Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 90


__ADS_3

Beberapa hari kemudian anak buah Bobby Elgardo yang ditugaskan untuk menemukan keberadaan papi Irsyad berhasil di temukan, saat itu papi Irsyad pergi ke pasar membeli sesuatu hingga tanpa terduga anak buah Bobby Elgardo berada di sana.


Kesempatan ini tidak di siakan oleh mereka mengikuti papi Irsyad hingga pulang dan mereka berhasil menemukan tempat tinggalnya.


" Bagus tidak sia-sia aku menyewa mereka dengan mudahnya menemukan Irsyad, hahaha" Bobby dan Irgi sangat bahagia padahal itu adalah rencana Zayyan dan Bagus membiarkan mereka menemukan papi Irsyad.


" Sekarang apa yang harus kita lakukan, aku tak sabar lagi mendapatkan tanda tangannta dan memperebut aset yang dia simpan" kata Irgi pada Bobby.


" Bersabarlah untuk menangkap target kita harus memiliki rencana yang akurat, agar tidak ada yang curiga satu pun" kata Bobby, tersenyum smirk.


Kediaman Zayyan


Hanny bersama kedua orangtuanya berasa di ruang tengah menyaksikan acara yang digemari oleh masyarakat saat ini Zayyan sudah berangkat ke perusahaan bersama gabriel karena klien asal surabaya datang untuk membahas kerja sama antara mereka dan ini merupakan proyek besar.


Eliza berada di dapur menyiapkan makan siang untuknya dan keluarga ia di bantu oleh pembantu.


" Sayang gimana sekolah barumu? " Daddy Jhon, pada Hanny bermanja padanya.


" Asyik dad teman di sana sangat baik dan Hanny banyak memiliki teman" kata Hanny, tersenyum memeluk daddy Jhon, Daddy Jhon tersenyum dan melirik ke arah mommy Gamila yang juga tersenyum.


Mommy Gamila sebenarnya ada yang ingin ia bicarakan mereka akan kembali ke Amerika karena perusahaan disana membutuhkan daddy Jhon untuk mengurusnya.


" Mommy, daddy Hanny makan siang sudah siap mari kita makan" ajak Eliza.


" Ayo kita makan daddy tak ingin putri daddy ini kelaparan" goda daddy Jhon pada putrinya.


" Daddy" rengek Hanny. Mereka tersenyum melihat Sikap Hanny. Eliza sudah menyiapkan bekal untuk suaminya dan meminta supir untuk mengantarkannya.


Restoran.


Seperti biasa suasana restoran ramai pada saat jam makan siang membuat para pelayan sibuk melayani para tamu berdatangan termasuk Nayla, Frans dan Surya.


" Kak lihat restoran ramai tapi rasanya sangat sepi karena Eliza tak ada" kata Nayla, memajukan bibirnya.


plak.


" Kak Surya kenapa memukul kepalaku" kata Nayla, mengusap kepalanya, Frans hanya diam menyaksikan keduanya.


" Kau ada saja Eliza baru saja menikah mungkin mereka sedang berbulan madu" kata Surya, menggelengkan kepalanya melihat Nayla senyum malu.

__ADS_1


Perusahaan Winter.


Zayyan dan klien dari surabaya telah menemukan kesepakatan untuk proyek besar mereka.


" Selamat tuan Beni Sudrajat semoga kerja sama kita mencapai keuntungan yang besar" kata Zayyan, bersalaman dengan tuan Beni Sudrajat.


" Sama-sama tuan dan saya mengucap selamat atas pernikahanmu, dan saya akan nenunggu kedatanganmu di Surabaya membahas proyek yang sedang kita kerjakan " kata tuan Beni Sudrajat, membalas salaman dari Zayyan, sedangkan Zayyan dan Gabriel tersenyum.


Tuan Beni Sudrajat dan Sekretarisnya pamit undur diri karena malam ini mereka harus kembali ke Surabaya.


Supir yang mengantar makanan sudah sampai di perusahaan cabang Winter Group, Friska merapikan semua berkas di atas meja dan mengikuti langkah kaki bosnya keluar dari ruang rapat.


setelah sampai di depan ruang Zayyan mereka melihat supir yang ditugaskan Zayyan untuk mengantar Eliza.


" Pak" kata Gabriel. " Maaf tuan muda, tuan Gabriel saya diminta nyonya muda untuk mengantar makan siang" kata supir, Zayyan menanggukan kepalanya.


Friska mengambil bekal makanan dari supir dan supir itu pamit kembali ke kediaman Zayyan, Zayyan mengajak Gabriel makan siang bersama.


Sedangkan Friska lebih memilih makan siang di restoran karena ia sangat merindukan Frans, karena mereka baru saja jadian beberapa hari.


Restoran.


" Halo kak Friska pasti ingin bertemu kak Frans kan" kata Nayla, menggoda Friska yang baru saja masuk.


Friska tersenyum malu karena di goda oleh Nayla dengan menahan malu ia terus melangkah dan duduk.


" Sepertinya kak Friska tak ingin aku melayani aku akan memanggil kak Frans" kata Nayla, tersenyum dan menaiki alisnya.


" Nayla jangan menanggunya" kata Friska, menahan Nayla agar tidak pergi. Nayla mencatat makanan yang di pesan oleh Friska.


Frans tidak menyadari ada kekasihnya di restoran karena ia dan Surya sibuk meracik minuman yang di pesan oleh pengunjuk.


Nayla menemui mereka dan memberitahu oleh Frans kalau Friska ada di restoran.


" Kak Frans" kata Nayla.


" Ya Nay apakah ada pesanan" kata Frans, mengira ada pengunjung memesan coffe.


" Nggk kak" kata Nayla.

__ADS_1


" Nay, kalau tak ada pesanan kembalilah kami sangat sibuk" kata Surya.


" Kak yakin tidak ingin tahu baiklah, kak lihatlah meja sebelah sana" kata Nayla, meninggalkan mereka dan mengantar pesanan Friska.


Frans merasa bingung dengan apa yang dikatakan oleh Nayla ia merasa heran.


" Friska" guman Frans, melihat Friska sedang melihat HP.


" Temuilah dia kalian sudah beberapa hari tak bertemu soal ini biar aku yang mengurusnya" kata Surya, Frans menepuk punggung Surya dan melepas celemek dan menemui Friska.


Friska tidak menyadari kalau Frans sudah duduk di depannya karena ia sangat menikmati makanannya.


" Apa makanan itu sangat enak hingga kamu tidak menyadari aku ada di depanmu" kata Frans, meletakan tangannya di dadanya.


Friska terkejut melihat Frans sudah berada di depannya sampai ia terselek.


" Huk, huk" Friska batuk membuat Frans khawatir.


" Sayang maaf membuatmu terkejut" kata Frans, mengkhawatirkan Friska. Fridka menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat orang dirindukannya sudah dapat ia lihat.


" Mas aku sangat merindukanmu" kata Friska, menunduk malu. Frans tersenyum ia tak menyangka kalau ia akan sebahagia seperti ini awalnya ia sangat saat mengetahui kalau Eliza sudah ada yang memiliki dan ia menyangka takkan jatuh cinta kembali.


Tapi semua berubah setelah kedatangan Friska yang membuatnya kembali merasakan Cinta dan untuk kali ini ia tak ingin kehilangan.


" Sayang kalau kamu sangat merindukanku kenapa tak kesini? " Frans.


Friska memegang tangan Frans karena ia tahu kalau orang di depannya ingin penjelasan.


" Maaf mas perusahaan baru saja mendapat kerja sama dengan perusahaan dari Surabaya dan kami sibuk menyiapkan semuanya" kata Friska, Frans menanggukan kepalanya.


Friska pamit pada Frans karena ia harus kembali ke perusahaan apalagi jam istirahat sudah habis.


Bagus dan anak buahnya tetap menjalankan perintah dari Bobby mengawasi rumah Irsyad dan melaporkannya pada Bobby agar tidak di curigai.


Tanpa mereka sadari Bobby mengirim orang kepercayaannya mengawasi Bagus entah kenapa ia merasa mereka akan mengkhianatinya.


Elang adalah orang kepercayaan Bobby Elgardo yang ditugaskan untuk mengawasi Bagus, sudah dua hari ini ia mengikuti Bagus.


" Aku akan memberitahu bos tentang ini" kata Elang, ia baru saja mendapat informasi kalau Eliza sudah menikah tapi tidak di laporkan oleh Bagus.

__ADS_1


Saat itu Eliza menemui orangtuanya dan mengantar makanan disanalah ia mengetahui kalau Eliza sudah menikah, karena tanpa sengaja mendengar para tetangga membicarakannya.


__ADS_2