
ELZAY POV:
Kupejamkan mataku, bertanya pada diriku sendiri, anak seperti apa aku ini sebenarnya?
Lahir dari sang Ayah yang psikopat dan Ibu yang delusi, lalu tak hanya itu, saudari kembarku bahkan mengidap gangguan mental yang buruk, tapi aku menyayangi mereka, mereka segala nya bagiku.
Jatuh cinta?
Apa itu cinta?
Mungkin yang dilalui Ibuku terhadap Ayahku, itulah cinta.
Perjuangan, rasa sakit, kekesalan, rasa sesak, itu bagian dari cinta, mungkin.
Lisa bilang dia tak tau apa itu cinta, persetan dengan itu, dia hanya harus menggapai sesuatu yang dia inginkan, bagaimanapun caranya, sungguh mengerikan.
Aku sering sekali menekankan hal ini pada Lisa, aku dan dia itu tidaklah sama, aku tidak ingin menjadi seperti Lisa yang obsesif. Aku punya pemikiran sendiri tentang hal itu, dengan tak mengotori tanganku pastinya.
Aku suka hujan, dan itu dimulai sejak aku mempunyai suatu tujuan.
Ini terjadi ketika aku remaja, dimana ketertarikan pada lawan jenis itu baru saja menghinggapiku.
Aku memendamnya, sangat sangat lama, hingga akhirnya aku dipertemukan kembali dengannya, ternyata pikiranku selama ini tak meleset, prediksiku benar, ini semua hanya masalah waktu, dan sekarang lah saat nya.
Ada banyak hal yang aku lakukan untuk mewujudkan tujuanku itu, aku ingat pepatah itu, jika kau menginginkan pelangi, maka kau harus siap dengan hujan.
Aku sungguh-sungguh siap.
__ADS_1
Membuat seseorang datang kekota yang aku tinggali ini tentu perkara mudah untukku, apalagi setelah tau bahwa dia hanya seorang fotografer, hanya dengan mencoba menghubungi sebuah perusahaan untuk merekrutnya, masalahpun selesai, siapa yang tak ingin bekerja santai dengan penghasilan luar biasa bukan?.
Hah, sebenarnya aku benar-benar lelah, tapi itu tak membuatku untuk berhenti, aku hanya akan berhenti ketika aku sudah selesai.
Satu beres, lalu tinggal atur jadwal pertemuan saja, setelah lama aku mengamati dan menyelidikinya, tipe pria brengsek seperti dia hanya memacu pada seorang wanita yang menggoda nya, dia lemah akan hal itu, dia tak punya point kesetiaan dalam rumah tangga nya, sungguh menjijikan.
Ada banyak sekali tipe wanita di kota ini, tapi aku memilih satu, Elisa Ronstar, adikku yang cantik dan mematikan.
Kau tau, acara pertemuan hari itu adalah bagian dari rencanaku, dan itu berhasil mempertemukan dua subjek ini.
Prediksiku tepat juga kali ini, mereka terjerat suatu hubungan seperti halnya yang biasa pria itu lakukan pada wanita manapun, tapi sayang sekali, kali ini lawan nya adalah Lisa, aku sudah benar dengan memilih bocah itu.
Dua beres, aku hanya tinggal duduk mengamati semua nya, biarkan Lisa yang melakukan bagian nya.
Ya, walau pada akhirnya bocah itu memang terkadang tak sesuai harapan, harapanku hanya ingin membuat mereka berpisah, tapi melebihi ekspetasiku, bahkan tanpa aku harus bersusah payah, Lisa berhasil membuatnya keguguran, B**ravo.
Kau lihat bukan Lisa, kita tidak sama.
Aku sudah bilang berkali-kali bahwa jalan pemikiran kita berbeda.
Harusnya kau belajar dariku.
Mendekamlah di rumah sakit jiwa itu, aku tak akan membiarkanmu keluar, namun aku pastikan juga kau tak akan masuk penjara, aku menyayangimu adikku, tapi aku tak bisa mengambil resiko kalau-kalau kau merusak kehidupan bahagia yang sudah susah payah aku dapatkan.
Rahasia bukan untuk dibagikan. Sekali kau bercerita pada satu orang, kau tak lagi bisa menyebut itu sebagai rahasia, itu kata-kata dari novel favoritku.
Ya, aku akan memendamnya sendiri, dia tak seharusnya tau tentang ini, benarkan?
__ADS_1
Dan kuharap kalian yang membaca ini juga harus tutup mulut.
Ah ya, ini sudah hampir waktunya, sekarang aku siap mengambil pelangi karena hujan sudah reda.
Aku akan datang kepada pengantinku, dia pasti sudah menungguku.
TAMAT
Cerita ini ditutup dengan lagu Queen-Good old fashion lover boy, lagu favorit si keluarga Ronstar yang gila. (Silahkan putar sendiri jika minat) wkwk.
Kenapa saya sebut gila, yaitu dimulai dari kedua orang tua Yohan yang toxic, lalu Yohan yang sadis begitu, bertemu dengan Eleeya yang aneh dan agak-agak gimana gitu, lahirlah dua bocah ini, si Elisa ma Elzay yang kalian tau gimana gilanya mereka berdua ini.
Seperti halnya saat Ibu Yohan dan Eleeya berkata seperti ini : Anakku baik-baik saja.
Meanwhile si Yohan dan Elisa Elzay \= ????????
Malah jadi macam setannn.
Anyway,
Terimakasih banyak yang sudah setia membaca novel saya dari awal hingga akhir, walaupun agak absurd tapi mohon dimaklumi karena author masih newbie :)
Follow juga Ig Author, nanti Author Follback @megazulma
Dan satu lagi, baca juga karya Author yang satunya berjudul : Pathetic, cerita romantis yang ada bumbu thriller dan misterinya. Jangan lupa ya, Author tunggu nih 😁
__ADS_1