
" Maaf nona holeh saya tahu nama anda? " David, meyakinkan dirinya apakah ini gadis tuan mudanya.
Pertanyaan David membuat Frans, Eliza, Nayla terkejut.
" Maaf David kenapa kamu ingin tahu nama salah satu karyawan disini" kata Frans, menatap curiga pada David.
" Nona tolong jawab pertanyaan saya ini mungkin kabar baik untuk anda " kata David.
" David maksudnya apa ini kenapa kamu sangat ingin tahu namanya" kata Frans mulai emosi, membuat anak buah David berdiri dan David menahan mereka.
Nayla memegang tangan Eliza yang mulai kedinginan dan gemetaran.
" Eliza, kamu baik saja kan" kata Nayla mencemaskan sahabatnya. Frans yang melihat keadaan Eliza berusaha untuk mengusir David dia mengira berniat buruk pada Eliza.
" Saya minta kalian keluarlah dari sini David ternyata aku salah menilai dirimu, jadi ini maksudmu menolongku kemaren agar bisa menanggu karyawan disini" kata Frans dengan menunjuk pada Frans.
" Bos apa perlu kita memberinya pelajaran" kata anak buahnya. " Jangan berbuat sesuatu yang membuat tuan muda Zayyan marah" peringat David.
__ADS_1
" Maaf bos" seru mereka. Mendengar nama Zayyan membuat Eliza terkejut dia harus memastikan sesuatu yang menenangkan hatinya yang gelisah.
Eliza maju mendekati David dia harus memastikan sesuatu yang membuat hatinya gelisah, Frans mencoba melarang Eliza.
" Eliza tetaplah di belakang" kata Frans mencoba untuk mencegahnya tapi Eliza tak mau mendengar.
" Maaf tuan darimana anda tahu nama itu? " Eliza." Maksud anda apa nona? " David, dia tahu yang dimaksud oleh Eliza karena dia sengaja menyebut nama Zayyan agar Eliza merespon ternyata tebakannya benar.
David menunjukan foto yang diberikan oleh Zayyan padanya, Eliza menerimanya dengan tangan gementaran dia menangis.
Eliza memeluk foto itu dan menangis sambil berjongkok, Frans hanya terdiam dengan apa yang dia saksikan sedangkan Nayla tersenyum sedih.
Eliza menghapus air matanya kembali menghadap pada David.
" Tuan apakah dia ada di kota ini? " Eliza berharap agar Zayyan juga ada di kota Padang.
" Maaf nona tuan muda ada di Amerika saya disuruh olehnya untuk mencari keberadaan anda beberapa tahun ini, sekarang saya bisa memberi kabar padanya" kata David.
__ADS_1
Eliza menanggukan kepalanya dan menghapus airmatanya Nayla memeluk sahabatnya.
" Frans saya minta maaf karena membuatmu marah kamu ingin tahu kenapa saya ke kota ini dan sekarang kamu sudah tahu jawabannya, nona kami mohon pamit dan tunggulah tuan muda akan menemui anda" kata David. Frans menanggukan kepalanya.
" Tuan boleh saya tahu kenapa dia berada di Amerika? " Eliza. " Sebaiknya nona tanya pada tuan muda secara langsung satu lagi nona jangan memanggil saya sebutkan tuan itu tak cocok untuk saya, Dia yang berada di sana bisa marah besar pada saya" kata David.
Kemudian David pamit dan keluar dari restoran dia merasa lega telah berhasil menemukan wanitanyatuan mudanya yang telah dia cari beberapa tahun, mereka menuju hotel dan menunggu perintah selanjutnya dari Zayyan.
Eliza merasa bahagia telah mengetahui kabar dari Zayyan.
" Sepertinya sahabatku ini bahagia sekali karena orang yang ditunggu sudah ada kabarnya" kata Nayla menggoda Eliza, Eliza merasa malu digoda oleh Nayla.
Frans merasa hatinya sakit telah mengetahui orang yang selama ini ada dihati Eliza akan datang, dia sudah mengetahui bahwa Eliza sedang menunggu seseorang tapi dia tak menduga hari itu akan datang .
Pullwan Hotel Jakarta
Setelah tiba di hotel David segera menghubungi Zayyan, dia tak ingin menunggu hingga esok untuk mengabari tuan muda.
__ADS_1