
Amerika
Perusahaan Winter Group.
Zayyan berada di ruangannya fikirannya tidak fokus pada pekerjaan dia terus memikirkan Eliza, hampir sebulan dia memerintahkan David untuk mencari Eliza di Indonesia tapi belum juga ada kabar.
Zayyan mengetuk jarinya di atas meja menghela nafasnya.
Drt, drt, drt.
" Assalamualaikum tuan muda saya minta maaf baru srkarang saya bisa mengabari anda".
" Katakanlah apakah kamu sudah menemukannya"
" Sudah tuan saat ini nona berada di kota Padang seperti anda perkira dan sekarang nona bekerja di restoran sebagai pelayan, apakah tuan muda kesini " kata David.
" David, aku harus pergi ke Madison beberapa hari pekerjaan ini tak bisa di wakilkan, David jaga dan lindungi dia sampai aku datang kabari setiap waktu" kata Zayyan.
" Baik tuan saya akan melaksanakan perintah anda" kata David, mereka memutuskan panggilannya.
Zayyan merasa bahagia karena sudah menemukan keberadaan Eliza, kabar ini harus dia katakan pada keluarganya.
" Gabriel ke ruanganku segera" kata Zayyan. Gabriel merasa bingung dengan sahabatnya dan bosnya bukankah tadi baru saja meteka bertemu, tak ingin membuat Zayyan menunggu Gabriel segera ke ruangannya.
__ADS_1
" Zayyan apakah kamu merindukanku bukan kita baru saja bertemu, baru saja lima menit kita berpisah kamu sudah menghubungiku" kata Gabriel dengan bercanda.
Zayyan melemparnya dengan pena yang dia pegang tapi berhasil ditangkap oleh Gabriel.
" Ok seperti ini sangat serius ada apa? .Apakah ada masalah salah satu proyek atau ada yang lainnya " kata Gabriel.
" Aku ingin kita ke Madison esok hari aku tak ingin menunggu lama, aku ingin masalah di sana segera diselesaikan " kata Zayyan.
" Tapi Zayyan kita sudah membicarakan hal ini kalau kita berangkat tiga hari lagi " kata Gabriel.
" Baiklah wku takkan bohong padamu David sudah menemukannya, kamu mengerti sekarang" kata Zayyan.
Gabriel diam dan mencoba mencerna ucapkan Zayyan. " Baiklah kita berangkat besok aku akan mengurus yang diperlukan, sepertinya aku akan lembur malam ini" kata Gabriel.
Kemudian Zayyan dan Gabriel kembali ke kediaman keluarga Winter kedatangan mereka disambut oleh pelayan.
"Bi dimana mommy dan daddy? " Zayyan. " Tuan dan nyonya ada di kamar, tuan muda" kata bibi.
Zayyan menuju kekamar orangtuanya sedangkan Gabriel pergi menemui ibunya.
Tok, tok, tok
Mommy Gamila membuka pintu tersenyum melihat putranya di depan pintu.
__ADS_1
" Sayang masuklah" kata mommy Gamila menggandeng putranya, daddy Jhon tersenyum dan menutup koran yang dia baca.
" Sepertinya ada hal yang penting ingin kamu katakan pada kami" kata daddy Jhon.
" Daddy , aku dan Gabriel besok akan pergi ke Madisson untuk mengurus masalah di sana" kata Zayyan.
" Bukannya kamu tiga hari lagi pergi ke sana, kenapa di percepat keberangkatan kalian" kata Daddy Jhon.
Akhirnya Zayyan menceritakan semuanya kenapa kepergiannya ke Madisson di percepat.
" Benarkah sayang David telah menemukannya mommy senang sekali, akhirnya kamu bisa menemukannya" kata mommy Gamila memeluk putranya.
" Baiklah selama kamu pergi perusahaan biar daddy yang urus" kata daddy Jhon, menepuk punggung anaknya.
Brak
" Kakak mau menjemput kakak ipar tanpa membawa Hanny" kata Hanny dengan cemberut .
" Hanny kakak belum bisa sekarang kesana, kakak akan ke Maddison mengurus perusahaan disana dan baru ke tempat kakak iparmu" kata Zayyan.
Hanny mendekati dan memeluk Zayyan. " Tapi kakak sudah berjanji pada Hanny , akan membawa Hanny" kata Hanny memajukan bibirnya.
Zayyan mencubit pipi adiknya yang terlihat lucu. " Kamu itu besok akan ikut ujian, setelah ujianmu selesai baru kita pergi. Kakak ke Madisson sekitar seminggu" kata Zayyan, Hanny menanggukan kepalanya.
__ADS_1
Tak lama pak Jeje datang dan menyatakan bahwa makan siang sudah siap, mereka menikmati makanan siang yang di sediakan.