Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 86


__ADS_3

Setelah acara ijab kabul saatnya resepsi pernikahan Eliza dan Zayyan di adakan di salah satu gedung ternama di kota Padang.



Eliza dan Zayyan sudah duduk di singgananya mi Farrah dan papi Irsyad duduk di samping putrinya begitu pula dengan mommy Gamila dan daddy Jhon.


Para tamu mulai berdatangan dan mencoba makanan yang tersedia oleh panitia, pihak gedung memberi mereka hadiah berupa tarian yang indah untuk menyambut pengantin dan tamu yang hadir.


Gabriel dan David mengawasi acara resepsi Eliza dan Zayyan takut jika pihak lawan akan menanggu acara, Nayla duduk bersama karyawan restoran lainnya.


Mata Frans terus menatap Laura yang duduk bersama Hanny dan Friska.


" Kak jika ingin mengajaknya berbicara tak ada yang larang" kata Nayla, tanpa menatap Frans.


" Frans ajaklah dia duduk disana lihat mata mereka menatapnya" kata Surya menunjuk pengusaha muda menatap Laura.


Tanpa melihat temanya Frans mendekati Laura sedangkan Nayla dan Surya hanya melihat apa yang dilakukan oleh Frans.


" Maaf boleh berbicara sebentar di sana" kata Frans, berdiri di samping Laura. Laura yang sedang berbicara dengan Friska terkejut mendengar perkataan Frans seorang laki yang ia temui saat makan di restoran.


Friska tersenyum sedangkan Hanny fokus menikmati es krim yang ia makan.


" Mbak pergilah tidak baik ia menunggu lama" Friska berbisik pada Laura, Laura menatap Friska yang tersenyum dan menaiki alisnya.


Friska melihat Frans yang berdiri di sampingnya dan menanggukan kepalanya, Frans mengajak Laura duduk menjauh dari mereka apalagi suara musik.


Eliza melihat Frans mengajak sekretaris suaminya menjauh dari keramaian dengan heran kemudian dia menatap suaminya yang tersenyum, Zayyan memegang tangan Eliza.


" Sayang biar mereka menyelesaikan urusan mereka" kata Zayyan, Eliza tersenyum dan menanggukan kepalanya.


Di tempat Frans.


Sudah lima menit mereka duduk tanpa ada suara Laura yang sudah merasa bosan karena pria di sampingnya tak kunjung bicara, saat Laura berdiri Frans memegang tangannya membuat Laura tak tahu harus melakukan apa.

__ADS_1


" Aku tahu kita baru saja bertemu tapi saat melihatmu pertama kali memasuki restoran tempat ku bekerja, kamu sudah mengalihkan perhatianku" kata Frans.


Frans menghela nafasnya. " Dan aku tahu kita baru saja berkenalan tapi izinkan aku menjadi orang yang spesial untukmu" sambung Frans.


Laura membalikan tubuhnya menatap ke arah Frans yang ia lihat ada keseriusan tanpa ada ke pura-puraan, Laura menarik nafasnya.


" Dulu beberapa tahun yang lalu aku pernah gagal menikah karena calon suamiku berselingkuh dengan sahabatku saat itu aku baru saja tamat kuliah, dia menyatakan kalau aku hanya gadis miskin tak pantaa bersanding dengannya yang merupakan putra rektor di kampus dan dia berselingkuh dengan sahabat hanya karena ia lebih cantik" kata Laura, menatap Frans dengan air mata mengalir di pipinya.


Frans hanya mendengar perkataan gadis di depannya tanpa menyelanya.


" Untuk menghilangkan kekecewaan yang ia berikan aku mencari pekerjaan apa saja dan suatu saat aku berniat mencari pekerjaan di perusahaan tuan muda dalam perjalanan ada beberapa orang menangguku dan tuan muda yang menyelamatkanku, saat itu aku bersumpah akan selalu berada di sampingnya dan tuan muda juga melatihku menjadi kuat. Jika kamu serius dengan apa yang kamu katakan serius temui tuan muda dan katakan niatmu" kata Laura.


Melihat Pria di hadapannya diam entah kenapa Laura merasakan ada sakit di hatinya Laura tersenyum kemudian pergi dari sana, tapi langkah Laura terhenti mendengar perkataan Frans.


" Aku akan menemuinya secepatnya kamu harus janji jangan dekat pria lain" kata Frans, meninggalkan Laura yang terdiam.


Di tempat Eliza dan Zayyan menyambut para tamu yang memberi selamat pada mereka. Hanny yang selesai dengan makan es krim mendekati Davud yang berdiri samping Gabriel.


" Kak ayo kita ke tempat kak Zayyan, Hanny ingin kita berfoto bersama" kata Hanny, David melihat Gabriel tersenyum dan menepuk punggung David.


David dan Hanny ke tempat Zayyan dan Eliza saling berpegang tangan, mommy Gamila melihat putrinya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


" Mom tenanglah dia masih kecil tapi menurut daddy David terbaik untuk putri kita, walau usia mereka berjarak jauh" kata daddy Jhon, mommy Gamila menatap tajam ke arah suaminya.


" David terbaik untuk putri kita karena dia bisa menjaganya" kata daddy Jhon, mommy Gamila terdiam melihat putrinya menaiki panggung.


" Kakak kami ingin berfoto" kata Hanny, pada Zayyan.


" Kakak tahu ini pasti keinginan kamu sendiri" kata Zayyan, menatap adiknya yang tersenyum.


" Zayyan biar mereka berfoto bersama kita" kata Eliza, memegang tangan suaminya. Zayyan menanggukan kepalanya.


Dengan semangat meminta David berdiri di samping Zayyan sedangkan dia berdiri manis di samping Eliza, Zayyan memberi kode pada fotografer untuk memfoto mereka.

__ADS_1


" Zayyan sepertinya Hanny menyukai David" kata Eliza, melihat adiknya turun ke bawah dan tidak melepas tangannya dari David.


" Mas tahu sayang makanya aku minta Hanny belajar dengan baik dan David kuliah agar mommy menyetujui hubungan mereka, apalagi Hanny masih 10 tahun biar mereka seperti ini dulu" kata Zayyan.


" Tunggu mas tahu kalau David juga menyukai Hanny" kata Eliza, menutup mulutnya dengan tangannya, Zayyan menanggukan kepalanya Eliza hanya bisa diam menyaksikan adik iparnya.


Nayla dan karyawan restoran memberi selamat atas pernikahan Eliza dan Zayyan, Laura dan Friska juga mengucap selamat pada kedua pengantin.


" Laura, apa yang dibicarakan pria itu padamu? " Zayyan, Laura terkejut mendengarnya.


" Tuan muda ia ingin " .Perkataan Laura terhenti ketika Frans menaiki panggung dan menyatakan sesuatu yang membuat Laura malu.


" Aku ingin bicara denganmu mengenai Laura, katanya aku harus menemuimu " kata Frans.


Zayyan menepuk punggung Frans. " Aku akan menunggu" kata Zayyan, Eliza tersenyum pada Frans.


Setelah mengucap selamat pada kedua pengantin mereka turun dan kembali duduk menikmati penyanyi.


" Aku bahagia karena kak Frans sudah menemukan jodohnya" kata Eliza. " Semoga dia terbaik untuk Laura" kata Zayyan, Eliza menanggukan kepalanya.


Kemudian acara perlempar bunga oleh pengantin di mulai para gadis dan pemuda maju ke depan, termasuk Nayla dan lainnya tak sabar untuk mendapatkan bunga dari pengantin, Eliza dan Zayyan bersiap melempar bunga, mereka mulai menghitung.


1 2 3


Eliza dan Zayyan saling tersenyum dan melempar bunga ke arah mereka yang menunggu.


Semua mata tertuju pada dua orang yang mendapat bunga dari pengantin.


" Asyik kak Gabriel mendapat bunganya" teriak Hanny, Ya yang mendapat bunga adalah Nayla dan Gabriel yang berdiri berdekatan, awalnya Gabriel tidak mau ikut dengan paksaan ibu Susi yang ingin mendapat menantu terpaksa Gabriel ikut.


Nayla terkejut kalau dia yang mendapat bunga apalagi berdua dengan pria yang sudah berada di hatinya.


Para penonton bersorak melihat mereka berdua yang mendapat bunga pengantin, tak kecuali Surya yang ikutan heboh.

__ADS_1


__ADS_2