
Frans yang baru datang ke restoran menuju tempat biasanya membuat coffe tapi langkahnya terhenti melihat Nayla bicara pada Eliza dan mendengar kata gila, membuatnya dia penasaran berniat mendekati mereka.
" Nayla siapa yang gila? " Frans, membuat Nayla terkejut seketika Nayla membalikan tubuhnya dengan senyuman.
" Kak Frans" kata Nayla menggaruk hidungnya, Fras menatapnya dengan heran.
" Sekarang katakan siapa yang gila?" kata Frans, Nayla menatap Eliza dengan tatapan memelas.
" Kak kami hanya membicarakan soal drakor yang kami nonton semalam" kata Eliza. " Benar kak karakter wanitanya benar gila mencintai seorang pria yang tak pernah dia jumpai sekarang ini, mereka berjumpa saat masih kecil" kata Nayla dengan senyuman.
" Menurut kakak wanita itu tak gila dia itu menjaga kesetiaannya hanya untuk pria itu, kalian cepat selesaikan membersihkannya sebentar lagi pengunjung datang" kata Frans meninggalkan mereka berdua.
Nayla tersenyum pada Eliza sambil menaiki as lisnya. " Ayo sahabatku yang setia pada prianya kita lanjutkan pekerjaannya, jangan melamun lagi" kata Nayla, Eliza menanggukan kepalanya.
Perusahaan Winter Group.
Zayyan fokus mengerjakan pekerjaannya sebelum ke kediaman keluarga Winter pekerjaannya sudah selesai.
__ADS_1
Karyawan winter Group asyik membicarakan CEO baru mereka yang baru saja menjabat.
" Kalian sudah melihat berita yang baru saja disiarkan disana wajah CEO baru kita tidak terekspor, menurut kalian kenapa ya? " karyawan 1.
" Apa CEO kita malu? " kata karyawan 2. " Kalian berdua ini tidak mungkin karena itu, pasti karena CEO kita itu tak ingin ketampanannya di bicarakan oleh wanita luar sana dan kita beruntumg melihatnya setiap hari" kata karyawan 3.
" Benar katamu lihat saja CEO kita sangat tampan tapi terlihat dingin" kata karyawan 2.
Semua menjadi diam ketika melihat Gabriel keluar dari life, Gabriel menuju lobi untuk melihat kinerja karyawan.
" Kalian apa yang dibicarakan hingga semuanya berkumpul disini" kata Gabriel melihat karyawan berkumpul di meja resepsionis.
" Kalian lanjutkan pekerjaan jangan bergosip tentang bos" kata Gabriel menatap kedua resepsionis membuat mereka takut.
Gabriel melanjutkan mengawasi bagian-bagian masing sebelum jam makan siang, Gabriel memeriksa semua pekerjaan karyawan agar tidak ada kesalahan dalam hari pertama sahabatnya bekerja.
Kemudian pergi ke ruangan Zayyan untuk mengajaknya pulang karena waktu makan siang hampir tiba.
__ADS_1
Tok, tok, tok.
" Tuan sudah saatnya kita pergi" kata Gabriel baru masuk ke ruang Zayyan, Zayyan yang fokus pada berkas segera menutupnya dan pergi keluar menuju kediaman keluarga Winter.
Mereka bersama keluar dari ruangan Zayyan karyawan memberi hormay, tapi Zayyan dengan dinginnya hanya menangguk kecil. Mereka kembali memuji Zayyan.
Kediaman keluarga Winter.
Mommy Gamila sibuk di dapur menyiapkan makanan siang, tadi dia berbelanja semua makanan kesukaan putranya.
" Nyonya apa ada yang saya bantu? " pelayan yang bertugas di dapur merasa takut jika tuannya melihat.
" Nggk hari ini aku yang memasak, aku ingin memasak makanan putrku karena hari ini adalah hari pertamanya mulai bekerja" kata mami Gamila, pelayan pamit setelah melihat daddy Jhon memperbolehkannya.
" Daddy lihat mommy tak adil semua bahan masakannya semua kesukaan kakak" kata Hanny yang berdiri di samping daddynya.
Daddy tersenyum dan mengajak putrinya duduk di ruang tengah.
__ADS_1
" Putri daddy yang cantik jangan cemburu mommymu hanya senang karena kakakmu mulai bekerja di perusahaan kita, ayo daddy akan menemani putri daddy ini " kata Daddy mencubit hidungnya. Helena bahagia mendengarnya dan menarik daddynya mengajak nonton drakor.