Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 8


__ADS_3

Pak Abdul sedang melayani pengunjung di bagian kasir ketika melayani terdengar suara minta tolong, pak Abdul memanggil salah satu pelayannya untuk menggantikannya sedangkan dia keluar untuk mencari tahu apa yang terjadi di depan restorannya.


" Tono ternyata kamu tak berubah dari dulu baru saja keluar dari penjara sekarang kamu berulah lagi, cepat lepaskan tanganmu dari tas nyonya itu" tekan Pak Abdul.


" Ha, ha, ha. Pak Abdul itu masalahmu bukan masalahku jangan ikut campur urusanku" kata Tono.


Zayyan kembali ke restoran setelah mengantar pesanan makanan untuk para pelanggan, tiba di depan restoran dia melihat orang berkelahi dan seorang wanita mencoba menahan tasnya.


" Bang Tono kembali lagi bukan taubat malah berbuat hal yang sama" guman Zayyan, mendekati restoran.


Zayyan menendang kaki Tono dengan kaki kecilnya hingga membuat pencuri itu kesakitan.


" Aww, Zayy" kata Tono terkejut melihat Zayyan di belakangnya. Zayyan menarik tas dan memberikannya pada nyonya Gamila.


" Ibu ini tasnya" seru Zayya. " Terima kasih nak. maaf nak bisa tolong suami saya" kata nyonya Gamila khawatir dengan suaminya yang telah kelelahan.

__ADS_1


Zayyan membantu tuan Jhon yang sudah mulai kelelahan karena usianya tak muda lagi membuatnya cepat lelah, melihat keadaan mulsi kondusif tono mengambil kesempatan untuk melukai nyonya Gamila yang berdiri tak jauh darinya.


Sreet


" Aww" pekik nyonya Gemila, tuan Jhon dan pak Abdull mendengar teriakan nyonya Gemila terkejut.


" Mom, kamu tidak krnapa kan apa ada luka? " tuan Jhon khawatir, Pak Abdull membesarkan matanya melihat Zayyan menekan perutnya yang berdarah.


" Zayyan" teriak Pak Abdull, menangkap Zayyan yang mulai jatuh. Semua orang terkejut mendengar teriakan pak Abdul hingga mereka berhamburan keluar dari restoran.


" Dad tolong anak itu dia sudah menyelamatkan mommy, hik hik hiks" nyonya Gamila dalam pelukan tuan Jhon.


Rumah sakit


Mereka sudah samai di rumah sakit Zayyan sudah di periksa oleh dokter.

__ADS_1


" Maaf pak boeh saya bertanya? " tuan Jhon pada pak Abdul duduk disebelanya. " Maksud tuan ingin bertanya tentang Zayyan? " Pak Abdul sudah mengerti ke arah mana pembicaraan mereka.


Pak Abdull menceritakan menengai jati diri Zayyanpada mereka membuat nyonya Gemila merasa kasihan.


" Dad boleh tidak kita angkat dia menjadi anak kita" kata nyonya Gemila, menatap memohon pada suaminya. Sudah tiga tahun mereka menikah tapi belum juga di karunia seorang anak, pertemuan dengan Zayyan membuat nyonya Gemila memiliki kasih satang seorang ibu pada Zayyan.


" Jika tuan dan nyonya benar ingin mengangkat Zayyan menjadi anak kalian, saya sangat bahagia Zayyan anaknya sangat pintar saya jamin dia takkan menyusahkan kalian" kata pak Abdul.


" Nanti kita bicara dengannya jika dia ingin ikut kita ke Amerika, daddy akan mengurusnya " kata tuan Jhon.


" Saya akan membantu kalian untuk membujuknya" kata pak Abdul, bahagia mendengarnya. tuan dan nyonya Winter menangggukan kepalanya.


Dokter keluar dari ruangan mereka segera menghampirinya.


" Dokter bagaimana keadaaannya? " tuan Jhon. : beruntung luka di perutnya tidak terlalu dalam sekarang di as sedang tidur pengaruh obat bius" keterangan dokter.

__ADS_1


" Apa boleh kami masuk, dok" seru pak Abdul khawatir." Silahkan tuan nyonya,kalau begitu saya permisi dulu" kata dokter.


Mereka masuk kedalam ruangan rawat Zayyan dan menunggunya.


__ADS_2