Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 89


__ADS_3

Bandara Internasional Minangkabau terlihat Bobby Egardo turun dari pesawat bersama anak buahnya, mereka telah tiba di kota Padang sore hari, sebelum mencari keberadaan papi Irsyad dan keluarganya mereka pergi ke rumah yang telah di siapkan oleh anak buahnya.


Dalam mobil Bobby Egardo melihat jalanan selama perjalanan tak ada terdengar suara yang ada hanya helaan nafas, setelah tiba di rumah yang telah di kontrak oleh anak buahnya.


Bobby segera menghubungi Irgi agar segera ke kota Padang ia tak ingin membuang waktu lagi, dia harus mendapatkan apa yang ia inginkan yaitu memiliki Eliza sepenuhnya.


Beberapa hari telah berlalu Irgi sudah sampai di rumah yang di kontrak oleh Bobby, mereka mulai merencanakan rencana yang telah mereka rencanakan.


" Kalian carilah orang ini selurut sudut kota kalau perlu carilah setiap pelosok, saya yakin Irsyad pasti akan ditemukan secepatnya walau ada yang menjaganya" kata Bobby, menyerahkan foto papi Irsyad pada anak buahnya.


Anak buahnya mohon pamit melaksanakan perintah dari Bobby.


" Tuan Bobby sepertinya tidak bisa mengandalkan anak buahmu mencari mereka, sepertinya kita harus mencarinya dengan orang asli kota ini, itu akan memudahkan kita untuk mencarinya" kata Irgi.


Bobby tersenyum licik memukul ringan meja dengan jarinya dan menanggukan kepalanya.


Keesokan harinya Bobby dan Irgi mengelilingi kota padang agar mereka mengenal kota yang mereka singgahi untuk sementara, saat persimpangan lampu merah mereka melihat sekelompok orang yang tertawa tapi matanya tertuju pada seorang yang duduk dengan tenang diantara mereka.


Bobby tersenyum kepada Irgi, Irgi tahu maksud dari Bobby ia menanggukan kepalanya dan meminta supir untuk menghentikan mobil setelah lampu hijau, supir menghentikan mobil yang tidak jauh dari para sekelompok orang.


Bobby dan Irgi keluar dari mobil mendekati mereka salah satu dari mereka memanggil temannya.


" Kau lihat mereka sepertinya mendekat je arah kita" salah satu sekelompok .


" Aku akan memberitahu pada bos Bayu k as lian hadapi mereka" katanya, yang lainnya menanggukan kepalanya.


Ternyata sekelompok orang itu adalah Bayu dan anak buahnya yang sedang bersantai setelah melakukan kegiatan mereka.


" Kalian mau apa datang kemari sepertinya kalian bukan asal dari sini? " anak buah Bayu.


" Kami ingin menemui bos kalian kami ada pekerjaan untuk kalian, kalian tak perlu khawatir saya akan membayar dengan jumlah yang besar" kata Bobby.


" Pekerjaan seperti apa yang kalian tawarkan hingga meminta kami untuk menbantu, apa anak buah kalian banyak itu tak dapat menyelesaikannya hingga meminta bantuan kami" kata Bayu, dengan santainya.


" Kami ingin kalian mencari seseorang yang ada dalam foto ini" kata Irgi, memberikan foto papi Irsyad pada Bayu.

__ADS_1


Bayu awalnya terkejut dengan foto yang ditunjukan oleh Irgi padanya tapi dia tersenyum.


" Apa yang anda berikan pada kami ketika kami berhasil menemukan orang ini? " Bayu.


Irgi dan Bobby tersenyum menyangka kalau rencana mereka akan berhasil.


" Kau jangan cemaskan akan hal itu aku akan menbayarmu 100 juta jika kalian berhasil menemukannya" kata Bobby.


Bayu tersenyum bahagia mendengar akan mendapatkan uang sebanyak itu.


" Baiklah kami akan mencarinya anda jangan pernah mempermainkan kami, jika kalian melanggar perjanjian kita di sini adalah wilayah kekuasaanku" kata Bayu, menatap Irgi dan Bobby secara bergantian.


Setelah memperoleh kesepakatan Bobby dan Irgi meninggalkan tempat itu dengan senyuman mereka mengira kalau rencana mereka akan berhasil berbeda dengan Bayu.


" Bos kapan kita mencari orang dalam foto itu kami takkan sabar lagi mendapat uang sebanyak itu" kata anak buah Bayu.


" Kita takkan mencarinya" kata Bayu, dengan santainya, anak buah Bayu terkejut dengan apa yang mereka dengar.


" Kalian tahu siapa yang ada dalam foto itu? " Bayu, anak buahnya menggelengkan kepalanya.


" Dia adalah mertua Zayyan" kata Bayu, dengan santainya, anak buahnya terkejut kalau yang mereka cari adalah mertua Zayyan.


Bayu tersenyum mendengar perkataan anak buahnya sejak mereka kembali bertemu dengan Zayyan, Zayyan memberi mereka pekerjaan dengan memberi sebuah bengkel. Sekarang bengkel tersebut sudah berkembang pesat.


Keesokan harinya Bayu menemui Zayyan di perusahaan karena Zayyan harus mengetahui akan hal ini.


Perusahaan Winter Group.


Zayyan kembali mengurus perusahaannya setelah beberapa hari cuti karena pernikahannya.


Zayyan sangat sibuk mengurus semua berkas yang telah memumpuk di atas mejanya.


Tok tok tok


" Masuk" kata Zayyan. Laura masuk ke ruangan Zayyan dengan berkas di tangannya.

__ADS_1


" maaf tuan ini ada laporan yang harusanda tanda tangani" kata Laura, memberikan berkas pada Zayyan.


Di luar perusahaan Bayu sudah datang ke perusahaan Winter Group, satpam melihat Bayu memandangi kantornya segera mendekatinya.


" Maaf anda sedang mencari siapa?" satpam pada Bayu, menatap curiga pada Bayu karena penampilannya.


Bayu tersenyum. " Saya ingin bertemu dengan bos kalian" kata Bayu. Satpam menatap semakin curiga padanya.


" Maaf tuan bos kami sangat sibuk jadi anda tak bisa bertemu dengannya, silahkan anda meninggalkan kantor ini" kata satpam.


Satpam mencoba menghalangi Bayu memasuki kantor saat terjadi keributan kecil antara mereka Gabriel datang dan melihat kejadian tersebit, ia mendekati dan memberhentikannya.


" Ada apa ini? " Gabriel, menatap Bayu yang terlihat santai.


" Maaf tuan Gabriel orang ini memaksa untuk bertemu dengan tuan Zayyan, saya sudah katakan kalau tuan Zayyan sibuk ia tidak mau mendengarnya" kata satpam, dengan hormat.


Gabriel menatap Bayu meminta penjelasan ia memang mengenal Bayu.


" Saya ingin mengatakan sesuatu padanya ini sangat penting" kata Bayu.


Gabriel menatap Bayu yang terlihat serius akhirnya ia mengajaknya masuk, Bayu tersenyum dan menepuk punggung satpam.Semua karyawan melihatnya dengan penuh tanya ada hubungan apa orang ini dengan bos itulah yang mereka fikirkan.


Tok tok tok


" Masuk" kata Zayyan, Gabriel masuk bersama Bayu ke dalam.


" Bayu" Zayyan terkejut melihat Bayu ada dalam kantornya sekarang, Zayyan mempersilahkan duduk di sofa.


Tidak membuang waktu Bayu menceritakan pertemuannya dengan Irgi dan Bobby pada Zayyan , dia juga menyerahkan foto papi Irsyad ke tangan Zayyan.


" Sial ternyata mereka mulai bergerak" kata Zayyan penuh amarah.


" Zayyan sekarang apa yang harus kamu lakukan mereka pasti kembali menemuiku dan bertanya tentang ini" kata Bayu.


Zayyan tersenyum. " Kita akan ikuti permainannya dan mereka pasti akan terkejut beraninya menanggy keluargaku" kata Zayyan, Bayu tersenyum dan menanggukan kepalanya.

__ADS_1


Bayu pamit pada Zayyan karena ia akan mengikuti rencana yang telah mereka susun, Zayyan menarap Gabriel dengan senyuman.


Di tempat lain Irgi dan Bobby merasa bahagia karena mereka berfikir rencana yang telah disusun akan berhasil, Bobby tidak sabar lagi menemukan Irsyad dan mendapatkan Eliza tak jauh berbeda dengan Irgi merasa bahagia akan mendapatkab harta.


__ADS_2