Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 48


__ADS_3

Keesokan harinya baru saja jam 06 pagi Hanny berdiri di depan pintu kamar Zayyan dengan mengedor pintu kamar kakaknya.


Tok, tok, tok


" Kakak" teriak Hanny, terus mengedor pintu kamar kakaknya.


Dalam kamar


Zayyan tidak terganggu dengan suara ketukan pintu kamarnya karena dia sangat merasa lelah habis lembur.


" Hanny kenapa kamu berteriak sayang" kata mommy Gamila melihat putrinya berteriak di depan pintu kamar putranya.


Hannya mendekati mommy Gamila dengan cembeeut dan menujuk kamar Zayyan.


" Sayang kakakmu pasti kelelahan daddy dan lainnya baru pulang larut sayang, jadi biarkan mereka istirahat sebentar lagi" kata mommy Gamila.


Hanny menanggukan kepalanya mommy dan putri duduk di ruang tengah.


" Sayang nilai ujianmu kapan keluar? " mommy Gamila mengetahui putrinya baru saja menyelesaikan ujian naik kelasnya.

__ADS_1


" Pagi ini mom makanya Hanny menemui kakak untuk bertanya kapan berangkatnya " kata Hanny dengan memajukan bibirnya.


Mommy Gamila tersenyum. " Sayang mommy ini kakakmu takkan meninggalkanmu ayo bersiap ke sekolah mommy akan menemanimu ke sekolah, mommy akan menyiapkan sarapan dulu" kata mommy Gamila, Hanny menuju kamarnya untuk bersiap karena hari ini nilai ujiannya akan keluar.


Mommy Gamila sudah selesai memasak tersenyum melihat putrinya sudah rapi.


" Sayang makan dulu ya mommy akan bersiap dulu, setelah itu baru kita berangkat" kata mommy Gamila, Hanny menanggukan kepalanya mengambil makanannya.


Mommy Gamila segera menemui putrinya yang sudah rapi.


" Pak jika mereka sudah bangun tolong panasin makanannya dan katakan saya menemani Hanny ke sekolah untuk menjemput rapornya" kata mommy Gamila.


" Baik nyonya saya akan sampaikan pada mereka " sahut pak Jeje, pak Jeje memanggil supir untuk mengantar nyonya dan nonanya ke sekolah.


" Nyonya silahkan" kata supir, mommy Gamila menanggukan kepalanya dan mengajak putrinya masuk ke dalam.


Kediaman keluarga Winter


Hari sudah menunjukan jam 09 pagi Daddy dan Zayyan baru bangun mereka saling tersenyum baru keluar dari kamar.

__ADS_1


" Sepertinya kita baru bangun dan mommymu tidak bangunkan daddy" kata daddy Jhon. " Tadi pagi aku mendengar suara berteriak tapi hanya mengacuhkannya karena semalam " kata Zayyan.


Pak Jeje melihat kedua majikanjya sudah bangun menghampirinya.


" Selamat pagi tuan besar, tuan muda" kata pak Jeje. " Ini bukan pagi lagi pak tapi menjelang siang, tapi dimana istri dan Hanny?" Daddy Jhon.


" Nyonya dan nona ke sekolah tuan mereka ingin mengambil nilai nona, apakah tuan ingin sarapan saya akan minta pelayan memanaskan makanan" kata pak Jeje.


" Baiklah ayo kita sarapan dulu nanti kita bicara" ajak Daddy Jhon, Zayyan menanggukan kepalanya. Mereka menuju ruang makan bibi memanadkan makanan.


Setelah makan mereka duduk di ruang tengah sambil menunggu mommy Gamila dan Hanny, Daddy Jhon ingin bicara sesuatu pada putranya.


" Nak kapan kamu berangkat ke sana? " Daddy Jhon. " Nanti malam daddy " kata Zayyan, daddy menanggukan kepalanya.


" Bibi" kata Zayyan melihat ibu Susi lewat. " Ya tuan muda" kata ibu Susi.


" Gabriel sudah bangun bi" kata Zayyan. " Sudah tuan dia berada di kamarnya sedang memeriksa laporan katanya, apa bibi panggilkan" kata ibu Dusi, Zayyan menanggukan kepalanya.


Bibi pamit untuk memanggil putranya. " Nak" panggil ibu Susi membuka pintu kamar Gabriel.

__ADS_1


Gabriel menutup berkasnya dan menghampiri ibunya. " Ibu ingin sesuatu Gabriel akan bersiap dulu" kata Gabriel mengira ibunya membutuhksn sesuatu.


" Ibu tak ingin sesuatu nak tuan muda memanggilmu" kata ibu Susi tersenyum. " Baiklah bu Gabriel akan menemui tuan muda sebentar " kata Gabriel keluar menemui Zayyan sedangkan ibu Susi merapikan tempat tidur putranya.


__ADS_2