Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 87


__ADS_3

Acara pernikahan Eliza dan Zayyan baru selesai satu persatu tamu undangan dan sahabat meninggalkan acara, berbeda dengan keluarga Davidson dan kedua pengantin juga keluarga Parwez memutuskan menginap di hotel karena hari sudah malam dan rasa lelah setelah seharian menyambut tam.


Eliza sangat merasa gugup karena baru pertama kalinya dia sekamar dengan pria selain papi Irsyad,Zayyan keluar dari kamar matamuh ia tersenyum melihat istrinya melamun sambil duduk di tepi kasur.


" Sayang" kata Zayyan, menatap istrinya mukanya sudah berada di depan Eliza. " Ha" Eliza terkejut wajah Zayyan sudah berada di hadapannya, hingga Zayyan jatuh membuat Eliza terkejut dan merasa bersalah.


" Zayyan, aku minta maaf benar aku tak sengaja Aku hanya merasa" Eliza tidak melanjutkan perkataannya karena tangisannya.


Melihat istrinya menangis Zayyan membuatnya berdiri dan memeluk istrinya.


" Zayyan aku minta maaf, hiks hiks" kata Eluza.


" Ya sayang tidak apa-apa aku tidak terluka aku paham kamu pasti belum terbiasa atas semuanya " kata Zayyan.


" Tapi aku berdosa Zayyan membuatmu jatuh" kata Eliza, Zayyan menariknya dan memeluknya. Zayyan tidak lagi mendengar suara tangisan ia senyum melihat istrunya sudah tertidur.


Dengan hati Zayyan membaringkan tubuh istrinya ia mengekus pipi Eliza.


" Sayang aku tak peduli jika kamu berbuat kasar padaku yang penting jangan pernah mebinggalkanku" bisik Zayyan, tidur di samping Eliza dan memeluknya.


Keesokan harinya terdengar suara adzan berkumandang yang tak jauh dari hotel, terlihat pasangan yang baru sah menjadi suami istri masih dengan tidur dengan nyenyaknya.


Eliza bangun dari tidurnya menatap Zayyan di sampingnya dengan tatapan bersalah ia teringat apa yang terjadi semalam, Ef liza menatap wajah Zayyan yang tidur dengan tenang ia mencoba untuk menyentuhnya tapi ua urung.


" Sayang kenapa nggk jadi menyentuhnya kamu juga dapat merasakannya juga" kata Zayyan, menggoda istrinya karena ia tahu kalau Eliza masih bersedih.


Wajah Eliza menjadi merah karena malu. " Zayyan ayo kita sholat waktu subuh akan habis" kata Eliza, mencoba untuk berdiri tapi Zayyan menahannya.


" Sayang kita sudah menjadi suami istri, aku ingin panggilan lain untuk kita" kata Zayyan, mengelus pipi Eliza, Eliza merasa malu tapi ia masih menatap Zayyan.


" Aku ingin kamu memanggil suamimu ini tidak menggunakan nama lagi" kata Zayyan.

__ADS_1


" Terus aku harus memanggil apa? "Eliza.


" Yang nyaman menurutmu selain nama" kata Zayyan, Eliza memikirkan sebuah nama yang cocok untuk Zayyan.


Eliza tersenyum. " Aku akan memanggil hubby, udah aku mau ke kamar mandi dulu" kata Eliza, yang malu berlari menuju kamar mandi.


Zayyan tersenyum melihat istrinya malu dan menyusul ke kamar mandi, mereka sholat berjamaah Eliza berdoa agar ia menjadi istri yang sholeha dan selalu menemani suaminya, kalau Zayyan selama ia masih bernafas ia akan melindungi Eliza dengan nyawanya.


Selesai berdoa Eliza mencium tangan Zayyan dan Zayyan mencium kening istrinya.


Mereka keluar dari kamar menuju restoran dimana keluarga menunggu mereka untuk sarapan pagi di restoran, Gabriel dan lainnya sudah berpamitan pulang karena harus ke kampus dan kantor.


Mami Farrah tersenyum bahagia melihat putrinya sudah bahagia terlihat dari wajah putrinya yang cerah.


Mommy Gamila meminta untuk sarapan pagi sebelum meninggalkan hotel, Zayyan tersenyum melihat istrinya menyiapkan sarapan untuknya para orangtua juga tersenyu. Mereka menikmati makanan yang telah di sediakan oleh pihak resroran.


Selesai makan mami Farrah dan papi Irsyad pamit kembali ke rumah Eliza menangis dalam pelukan papi Irsyad. Papi Irsyad berpesan pada putrinya agar menjadi seorang istri sholeha dan selalu menemani suaminya saat susah dan bahagia.


Mami Farrah meminta Zayyan untuk menjaga putrinya, Zayyan menanggukan kepalanya dan berjanji akan selalu melindungi Eliza.


Taklama supir membawa mobil sudah sampai di rumah Zayyan.


" Zayyan antarlah istrimu ke kamar daddy menunggumu di sini ada yang mau di bicarakan" kata daddy Jhon, Zayyan menanggukan kepalanya.


Zayyan mengantar istrinya ke kamar mereka ia membuka pintu mempersilahkan istrinya masuk, Eliza melihat sekitarnya kamar Zayyan penuh bernuansa putih.


" Sayang jika kamu ingin mengubah kamar kita kamu bisa katakan pada hubby, sekarang kamu istirahatlah dulu hubby akan menemui daddy di bawah" kata Zayyan, mencium kening istrinya dan keluar dari kamar.


Eliza membuka lemari tersenyum melihat semua barangnya telah tersusun rapi di lemari, ia mengambil handuk untuk membersihkan diri karena merasa gerah.


Zayyan menemui daddy Jhon di ruang tengah. " Nak duduklah" kata daddy Jhon melihat putranya sudah sampai.

__ADS_1


" Daddy ada apa sepertinya ini sangat penting? " Zayyan, tahu ini pasti sangat penting. Daddy Jhon menatap serius ke arah putranya.


" Zayyan, kamu sudah tahu dimana orang yang menghancurkan perusahaan mertuamu?" Daddy Jhon.


" Sudah dad David sudah menemukan mereka, mereka ada di Indonesia tepatnya di jakar dan David juga mengetahui kalau mereka sedang mencari papi mertua untuk merebut sisa aset lainnya karena mereka berusaha memiliki sisa aset lainnya" kata Zayyan, mengusap wajahnya.


" Nak, kamu harus lebih waspada lagi daddy khawatir jika mereka juga mengincar istrimu" kata daddy Jhon, menepuk punggung putranya.


Zayyan menggengam tangannya menahan amarahnya ia takkan membiarkan mereka menanggu istrinya dan keluarganya, ia menghubungi David untuk lebih waspada dan menambah anak buah untuk melindungi istrinya.


Zayyan pamit pada daddy Jhon untuk melihat istrinya dan daddy Jhon juga menuju kamarnya.


Kret.


Pintu dibuka ole Zayyan tersenyum melihat istrinya tidur dengan bersandar karena Eliza berniat menunggu suaminya sambil membaca novel, Zayyan memperbaiki tidurnya Eliza agar merasa lebih nyaman tidurnya.


" Sayang aku takkan membiarkan mereka menanggumu, jika mereka menyentuhmu selesai rambut saja aku takkan mengampuninya" kata Zayyan, mencium kening istrinya dan memeluknya.


Kota Jakarta sebuah apartemen mewah di jaga oleh beberapa bodygoard membuat orang tinggal sekitarnya merasa ketakutan, hingga tak ada yang berani keluar dari apartemen.


" Bagaimana kalian sudah menemukan mereka tinggal? " si bos.


" Maaf bos kami sudah mencari sekitar kota Jakarta tapi tak menemukan keberadaan mereka" kata anak buah.


Plak


" Dasar anak buah tak berguna mencari mereka saja tak ketemu" kata si bos.


" Bos sepwrtinya sepertinya ada pihak yang melindungi mereka hingga kita kesulitan untuk mencarinya" kata anak buah.


Si bos memikirkan perkataan anak buahnya mereka sudah mencari papi Irsyad sudah beberapa hari di kota ini tapi belum berhasil, si bos meminta mereka terus mencari keberadaan papi Irsyad kalau di perlukan ke luar kota.

__ADS_1


Si bos menghubungi temannya memberitahu kabar yang baru ia temukan dan menyusun rencana yang baru, si bos meminum wine sambil memandang langit.


" Irsyad jika kamu tidak mau memberiku semua asetmu, aku akan mengambil putrimu dari sisimu pasti dia sudah besar dan cantik" guman si bos, mengingat pertemuannya pertama kali dengan Eliza di Singapura.


__ADS_2