
Hanny dan David sudah berada di restoran untuk menemui Eliza.
" Kakak" panggil Hanny melihat Eliza sedang berbicara dengan pengunjung, Hanny tersenyum dan memanggil Nayla untuk menggantikannya.
" Nay tolong ya Hanny sudah datang " bisik Eliza pada Nayla, Nayla menanggukan kepalanya dan ambil daftar menu di tangan Eliza.
" Kalian sudah datang" kata Eliza menghampiri mereka. " Selamat siang nona" sapa David.
" Siang David, ayo duduk dulu nanti Hanny mau ikut kakak ke kantor kak Zayyan? " Eliza.
" Ya kak Hanny juga mau ikut, kak Hanny minta jus" kata Hanny dengan senyuman.
" Baiklah kakak akan membawanya, kamu disini sendirian tak apa kan, kakak harus melanjutkan pekerjaan kakak? " Eliza, khawatir jika Hanny akan bosan sendirian.
" Nggak kak ada kak David yang menemani Hanny" kata Hanny. " Ya nona tugas saya hati ini menemani nona kecil" kata David.
" Kakak Hanny nggk kecil lagi lihat saja akan Hanny bilang ke kak Zayyan" kata Hanny memakukan bibirnya karena kesal, David tersenyum tipis terlihat lucu baginya jika Hanny kesal.
__ADS_1
Eliza tersenyum sambil menggelengkan kepalanya kemudian pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman untuk Hanny dan David.
" Eliza, ada apa adik itu datang kemari?" Nayla. " Nanti jam istirahat siang aku bawa makanan siang untuknya, Hanny datang untuk menemaniku" kata Eliza.
Nayla tersenyum jahil pada sahabatnya. " sepertinya sudah ada yang rindu dan tak sabar untuk bertemu" kata Nayla, melihat Eliza mempersiapkan makanan untuk Zayyan.
" Nayla tolong bawa ini untuk Hanny dan David, aku mau melanjutkan ini" kata Eliza dengan senyuman. " Baiklah nyonya, hahaha" Nayla tertawa melihat Eliza cemberut.
David melihat Hanny fokus dengan buku mewarnai dia mendekati Frans dan Surya.
" Frans tolong buatkan aku coffe"kata David, Frans menanggukan kepalanya membuat coffe untuknya. Surya menatap intens David dia tak percaya kalau pria dingin di hadapannya baru berusia 17 tahum.
Nayla mendekati Hanny membawa minuman yang di buat oleh Eliza.
" Dek ini minumannya" kata Nayla, Hanny hanya menanggukan kepalanya.
" Sangat mirip dengan kakaknya" 7 Nayla kembali melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
Kembali ke tempat David.
" Aku memang masih 17 tahun dan sedang menjalani perkuliahan" kata David, menatap Surya dengan tajam, Surya hanya diam sedangkan Frans senyum tipis.
Eliza yang sudah menyiapkan bekal untuk di bawa ke perusahaan, dia membawa kotak makanan ke tempat Hanny. Eliza tersenyum melihat Hanny fokus dengan kegiatannya bahkan tidak menyadari kedatangannya.
" Nona apa semuanya sudah siap? " David, ketika Eliza ke tempat Hanny, David mendekatinya.
" Sudah siap David, apa perlu kita tunggu sebentar lagi sepertinya Hanny sangat sibuk" kata Eliza, melihat Hanny mewarnai buku gambar.
" Kakak sudah siap menyiapkan makanan untuk kak Zayyan" kata Hanny, menutup bukunyaEliza tersenyum.
" Dek jika kamu belum siap kita bisa nunggu beberapa menit lagi" kata Eliza. " Hanny dudah siap kok kak ini bisa besok Hanny lanjutkan, nanti kak Zayyan lama menunggu makanannya" kata Hanny, Eliza tersenyum.
David membawa bekal yang telah di siapkan oleh Eliza ke dalam mobil.
" Kak, Eliza izin sebentar janji setelah jam istirahat habis segera ke restoran" kata Eliza, pamit pada Frans
__ADS_1
" Kamu jangan lama Eliza sebentar lagi pengunjung ramai datang karena ada perayaan ulang tahun nanti siang" kata Frans, Eliza menanggukan kepalanya.
Restoran tempat Eliza memang sering di jadikan lokasi untuk ulang tahu para pemuda pemudi, Eliza, Hanny dan David menuju perusahaan Zayyan.