Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 55


__ADS_3

" Kata siapa aku tak melihatnya"


Deg


Semua mata tertuju pada sosok yang menundukan kepalanya, siapa lagi ini inilah dalam pikiran orang berbeda dengan Hanny dan lainnya.


Zayyan mengangkat kepalanya menatap mereka satu persatu Hanny, Gabriel dan David terkejut melihat keadaan Zayyan yang tidak tadi pagi.


" Kakak Tuan muda" teriak Hanny, David, bibi dan Gabriel terkejut melihat bibir Zayyan terluka, Hanny mendekatinya dan memeluknya.


" Siapa yang melakukannya kak nanti Hanny minta kak David menghajarnya" kata Hanny, David menanggukan kepalanya.


Zayyan mengangkat kepalanya sambil tersenyum dia mengelus kepala adiknya.


" Tuan muda" sahut Gabriel dan lainnya dengan khawatir. " Aku baik saja, aku hanya bertemu teman lama" sahut Zayyan.


Ada seseorang yang tak bisa mengatur detak jantungnya dia hanya menatapnya dengan sendu, disekitarnya tak ada yang mengetahui apa yang dia rasakan sekarang ini.

__ADS_1


Eliza langsung berlari mengambil kotak P3K di lokernya dengan perlahan dia mendekati Zayyan dan lainnya, Nayla yang melihat sahabatnya ke tempat Zayyan mencoba untuk memanggilnya tapi tak di dengar olehnya.


" Tuan muda ayo duduk dulu bibi akan mencari P3K" kata Ibu Susi, mereka duduk di kursi semua pengunjung menatap ke arah mereka sambil berbisik.


Ketika bibi meminta kotak P3K pada pelayan Eliza sudah di dekat mereka sambil membawa kotak P3K di tangannya.


" Terimakasih nak" kata bibi dengan mengambilnya, Eliza yang mengundukan kepalanya menanggukan kepalanya.


Ketika Eliza membalikan tubuhnya dan melangkahkan kakinya suara Zayyan menghentikannya.


" Kamu tak ingin mengobatiku" kata Zayyan tanpa menatap ke arahnya, Eliza terkejut langsung membalikan tubuhnya dan respleks menundukan kepalanya.


" Ibu biar nona yang mengobati luka tuan muda, ibu pasti akan mengetahui maksud ini" bisik David, ibu Susi menanggukan kepalanya dia juga ingin tahu kenapa tuan mudanya mengizinkan orang lain mengobati lukanya.


Hanny dan lainnya hanya diam menyaksikan Eliza mengobati luka Zayyan dengan hati-hati Eliza mengobati lukanya.


" Kak aku tak salahkan Eliza mengobati luka pria itu dan sepertinya mereka sudah saling mengenal" kata Nayla, membuat Frans dan Surya menatap ke arahnya.

__ADS_1


" Hanny" panggil Zayyan. " Iya kak " sahut Hanny duduk di samping Zayyan tapi matanya menatap ke arah Eliza.


" Katakan pada kakak apa yang terjadi sebelum kakak tiba di sini" kata Zayyan, Hanny tersenyum.


Zayyan meminjit keningnya sambil melirik ke arah adiknya dan David.


" Hanny, kamu menanggu David lagi" kata Zayyan, Hanny menggelengkan kepalanya Zayyan mengelus rambut adiknya. Eliza sudah selesai mengobati luka Zayyan berdiri meninggalkan mereka karena jantungnya terus berdetak.


Zayyan hanya tersenyum melihat Eliza pergi Hanny menatap ke arah kakaknya dengan memajukan bibirnya yang kesal.


" Kakak dimana kak iparku? " Hanny. " Bukannya kamu tadi sudah melihatnya" kata Zayyan membuat Hanny diam.


" Tuan " kata ibu Susi dengan bahagianya Zayyan menanggukan kepalanya.


Ibu Susi melihat Eliza kembali segera memeluknya Eliza terkejut karena dia dipeluk secara tiba-tiba, ibu Susi melepas pelukannya dan mengajak Eliza duduk di sampingnya.


" Nona muda saya senang bisa melihat snda sekarang selama ini saya hanya menatap anda dari lukisan di kamar tuan muda" kata ibu Susi memegang tangan Eliza.

__ADS_1


" Maksud ibu " kata Eliza dengan bingungnya. " Nona muda adalah orang spesial untuk tuan muda dan satu lagi jangan panggil saya ibu, panggil saja bibi" kata Ibu Susi, Eliza menanggukan kepalanya.


Suasana restoran sudah sepi karena Zayyan meminta Gabriel dan David mengurusnya.


__ADS_2