Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 96


__ADS_3

Tiga hari kemudian


Selama tiga hari terakhir keadaan Zayyan semakin lemas setiap pagi atau berbau sesuatu yang membuatnya mual, melihat keadaan Zayyan seperti itu terpaksa Gabriel dan Friska menemui tuan Beni membahas kerja sama mereka beruntung tuan Beni memahaminya.


Mereka sudah membawa Zayyan diperiksa oleh dokter diagnosanya hanya kelelahan, tapi saat setiap pagi Zayyan terus muntah membuatnya lemas.


Kerja sama antara Perusahaan Zayyan dan perusahaan tuan Beni sukses dan proyeknya sebentar lagi akan di kerjakan itu membuat Zayyan merasa lega, sebelum kembali ke kota Padang tuan Beni mengajak mereka makan malam di rumahnya.


Dikota Padang


Entah kenapa hari ini Eliza sangat merindukan suaminya padahal baru tadi mereka berhubungan melalui video call.


" Mas kapan pulang kami sangat rindu, mas pasti bahagia setelah mengetahui kehamilanku" kata Eliza, mengelus perutnya sambil membayangkan kebahagiaan di mata Eliza saat memberitahukan kehamilannya.


Tin


Melihat pesan masuk dari Zayyan membuat Eliza bahagia.


" Alhamdulillah esok mas Zayyan pulang sebaiknya sebelum mas Zayyan datang aku akan memberinya kejutan.

__ADS_1


Eliza segera keluar dan memberitahu orangtuanya dan Hanny.


" Mami, papi, Hanny esok mas Zayyan akan pulang" kata Eliza, senyum.


"Mami dan papi bahagia mendengarnya kalian bisa berkumpul lagi" ucap papi Irsyad, mami Farrah dan Eliza saling memandang dan tersenyum.


" Hanny besok temani kakak ke mall ya kakak ingin memberi mas hadiah dan kejutkan" kata Eliza.


" Ya kak ipar Hanny juga tak sabar kak Zayyan pulang dan membawa oleh" kata Hanny, bahagia menunggu oleh yang di bawa Zayyan. Eliza dan orangtuanya hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap Hanny.


Keesokan harinya Eliza dan Hanny tak sabar pergi ke mall membuat mami Farrah dan papi Irsyad tertawa melihatnya. Mereka di antar oleh supir menuju mall terbesar di kota Padang.


" Kakak ingin membeli dasi untuk kakakmu" kata Eliza, Hanny menanggukan kepalanya mereka pergi ke toko dan memilih dasi yang cocok untuk Zayyan.


Saat mereka sudah sampai di parkiran tiba saja mereka di cegat oleh beberapa orang.


"Kakak" kata Hannya, ketakutan memeluk Eliza.


" Katakan apa yang kalian inginkan" teriak Eliza, membalas pelukan Hanny yang sudah ketakutan.

__ADS_1


Para orang yang lewat berusaha menolong tapi mereka malah di todong oleh pistol membuat mereka ketakutan.


Prok prok prok


" Halo keponankan kesayangan akhirnya kita bertemu lagi" kata Irgi. Eliza terkejut melihat orang yang telah membuat keluarganya kehilangan padahal dia adik tiri papi Irsyad.


" Aku ingin kalian ikut bersama kami kalau tidak supirmu ini akan terkena tembakan" kata Irgi, Eliza melihat supir pingsan dan pistol terarah padanya.


" Baiklah kami akan ikut jangan pernah lukainya karena dia tak ada sangkutannya" kata Eliza. Eliza berusaha menenangkan Hanny terus menangis dengan di todong pistol Eliza dan Hanny masuk ke mobil meninggalkan mall.


Di bandara Minangkabau


Zayyan dan lainnya sudah sampai di kota Padang saat akan memesan taksi online karena Zayyan tak ingin di jemput oleh supir, saat Gabriel akan memesan taksi tiba saja suara David memanggil Zayyan.


" Tuan muda gawat Bagus tertangkap" kata David.


" Kenapa bisa tertangkap? " Gabriel. " Sepertinya Bobby sudah mencurigainya ayo kita pulang entah kenapa perasaanku tak tenang" kata Zayyan.


David membantu membawa barang menuju mobil dan melaju ke kediaman keluarga Parwez.

__ADS_1


__ADS_2