Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 51


__ADS_3

Daddy Jhon dan mommy Gamila sudah berada di bandara mengantar putranya dan lainnya ke Indonesia, mereka berada di ruang tunggu.


" Hanny selama disana jangan nakal patuhi kakakmu dan jangan jauh dari kakakmu" kata mommy Gamila merasa khawatir pada putrinya yang tak pernah jauh darinya.


" Mom tenanglah selama ada kakak Hanny pasti baik saja" kata Hanny, memeluk mommy Gamila.


" Nak selama kamu disana tolong kamu urus cabang perusahaan kita disana, karena perusahaan kita disana daddy kurang memantaunya" kata Daddy Jhon.


" Daddy tenanglah kami sudah membicarakan hal ini makanya Zayyan meminta daddy untuk mengawasi perusahaan disini" kata Zayyan, daddy Jhon tersenyum menepuk punggung putranya.


Terdengar suara panggilan yang menginformasikan pesawat yang akan menuju ke Indonesia sebentar lagi akan berangkat.


" Bibi tolong urus mereka dengan baik selama aku tak bersama mereka" kata mommy Gamila.


" Nyonya tenang saja saya akan mengurustuan muda dan nona sebaik mungkin" kata ibu Susi.


Terlihat Zayyan dan Gabriel bicara dengan daddy Jhon. " Dadd urusan kantor sekretarisku akan membantu" kata Zayyan, daddy Jhon tersenyum


Hanny memeluk mommy Gamila merasa sedih karena berjauhan dari mommy Gamila, Zayyan mencium tangan orangtuanya dan memeluknya.

__ADS_1


Kemudian Zayyan dan lainnya menaiki pesawat, pesawat mengudara tinggi menuju ke tempat tujuan, mommy Gamila dan daddy Jhon kembali ke kediamannya.


Dikota padang


Eliza berada di kamarnya merasa gelisah hingga tak bisa memenjamkan matanya dia berdiri di dekat jebdela sambil melihat sinar bulan yang indah malam hari.


" Malam yang indah" guman Eliza memenjamkan matanya tiba saja bayangan Zayyan melintas padanya, Eliza membuka matanya tersenyum menggelengkan kepalanya. Kemudian kembali membaringkan tubuhnya karena hari semakin larut.


Keesokan harinya terdengar suara adzan berkumandang Eliza yang tidur dengan nyenyak membuka matanya dia menuju ke kamarnya untuk bersiap, setelah selesai shalat Eliza pergi ke dapur membantu ibunya memasak.


" Ibu" kata Eliza memeluk ibunya dari sampingnya, ibu Farrah terkejut melihat putrinya kemudian tersenyum.


Ibu Farrah heran dengan sikap putrinya. " Bukannya tiap hari kamu membantu ibu memasak " kata Ibu Farra, Eliza hanya tersenyum sambil membantu ibu memasak.


Selesai makan Eliza pergi ke restoran dengan diantar oleh David, seperti biasa Eliza melayani para pengunjung.


Nayla melihat sahabatnya ada yang berbeda dengannya terlihat lebih bahagia dari sebelumnya.


" Eliza" panggil Nayla tapi Eliza tidak meresponnya, Nayla hanya bisa menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


" Nayla ini pesanan untuk meja 3" kata Surya. " Baik kak" kata Nayla mengambil pesanan untuk pengunjung meja 3.


" Terima kasih mbak" kata pengunjung, Nayla tersenyum.


Diluar restoran.


Anak buah David masih berada di sekitar restoran tak ada yang menyadarinya karena mereka menyamar.


Pengunjung semakin ramai memasuki restoran apalagi waktunya istirahat bagi pekerja.


Eliza dan pelayan lainnya melayani mereka dengan senyuman ramah karena itu adalah bagian dari pekerjaan mereka.


Dalam pesawat


Hanny merasa kesal karena perjalanan mereka masih lama.


" Kakak kenapa lama sekali sampainya Hanny kan tak sabar" keluh Hanny, Zayyan tersenyum mengelus kepala adiknya.


" Sebaiknya adik kakak ini istirahat karena perjalanan kita masih lama" kata Zayyan. " Uh baiklah" kata Hannya merebahkan kepalanya di pundak kakaknya, Zayyan mengusap punggung adiknya.

__ADS_1


Zayyan memeriksa email yang dikirim ole sekretarisnya, Gabriel memenjamkan matanya.


__ADS_2