Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 1/ Visual


__ADS_3


Eliza Thara Parwez


Seorang gadis berusia 20 tahun memiliki sifat dewasa, gigih. Pada usia 10 tahun memiliki seorang teman bernama Zayyan, terjadi sesuatu hingga mengharuskannya meninggalkan kota padang dan temannya.



Zayyan Albern Winter


Awalnya bernama Zayyan seorang anak gelandangan di kota Padang anak yatim piatu, memiliki seorang teman satunya yaitu Eliza. Mereka sangat dekat satu sama lain hingga suatu hari mereka berpisah karena satu hal.



Farrah giaa Parwez


Ibu dari Eliza sangat menyayangi putrinya dia juga mengetahui pertemanan antara Eliza dan Zayyan. Seorang guru di sekolah cukup ternama di kota Padang.



Irsyad Parwez


Seorang pengusaha cukup ternama di kota Padang juga seorang ayah yang baik untuk putrinya dan suami yang penuh kasih sayang bagi keluarganya.


__ADS_1


Jhon Abern Winter


Seorang yang mengangkat Zayyan sebagai putranya sendiri karena suatu kejadian.



Gamila Zaida Winter


Mommy angkat Zayyan dengan pertemuannya dengan Zayyan membuatnya bahagia. Rasanya memiliki seorang anak terwujud dengan hadirnya Zayyan.



Gabriel Bayakana


Sahabat sekaligus asisten Zayyan juga mengetahui kisah pertemanan antara Zayyan dan Eliza, katena Zayyan bercerita padanya


" Zayyan" teriak seorang pria. Zayyan tersenyum melihat seorang pria yang tidak muda lagi.


" Pak Abdul ada yang bisa saya bantu" kata Zayyan. Zayyan sangat menyayangi pak Abdul karena dia sering memberinya pekerjaan dan dibayarkan dengan makanan.


" Tolong bawa makanan ini ke alamat di kertas ini" kata Pak Abdul, menyerahkan beberapa kotak makanan. Karena pak Abdul memiliki Restoran cukup terkenal di sana.


" Dan ini untukmu" kata Pak Abdul, menyerahkan makanan, minuman dan uang dalam kantong plastik.


" Terima kasih pak" kata Zayyan. Membawa makanan ke tempat yang diberitahu oleh pak Abdul. Walau Zayyan anak gelandangan dia sangat pintar karena pak Abdul mengajarinya cara membaca, menulis dan berhitung.

__ADS_1


Sebuah rumah sederhana terlihat keluarga yang baru saja pindah dan membereskan barang.


" Ayah, Ibu biar Eliza membawa ini" kata Eliza yang berusia 10 tahun, membawa buku - bukunya. Orangtuanya menanggukan kepalanya mereka bangga pada Eliza walau memiliki pelayan tapi putrinya mandiri.


" Ayah sudah memesan makanan untuk kita" kata Ibu Farah. " Sudah bu Ayah memesannya di restoran sebentar lagi akan datang" kata Ayah Irsyad.


Taklama datang pelayan membawa makanan yang telah mereka pesan.


" Maaf nyonya, tuan ini makanan dari restoran ujung jalan" kata pelayan. " Terima kasih bi, siapa yang mengantarnya, kamu sudah membayarnya" kata Ayah Irsyad.


" Sudah tuan, anak itu yang mengantarnya" kata pelayan menunjuk Zayyan ysng tersenyum pada mereka.


Orangtua Eliza tersenyum dan menanggukan kepalanya, kemudian Zayyan mencari ke tempat untuknya makan.


Ternyata Eliza melihatnya dari kamarnya dilantai dua.


" Eliza ayo makan" teriak Ibu Farrah, memanggil putrinya untuk makan. Eliza turun menuju orangtuanya. Tiba saja matanya melihat buah dia ambil dan membawanya keluar.


" Sayang dibawa kemana buahan itu" kata Ibu Farrah. " Eliza ingin kasih buah ini ke anak lski di depan" kata Eliza, keluar dari rumah.


" Anak laki-laki laki siapa? " Ibu Farrah. " Maaf nya sepertinya anak laki yang mengantar makanan ini, dan dia duduk di depan sambil memakan makanannya" kata pelayan.


Orangtua Eliza saling melirik karena khawatir terhadap putrinya, mereka mengusulnya keluar.


Eliza membawa buahan itu keluar dia tersenyum melihat Zayyan menikmati makanannya.

__ADS_1


" Ini"


__ADS_2