Keturunan Terpilih

Keturunan Terpilih
Bab 22


__ADS_3

...Happy reading 📖...


...****************...


"Nona Alina, apa nona baik-baik saja?" ucap Yuri menyadarkan Alina.


...----------------...


"Hah? Ah aku baik-baik saja. Bibi Yuri kau sudah sehat? Aku merindukanmu bibi," ucap Alina memeluk Yuri dengan sangat erat.


"Nona, kalau boleh saya tahu, apa nona memiliki hubungan khusus dengan putra mahkota?"tanya Yuri.


"Tidak ada," jawab Alina melepaskan pelukannya pada Yuri.


"Jika ada maka hanya musuh,"lanjut Alina dalam batin.


"Lalu mengapa putra mahkota sangat perhatian pada nona? Sedari tadi saya melihat putra mahkota sangat mencemaskan nona," tanya Yuri masih ingin tahu banyak.


"Lupakan semua itu.


Oh ya bibi,tadi aku membeli beberapa makanan, jadi ayo sekarang kita makan bersama-sama dan lupakan semua hal.


Mari menikmati semua makanan yang ku bawa," ucap Alina menuntun Yuri menuju ruang dapur dengan membalikkan tubuh Yuri dan mendorong punggungnya pelan.


"Dari mana nona mendapatkan cincin ruang itu?" tanya Yuri menatap ke arah cincin ruang yang dipakai Alina.


"Aku tak sengaja menemukannya di ruang bawah tanah,"jawab Alina sambil mengeluarkan beberapa keranjang kecil yang berisikan nasi, lauk, dan kue dari cincin ruangnya.

__ADS_1


"Saya baru ingat, apa nona tau mengapa perdana menteri dan putra mahkota pagi tadi ada di paviliun anggrek ini?" tanya Yuri.


Setelah merasakan tubuhnya lebih sehat, Yuri ingin kembali ke paviliun anggrek, tapi ada dua orang prajurit yang menghalangi Yuri dan mengatakan kalau ada putra mahkota serta perdana menteri di dalam paviliun tanpa boleh diganggu oleh siapapun.


"Benar dugaan ku, ruang rahasia bawah tanah itu akan segera diselidiki. Tapi apa yang dicari oleh putra mahkota hingga dia dan perdana menteri turun tangan langsung untuk memeriksanya?" Alina membatin.


"Sudah kubilang bukan, lupakan hal yang terjadi hari ini, aku tidak ingin membahasnya lagi, "jawab Alina.


"Maaf nona,saya hanya penasaran saja," ucap Yuri menunduk bersalah.


"Tak apa bibi, sekarang mari kita menikmati makanan yang ku beli.... selamat makan," ucap Alina.


"Selamat makan juga nona."


Keduanya makan dalam diam, Alina terlihat tidak risih saat makan bersama dengan pelayannya, justru Alina sangat menikmati karena ia tidak sendirian.


.


.


.


Putra mahkota langsung menuju paviliun putri mahkota, tidak ada acara penyambutan kedatangan putra mahkota karena sebelumnya putra mahkota tidak memberi kabar akan pulang malam ini.


Dengan langkah pelan putra mahkota mendekat ke arah putri mahkota yang berdiri di samping jendela menatap bulan purnama yang menerangi malam.


"Apa kau tidak merindukan ku?"tanya putra mahkota berdiri tepat di belakang putri mahkota,dan dengan cepat putri mahkota berbalik.

__ADS_1


"Tuanku? Tuanku sudah pulang," ucap putri mahkota langsung memeluk putra mahkota.


"Iya, aku sudah pulang," jawab putra mahkota membalas pelukan putri mahkota dan mengusap rambut terurai milik putri mahkota.


"Tuanku pasti lelah dan lapar, putri ini akan memanggil pelayan untuk menyiapkan makanan," ucap putri mahkota melepaskan pelukannya.


Sebelum putri mahkota melangkah menjauh, putra mahkota menahan tangan kanan putri mahkota.


"Tidak perlu, aku hanya lelah dan ingin istirahat, sebelumnya aku sudah makan malam di kediaman perdana menteri, " ucap putra mahkota menuntun putri mahkota untuk berbaring di atas ranjang.


"Mengapa kau belum tidur? Ini sudah larut malam," tanya putra mahkota mengusap pipi putri mahkota dengan lembut.


"Putri ini merindukan tuanku, hingga tak bisa tidur sedari tadi," jawab putri mahkota.


"Tuanku ingin berbicara?" tanya putri mahkota menatap wajah putra mahkota yang berbaring di sampingnya dan menatapnya ragu.


"Emmm kau selalu menyuruhku untuk mengangkat selir bukan?" tanya putra mahkota yang dibalas anggukan.


"Jika sekarang aku meminta izinmu untuk mengangkat seorang selir, apakah kau mengizinkannya?"


...****************...


Hai readers!!


Bagaimana kabar kalian?


Sekedar info, mulai hari ini judul cerita ini author ganti dari "Queen" jadi "Keturunan Terpilih".

__ADS_1


Terimakasih.


Jangan lupa dukung author ya 🙏😊👋👋


__ADS_2