Love Line (Gavin X Elle)

Love Line (Gavin X Elle)
Pernikahan Tanpa Cinta


__ADS_3

...Happy reading πŸ’•...


...Hope you enjoyed......


...----------------...


Sebelum lanjut ke cerita, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan Elle dan Dean..


Β 



Pict by : anniitakelly



Pict by : anniitakelly


Elleonor Abrunachi, atau lebih kerap di sapa dengan sebutan Elle..


Wanita berparas cantik nan manis itu kini sudah berusia 25 tahun, dia memiliki darah campuran Eropa dan Asia, namun dia berkebangsaan Italia karena dia memang lahir di sana.


Kepribadian wanita itu tidak bisa di bilang hangat, tidak bisa di bilang lembut, tapi tidak bisa juga di bilang kasar. Dia hanya akan menyesuaikan kepribadiannya dengan lingkungan sekitar.


Wanita itu akan menjadi wanita yang sangat lembut ketika menghadapi seseorang yang memperlakukannya dengan lembut. Tapi wanita itu akan berubah menjadi wanita yang teramat sangat bar-bar ketika menghadapi seseorang yang bersikap tidak sopan kepadanya.


Melihat dari parasnya yang cantik juga dari tubuhnya yang semampai, pasti membuat kalian berpikir kalau dia adalah seorang model. Atau mungkin seorang bintang film. Atau mungkin juga berasal dari kalangan atas.


Tapi, bukan.. Dia bukanlah seorang model, bukan bintang film, bukan juga wanita yang berasal dari kalangan konglomerat. Di hanya seseorang dari kalangan menengah yang bekerja sebagai pegawai kantoran biasa.


Hanya saja, ibunya yang berkembangsaan Yunani murni, mewariskan kecantikan alami dan tubuh kecil semampai yang di idamkan oleh setiap wanita.


Wanita yang saat ini bekerja sebagai kepala bagian keuangan itu tidak lagi lajang. Dia sudah menikah dengan pria yang di pilihkan oleh orang tuanya. Siapa lagi jika bukan Dean.



Pict by : dr.t.only


Dean Ganela. Atau kita sebut saja dengan nama Dean, pria itu kini berusia 29 tahun. Dia bekerja sebagai manager di salah satu toko pakaian yang cukup ternama.


Pria berwajah kalem itu memiliki darah murni tionghoa, dia berpindah kewarganegaraan Italia saat dia berusia 6 tahun.


Tapi, jangan terkecoh dengan wajah kalemnya.


Kepribadiannya sangat berbanding terbalik dengan wajahnya. Pria itu memiliki kepribadian yang sangat arogan. Dia juga merupakan seorang pria yang memiliki temperamental yang sangat tinggi.


Tak jarang, Elle menjadi pelampiasan amarahnya.

__ADS_1


Meskipun Elle juga tak tinggal diam saja, namun Dean tetap akan selalu mengulangi hal yang sama, melampiaskan amarahnya pada Elle.


Entahlah.. Dean juga tidak tahu kenapa dia selalu merasa emosi jika melihat wanita yang menyandang status sebagai istrinya itu.


Apa mungkin karena dia menikahi Elle hanya karena sebuah perjodohan? Atau mungkin karena pernikahan yang terjadi itu membuat hubungannya dengan kekasihnya menjadi rusak?


Ah, sepertinya alasan yang kedua lebih masuk akal.


Ya, pernikahan Dean dan Elle terjadi tanpa di dasari rasa cinta. Mereka berdua hanya menuruti apa yang di inginkan orang tua mereka.


Sejujurnya, Dean menolak untuk menikahi Elle. Bukan hanya karena dia yang tidak mencintai Elle, tapi juga karena dia yang sudah memiliki kekasih.


Tapi, setelah mendapatkan ancaman dari ayahnya kalau dia akan di kirim untuk tinggal bersama dengan neneknya di cina. Dean pun akhirnya setuju untuk menikahi Elle.


Dean tidak tau, kenapa ayahnya begitu menginginkan pernikahan itu terjadi. Hingga saat ini, Dean masih merasa penasaran, ada janji apa yang terjadi antara ayahnya dan orang tua Elle sampai-sampai ayahnya bersikukuh meminta Dean untuk menikahi Elle.


Sedangkan Elle, meskipun dia tidak tau Dean itu pria seperti apa. Namun Elle menerima pernikahan itu tanpa ada penolakan. Karena pada dasarnya, Elle bukanlah seorang anak yang banyak menuntut.


Meskipun Elle bukan anak yang penurut, Elle juga tidak bisa di bilang sebagai anak yang pembangkang. Elle hanya akan melawan atau menolak jika dirinya benar-benar merasa tidak nyaman.


Untuk pernikahan itu sendiri, Elle menerimanya karena dia berpikir kalau pria yang di pilihkan orang tuanya pastilah pria yang paling baik untuknya.


Namun...


Apakah kalian percaya? Wanita yang selama 2 tahun ini menyandang status sebagai seorang istri itu, hingga saat ini, masihlah seorang gadis.


Apakah kalian bisa mempercayai hal itu?


Ah, tidak.. Kenapa harus bertanya, kalian sudah pasti tidak akan mempercayainya.


Tapi sayangnya, kalian benar-benar harus percaya akan hal itu.


Sungguh, itu bukan hanya bualan di awal cerita, bukan juga sebuah kebohongan belaka. Itu benar-benar sebuah kenyataan.


Kenyataan yang bahkan membuat Elle merasa terhina.


Siapa juga yang merasa tidak terhina jika suaminya yang sah secara hukum dan agama menolak untuk menyentuhnya. Jangan kan untuk menyentuh, hanya sekedar melirik saja tidak.


Berbagai cara sudah Elle lakukan demi untuk menarik minat suaminya. Elle bahkan rela bersikap bak seorang ja**lang demi untuk membuat Dean sekedar hanya untuk meliriknya.


Tapi, begitulah.. Meskipun Elle rela merendahkan dirinya sendiri, Dean tetap tidak tertarik kepadanya.


Elle sempat berpikir kalau Dean tidak menyukai perempuan.


Tapi, mengingat Dean pernah berpacaran dengan seorang gadis, dan juga terkenal sebagai casanova di kalangan teman-temannya, membuat Elle segera menepis pemikirannya itu.


Elle tidak hanya berusaha, Elle juga berulang kali bertanya ada Dean kenapa Dean seolah tidak tertarik kepadanya.

__ADS_1


Dan jawaban Dean tetap sama, "aku belum memiliki perasaan padamu, aku akan menyentuhmu ketika aku sudah benar-benar mencintaimu. Jika aku menyentuhmu saat ini, itu sama saja aku melukai harga dirimu karena aku menyentuhmu tanpa di dasari rasa cinta. Aku tidak ingin di anggap sebagai pria bajingan yang hanya memanfaatkan nafsu belaka. Mungkin, jika kau memanglah seorang wanita ja**lang, aku pasti sudah menyentuhmu sejak awal. Tapi kau bukanlah wanita seperti itu, jadi aku ingin tetap menjaga harga dirimu."


Begitulah.. Tidak hanya satu atau dua kali, Dean sudah memberikan jawaban yang sama persis seperti itu berulang kali. Membuat Elle akhirnya menyerah untuk menggoda atau pun hanya sekedar bertanya.


Selain itu, Elle juga perlahan mulai menyerah menghadapi sikap arogan ibu mertua dan kakak iparnya. Elle benar-benar mulai merasa muak menerima sikap semena-mena mereka.


Masih baik jika Dean bisa membelanya. Bukannya membela, Dean justru membiarkan hal itu terjadi begitu saja.


Ah, sudahlah.. Tidak perlu di jelaskan lagi, kalian sudah mengetahui hal itu di awal cerita.


Kalau kalian menganggap Elle sebagai wanita yang bodoh karena mempertahankan rumah tangganya atas dasar cinta, kalian tidak sepenuhnya salah.


Jika Elle tidak mencintai Dean, lantas kenapa Elle harus bersusah payah mencari cara agar Dean mau menyentuhnya.


Kalian sudah pasti sering mendengar kan istilah cinta karena terbiasa? Dan Elle termasuk ke dalam golongan itu.


Saking terbiasanya dia melihat Dean, cinta itu perlahan mulai tumbuh di hati Elle. Di tambah lagi, di awal pernikahan, Dean benar-benar memperlakukannya dengan sangat baik. Membuat cinta itu semakin hari semakin berkembang.


Walaupun saat ini sikap Dean berubah seratus delapan puluh derajat jika di bandingkan dengan awal pernikahan, rasa cinta Elle terhadap Dean masih sama besarnya.


Lelah memang mencintai seseorang yang tidak mencintai kita. Namun Elle juga tidak sepenuhnya salah, dia mencintai suaminya sendiri, pria yang sudah terikat dengannya secara hukum dan agama.


Hanya saja, pria yang dia cintainya itu yang salah.


Elle tidak tahu kalau Dean memiliki kekasih di saat pria itu hendak menikahinya, bahkan hingga saat ini pun Elle tidak mengetahui hal itu.


Sebenarnya, Elle juga tidak terlalu naif. Elle terkadang ingin mengakhiri hubungan pernikahan mereka.


Tapi, kembali lagi pada dia yang tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya. Dia tidak ingin membuat orang tuanya merasa sedih mengetahui anaknya yang menjanda.


Sedikit tidak lucu kan kalau ada seorang janda yang masih gadis.


Hingga saat ini, Elle mempertahankan hubungan mereka dengan harapan kalau suatu saat nanti Dean akan memiliki rasa padanya.


Ya, harapan.. Harapan yang entah kapan bisa terwujud.


...-TBC-...


Thanks for reading..


Jangan lupa kritik dan saran..


Dan jangan lupa beri dukungan..


Karena sesungguhnya, semangat sensi dalam membuat karya adalah dukungan dari wakk wakk sekalian..


Pokoknya.. Salam sayang dari sensi πŸ’•

__ADS_1


Bye bye..


__ADS_2