAN HANYA AKU YANG BERHAK MENGENDALIKANNYA!!"


"Aku akan mengendalikanmu secara paksa."


Setelah itu tubuh Alina terasa panas lagi dan kembali ada sebuah bayangan hitam yang berusaha mengambil alih tubuhnya, karena tenaga Alina yang mulai melemah, kloning-kloning Alina kembali menyatu dan tak lama Alina luruh di atas lantai kemudian Alina membuat dinding pelindung sebanyak enam lapis di sekitar tubuhnya.


Lapisan pertama atau yang terluar terbuat dari elemen api dilanjutkan dengan elemen tanah, tumbuhan, elemen angin, elemen air dan elemen es.


Sebuah tombak panjang yang terbuat dari elemen gabungan tanah dan api disertai kekuatan tenaga dalam dari ilmu bela diri tingkat 6 meluncur ke arah dinding pelindung Alina dan....


Tombak itu berhasil menghancurkan dinding elemen buatan Alina dan menancap tepat di depan Alina, dengan perlahan Alina mendongakkan kepalanya melihat darimana tombak itu berasal dan ternyata tombak itu berasal dari pangeran kedua.


Terlihat pangeran kedua berjalan mendekat ke arah Alina, tangan kanannya mengeluarkan sulur dengan tiga cabang yang kemudian mengikat Alina dan membawa Alina melayang mendekat ke arahnya.


"Kau sudah membuat kekacauan di istanaku nona Ziva, ah maaf maksudnya nona Alina," ucap pangeran kedua menggerakkan tangannya membuat sulur yang mengikat Alina ikut bergerak dan membuat Alina melayang ke kanan kemudian kekiri dan terakhir kembali mendekati pangeran kedua.

__ADS_1


Alina hanya diam sesekali memejamkan kedua matanya menahan rasa panas dan menahan agar tubuhnya tidak dikendalikan oleh kekuatan Demonnya.


"Ck ck ck, sayang sekali setelah ini kau akan dihukum sangat berat, " ucap pangeran kedua menggelengkan kepalanya.


"Tapi aku punya sedikit penawaran untukmu, menikahlah denganku dan hukuman mu akan dibatalkan."


"Huh,jangan mimpi! Aku terlalu istimewa untukmu yang biasa," ucap Alina.


"Kau sudah terpojok nona Alina, kau sudah tidak bisa berbuat apapun, tapi kau masih saja sombon," ucap Selir agung milik Kaisar, ibu dari pangeran kedua.


"Karena masa depanku lebih berharga dari nyawaku," jawab Alina.


"Aku suka pemikiran mu nona Alina, sangat-sangat suka..... aku sudah jatuh hati saat pertama kali melihatmu nona Alina, tidakkah kau menerima pinanganku? Aku tidak memiliki selir dan aku juga tidak akan mengangkat selir, jika kau menikah denganku hukumanmu akan diringankan bahkan aku juga bisa membatalkan hukumanmu itu nona Alina, " ucap pangeran kedua dengan wajah sedih dan dengan ekspresi yang menyakinkan.


"Kau hanya terobsesi akan kekuatanku sama halnya dengan kakak mu itu yang hanya terobsesi dengan kecantikanku. Dan dengarkan aku baik-baik,aku tidak akan pernah sudi menikah denganmu."

__ADS_1


"Kasar sekali, baiklah jika itu mau mu,kau akan dihukum menjadi puemuaes n4fsu para prajurit istana ini, tapi.... setelah ku," ucap pangeran kedua mengulurkan tangan kirinya.


__ADS_2