Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 14


__ADS_3

Selama beberapa bulan ini Zayyan berlajar bersama Gunawan di kediaman Winter, bahkan Zayyan berhasil dengan ujian paket untuk mendapatkan ijazah sekolah dasar untuk melanjutkan pendidikannya.


" Putra kalian sangat pintar aku tak perlu mengajarinya lebih bahkan nilai ujian paketnya sangat memuaskan" puji Gunawan, menunjukan hasil ujian Zayyan pada orangtuanya.


orangtuanya merasa bahagia melihat nilai Zayyan ysng baru saja mengikuti pembelajaran beberapa bulan.


" Terus kapan Zayyan dapat mendaftar di tingkat sekolah menengah pertama?" Mommy Gemila sangat berharap agar putramu dapat segera masuk sekolah.


" Kita harus menunggu beberapa minggu lagi karena tahun ajaran baru akan terbuka" kata Gunawan. Mereka menanggukan kepalanya.


Kemudian nyonya Gemila memanggil pelayan untuk mempersiapkan minuman untu tamu.


" Bibi tolong siapkan minuman " kata nyonya Gemila. " Baik nyonya" kata bibi. Bibi pergi ke dapur untuk mempersiapkan minuman untuk tamu dan majikannya.


Zayyan berada kamarnya walau belajarnya sudah selesai dan mengikuti ujian dia tetap mengulang belajarnya. Dia tak ingin membuang waktu untuk bermain.


Seminggu kemudian

__ADS_1


Tuan dan nyonya Winter mengantar Zayyan untuk mendaftar ke sekolah.


" Bibi tolong panggil Zayyan" kata nyonya Gemila, sebelum pelayan memanggil Zayyan. Zayyan sudah turun dengan pakaian rapi.


Semua orang sangat menanggumi ketampanan Zaytan meski dia masih kecil tapi aura ketampannya sangat terlihat jelas.


" Lihat tuan muda sangat tampan pasti di sekolah banyak siswi yang menyukainya" kata pelayan pada temannya.


Zayyan hanya mengacuhkannya dan mengikuti langkah kaki orangtuanya menuju ke mobil untuk ke Internasional School.


Internasional School


Taklama mobil yang dijalankan oleh supir kepercayaan tuan Jhon memasuki perkarangan Internasional School.


Mereka di sambut oleh kepala sekolah dan petinggi disana karena sekolah di sana dimulai dari TK sampai SMA, sekolah awalnya didirikan oleh orangtua daru tuan Jhon hingga berkembang di tangan tuan Jhon.


" Selamat datang tuan, nyonya apakah asa yang bisa kami bantu" kata kepala sekolah, biasanya tuan Jhon Albern Winter ke sekolah hanya jika urusan.

__ADS_1


Semua mata tertuju pada Zayyan yang berdiri ditengah tuan dan nyonya Winter.


" Kalian sudah datang ayo kita ke bagian admintrasi untuk mendaftar" kata Gunawan yang baru saja datang dan menyambut kedatangan sahabatnya dan keluarganya.


Kepala sekolah beserta petinggi sekolah lainnya merasa bingung dengan ini.


" Maaf pak Gunawan siapa yang akan mendaftarkan sekolah? " seorang bapak karena mereka ketahui bahwa keluarga Winter tidak memiliki anak.


" Kalian tidak melihar seorang anak yang bersama mereka" kata Gunawan menatap dengan tajam. Semua or as ng ada disana kerakutan selain keluarga Wintet.


" Maaf tuan mari saya antar untuk mengurusnya" kata kepala sekolah. Tidak membuang waktu lagi tuan dan nyonya Winter mendaftar Zayyan untuk bersekolah.


Selesai mendaftar dan mengurus semuanya di bagian administrasi mereka berada di ruangan Gunawan.


" Jhon menurutku kalian harus memperkenalkan Zayyan secara publik. agar kejadian seperti tadi tak terulang" kata Gunawan memberikan air minum dari kulkas kecilnya.


Mereka memikirkan yang dikatakan oleh Gunawan memang benar mereka belum memperkenalkan Zayyan secara publik, yang mengetahui hanya beberapa orang saja.

__ADS_1


" Dad" panggil mommy Gemila, Daddy Jhon menanggukan kepalanya tanda mengerti dan akan segera mengurusnya.


Zayyan ditemani oleh seorang guru memperkenalkan lingkungan sekolah termasuk kelas yang akan dimasuknya.


__ADS_2