
David terkejut melihat foto tuan mudanya ada bersama seorang gadis kecil, David menatap intens pada fotonya dia mencoba mencocokkan foto yang dia bawa dan tersenyum.
David pernah melihat foto Zayyan masa kecil di rumah tuan Jhon Albren Winter ketika dia menemui tuan mudanua.
" Maaf bu ini foto siapa? " David menunjuk foto Zayyan kecil pada ibu itu. Ibu tersenyum sambil mengelus foto.
" Dia sudah seperti anak ibu sendiri suami ibu sangat mempercayainya dalam mengantarkan makananan ke pelanggan, dia juga tinggal di salah satu kamar di sini. Nak apakah kamu menengalnya atau kalian sedang mencari gadis kecil ini" kata Ibu menunjuk foto Eliza kecil" kata ibu.
" Sepertinya kami sudah berada di tempat yang tepat tuan muda kami meminta kami mencari seorang gadis dan tuan muda kami memberi kami foto ini juga nama gadis itu Eliza Thara Parwez" kata David.
" Astagfirullah, benarkah nak kalian mencarinya apakah kalian menengal Zayyan dan dimana dia sekarang" kata ibu menangis.
" Tuan muda kami ada di Amerika bu dan dia meminta kami mencari keberadaan nona Eliza, apakah ibu tahu tempat tinggalnya? " David.
" Zayyan tuan muda maksud anda" kata ibu. " Benar bu tuan muda kami adalah nama yang anda sebut" kata ibu.
" Alhamdulillah ibu senang nak mendengar Zayyan menjadi sukses dan mencari Eliza mereka berdua sering kesini nak apalagi Zayyan sangat melindungi Eliza tapi maaf nak ibu nggk tahu alamat Eliza sekarang tapi ini ibu memiliki foto Eliza saat dia kesini beberapa minggu lalu dan katanya dia bekerja di sebuah restoran " kata ibu.
__ADS_1
" Terima kasih bu atas informasinya ini sangat membantu kami, kalau begitu kami pamit " kata David.
" Alhamdulillah bapak mendengarnya bukan Zayyan kecil kita telah menjadi sukses" guman ibu menghapus air matanya.
David segera menghubungi anak buahnya yang berada di kota lain untuk ke kota padang karena mereka fokus dalam pencarian Eliza di kota padang.
" Ayo kita pergi aku memiliki janji dengan seseorang " kata David mengingat janjinya pada Frans untuk makan siang di restorannya.
Restoran.
" Eliza, apakah semuanya sudah siap sebentar lagi mereka pasti datang " kata Frans.
" Sudah kak semuanya sudah selesai dan semuanya menu terbaik di restoran " kata Eliza.
Terlihat 2 mobil masuk ke perkarangan restoran keluarlah beberapa orang dari mobil dan masuk restoran. Semua pengunjung menatap tamu yang baru masuk.
" Maaf tuan apakah ada yang bisa saya bantu" kata Nayla menyambut tamu yang baru masuk.
__ADS_1
" Kami di undang oleh Frans untuk makan siang " kata David. " Oh maaf tuan mari ikut saya kak Frans sudah memberitahu kami tadi akan ada tamu yang datang" kata Nayla mengajak mereka ke ruang VIP.
" Silahkan duduk tuan saya panggil kak Frans dulu" kata Nayla pamit mau manggil Frans, David hanya menanggukan kepalanya.
" Teman kak Frans sungguh aneh" guman Nayla menggelengkan kepalanya kemudian mencari Frans.
Setelah mendapat kabar dari Nayla bahwa tamunya dudah datang Frans segera menemuinya dan tidak lupa meminta Eliza untuk menghidangkan makanannya.
" Maaf telah membuatmu menunggu tadi aku harus memeriksa sesuatu" kata Frans, bersalaman dengan David.
Tok, tok, tok
" Masuk" panggil Frans. Masuklah Eliza dan Nayla membawa makanan dan menghidangkannya ke atas meja.
" Silahkan menikmati tuan" seru Eliza, David menatap wajah Eliza sepertinya dia pernah melihatnya.
" Maaf nona boleh saya tahu nama anda? "
__ADS_1