Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 31


__ADS_3

Zayyan mengusap wajahnya secara kasar dia tak percaya dengan kabar yang disampaikan oleh David, David takkan pernah berbohongnya.


" Dav, kamu sudah menemukan siapa yang melakukannya" kata Zayyan, menahan emosinya.


" Maaf tuan muda saya belum menemukannya tapi saya akan mencarinya secepatnya" kata David, Zayyan menanggukan takkan mudah mencari seseorang yang mana kejadiannya sudah bertahun mereka pasti pintar menutupinya.


Zayyan memejamkan matanya dia harus segera menemukan Eliza dan keluarganya.


" Kota padang" tiba saja nama itu terlintas dalam fikirannya, Zayyan mendekati David dan memegang pundaknya menatapnya tajam.


" David kuberi kamu waktu sebulan mencari dia dan keluarganya di Indonesia, saya mengiranya mereka di kota padang tapi tak berkemungkinan mereka ke kota lainnya" kata Zayyan.


Mereka terdiam mendengar perkataan Zayyan, David bahkan melupakan negara Indonesia untuk mencari nonanya.


" Maaf tuan muda saya tak terfikiran ke sana" kata David menunduk, Zayyan menepuk punggungnya.


" Tuan muda izinkan saya membantu David mencari nona" kata Gabriel, dia tak ingin melihat Zayyan bersedih lagi.


" Gabriel jika kamu pergi siapa membantuku di perusahaan, biarkan David melacak keberadaannya dulu setelah pasti kita akan kesana" kata Zayyan, Gabriel menanggukan kepalanya.

__ADS_1


David pamit untuk segera ke Indonesia dia menghubungi anak buahnya untuk mempersiapkan semuanya.


" Nak kamu akan kesana nanti" kata Mommy Gamila, Zayyan memegang tangan mommynya.


" Mommy Zayyan akan kesana setelah David memastikannya, mommy tenang saja " kata Zayyan memeluk mommynya.


Daddy Jhon tersenyum semua orang terkejut melihat Hanny yang kembali turun dengan airmatanya mengalir.


" Hanny apa yang terjadi nak, apa kamu mimpi buruk" kata mommy Gamila menghampiri putrinya tapi Hanny menghindari mommynya menatap ke arah Zayyan.


" Hanny" panggil Zayyan, Hanny berlarian dan memeluk kakaknya menangis dalam pelukan Zayyan.


Zayyan menghapus air mata adiknya dan menaikan dagunya seakan bertanya pada adiknya.


Zayyan tersenyum mengacak rambut adiknya. " Kakak, jadi kak mau pergi ya" kata Hanny.


" Kakak harus mencari kak iparmu kan tapi belum sekarang dek, David sedang mencarinya jika sudah di pastikan baru kakak pergi" kata Zayyan.


Hanny terdiam memikirkan ucapan kakaknya memang dia mengetahui bahwa kakaknya sedang mencari kak iparnya sejak lama.

__ADS_1


" Putri daddy kenapa diam? " Daddy yang sejak tadi hanya memperhatikan putrinya.


Hanny menatap Zayyan dengan senyuman membuat Zayyan paham yang diinginkan oleh adiknya ini.


" Hanny, kamu sekolah kan jadi tak bisa ikut " kata Zayyan. Hanny ngambek menghentakan kakinya berniat menuju kamarnya.


" Kakak akan kesana jika kamu libur nanti, kakak akan katakan pada David agar mempercepat pencariannya" kata Zayya.


Membuat orangtuanya dan Gabriel menatap ke arahnya, Hannya tersenyum membalikan tubuhnya dan kembali memeluk Zayyan.


" Kakak takkan bohong kan?" Hanny menatap kakaknya, Zayyan tersenyum. " Terimakasih kak" Hanny merasa senang dan mencium kakaknya.


" Tapi ingat kamu harus mendapat nilai yang sempurna" kata Zayyan dengan tegasnya.


" Ok kak" Hanny memberi hormat pada kakaknya. Mereka disana tersenyum melihat kedekatan adik kakak ini.


Kemudian pak Jeje datang memberitahu mereka bahwa makanan malam sudah siap.


" Maaf tuan, nyonya makanan malam dudah tersedia" kata pak Jeje.

__ADS_1


" Kalian sudah cukup bicaranya ayo makan dulu, Gabriel bergabunglah bersama kami" kata mommy Gamila.


" Tapi nyonya" Gabriel menolaknya tapi Zayyan merangkulnya menatap tajam terpaksa Gabriel ikut makan malam bersama keluarga Winter.


__ADS_2