
Zayyan masih berada didalam mobil memperhatikan orang yang berpakaian hitam sedang mengepung Gabriel dan ibunya, Ketika melihat Gabriel berusaha melawannya hingga dia didorong hingga terluka.
" Berapa utangnya" Zayyan turun dari mobil dengan tatapan dinginnya dan dibelakangnya ada dua orang yang ditugaskan oleh Daddy Jhon untuk menjadi bodygoardnya.
" Zayyan" kata Gabriel, dia melupakan bahwa dia pulang bersama sahabatnya dan dia kira adalah Zayyan sudah pergi.
" Bocah ini siapa lagi, apa katanya " sibos. " Bos dia bertanya berapa utang ibu ini" kata temannya.
Zayyan menatap mereka dengan tajam dan tangannya masuk ke dalam saku celananya.
" Hei bocah kau bertanya berapa utangnya, memangnya kau yang membayarnya" kata sibos dengan meremehkan Zayyan.
" Berapa utangnya" Zayyan dengan tenangnya. " Um baiklah sepertinya kau menjadi pahlawan bagi mereka, utang mereka sebesar 1, 4 dolar" kata sibos.
Gabriel dan ibunya terkejut karena utangnya tak sebesar itu.
" Zayyan jangan utang kami tak sebesar itu" kata Gabriel sambil menggelengkan kepalanya. Tapi Zayyan tak mendengar perkataan Gabriel dia membayarnya bahkan melebihkannya sebanyak 5 juta.
__ADS_1
Orang yang berpakaian hitam pergi meninggalkan rumah Gabriel dan ibunya dengan bahagianya.Gabriel membantu ibunya untuk berdiri dan mendekati Zayyan.
" Terimakasih nak Zayyan telah membantu kami" kata ibunya Grabriel dengan terharunya. " Terimakasih" Gabriel memeluk sahabatnya itu.
Zayyan melepaskan pelukannya dan melihat keadaan rumah Gabriel banyaknya barang yang berserakan bahkan sudah ada papan pengumuman bahwa rumah ini dijual.
" Ibu rumah ini mau dijual? "Zayyan duduk di teras. " Ya nak kami hanya mengontrak rumah ini dan kemaren pemilik rumah ini ingin dijual karena mereka akan pindah" kata ibu Gabriel sambil tersenyum tapi terlihat sedih dan bingung.
Zayyan menanggukan kepalanya kemudian dia menghubungi mommy Gamila.
" Halo sayang kenapa belum pulang sekolah" kata mommy Gamila khawatir dengan Zayyan sudah sore tapi putranya belum pulang.
" Mom masih membutuhkan pelayan di rumah" kata Zayyan. Membuat mommy Gemila terdiam dan berfikir ada apa dengan putranya ini.
" Sayang untuk apa kamu bekerja di rumah sendiri" Mommy Gemila dengan cemberut. Zayyan menghela nafasnya secara kasar mommynya ada saja.
" Mom itu bukan untukku tapi untuk ibunya Gabriel, mereka terusir dari kontrakan karena pemilik pindah dan menjual rumah yang ditempati Gabriel" penjelasan Zayyan.
__ADS_1
" Baiklah bawa mereka ke rumah kita nanti kita bicarakan dengan daddy" kata mommy Gamila. " Terima kasih mom" seru Zayyan, menutup panggilannya.
Kemudian Zayyan mengajak Gabriel dan ibunya pulang bersamanya awalnya mereka dengan paksaan Zayyan akhirnya mereka menurutinya, semua barang sudah dirapikan oleh bodygoard dan membawanya ke dalam mobil.
Kediaman keluarga Winter.
Nyonya Gemila terkejut mendengar permintaan sang putra tak ingin mengecewakan putranya mommy Gemila menghubungi suaminya agar pulang.
Taklama terdengar suara mobil masuk ke halaman perkarangan keluarga Winter.
" Assalamualaikum" Azka masuk setelah dibuka pintu oleh pak Jeje. " Wassalam, selamat datang tuan muda" ucap pak Jeje.
" Pak mommy dimana?" Zayyan tidak melihat keberadaan mommynya di ruang tengah. Sebelum pak Jeje jawab mommy Gemila turun tangga dan menyambut mereka.
Zayyan menyalami mommynya kemudian mommy Gemila mengajak mereka untuk duduk di ruang tamu.
Daddy Jhon juga telah datang setelah dihubungi oleh istrinya dia segera meninggalkan perusahannya.
__ADS_1
" Mom ada apa hingga meminta daddy pulang" kata Daddy Jhon, seharusnya sekarang dudah waktunya karyawan pulang, tapi kesibukan daddy Jhon awalnya ingin lembur terpaksa pekerjaannya dibawa pulang.