
David sudah berada di Indonesia tepatnya bandara internasional soekarno hatta, dia menghubungi anak buahnya yang sudah berada di bandara.
" Bos" panggil anak buahnya, David menanggukan kepalanya. Anak buahnya membawa koper David menuju mobil.
" Kalian sudah menyewa hotel untuk beberapa hari disini, kita akan mencari nona Eliza dan keluarganya di kota ini beberapa hari" kata David dalam mobil.
" Kami sudah menyewa hotel untuk anda beberapa hari, tapi tuan kita akan mengalami kesulitan mencarinya sedangkan kita tidak memiliki data yang lengkap selain nama dan disini berbeda di Singapura dan negara lainnya nama keluarga mereka disana cukup ternama" kata salah satu anak buahnya.
" Kita ke hotel dulu nanti akan ku beritahu pada tuan muda, apakah memiliki pertunjuk lainnya selain nama, perusahaan" kata David, memejamkan matanya.
Mereka sudah sampai di Pullman hotel Jakarta termasuk hotel mahal di jakarta Zayyan telah melengkapi David dan anak buahnya dengan kenyaman agar dalam pencarian mereka tak ada kendala.
Anak buahnya bertanya pada resepsionis karena mereka telah memesan kamar.
Disini mereka menggunakan bahasa Inggris.
" Maaf tuan apakah ada yang bisa saya bantu? " resepsionis.
__ADS_1
" Kami sudah memesan 2 kamar atas nama tuan David" kata anak buahnya. " Mohon tungggu sebentar " kata resepsionis memeriksa pata tamu yang sudah memesan dari jauh hari.
" Kamar 301 dan 302 tuan dan ini kuncinya" kata resepsionis memberikan 2 buah kuncinya. Anak buah David mengucapkan terima kasih, mereka diantar oleh petugas hotel menuju kamar.
David merebahkan badannya ke sofa memejamkan matanya petugas hotel membawa barang ke dalam, petugas pamit setelah di beri tips oleh David.
" Sebaiknya aku beri kabar pada tuan muda dan menengai hal itu mungkin tuan ada pertunjuk lainnya" kata David, segera menghubungi Zayyan.
Perusahaan Winter Group
Gabriel yang sejak pagi menemani Zayyan tidak berani komentar, bahkan bosnya ini membatalkan pertemuan dengan klien yang seharusnya bertemu pagi ini.
Zayyan terus mondar mandir dalam ruangannya membuat Gabriel bingung dengan tingkah sahabat dan bosnya ini.
Drt, drt, drt.
" Tuan muda ada panggilan dari David" Gabriel memberitahunya,awalnya dia berdiri di jendela terburu mengangkat panggilannya.
__ADS_1
" Assalamualaikum, David apa kamu sudah berada di jakarta, atau kalian belum sampai" kata Zayyan tanpa memberikan kesempatan bagi Davud.
David berada di seberang hanya mendengarkan perkataan tuan mudanya tanpa hentinya.
"Wassalam, tuan muda saya dan lainnya sudah sampai di Indonesia tepatnya kota Jakarta saat ini kami baru tiba di hotel dan kami akan melakukan pencarian dari sini, tuan muda apakah anda memiliki pertunjuk lainnya untuk memudahkan kami dalam pencarian nona Eliza tuan mungkin memiliki foto itu pasti memudahkan kami dalam pencarian ini" kata David.
Zayyan memikirkan perkataan David selama ini Zayyan hanya memberikan nama Eliza dan keluarga nya selama ini dia mengira bahwa mereka berada di Singapura dan itu takkan sulit menemukannya tapi sekarang ini.
" David nanti malam akan kabari setelah menemukannya, untuk hari ini kalian istirahatlah dulu" kata Zayyan.
" Baik tuan" kata David karena tuan mudanya memberinya istirahat untuk malam ini, kemudian mereka memutuskan panggilannya.
" Gabriel ayo kita pulang sekarang" kata Zayyan mengambil jasnya. " Baik tuan muda" Gabriel mengikuti langkah Zayyan.
Sekretarisnya bingung melihat bosnya keluar dengan tergesa-gesa padahal dia ingin memberikan laporan.
" Kamu letakan laporan ini di atas meja saya besok akan saya berikan pada bos" kata Gabriel. Sekretaris hanya menanggukan kepalanya, melihar Gabriel mengejar bosnya.
__ADS_1