Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 103


__ADS_3

" Kakak ipar" kata Hanny, senyum, semua orang membalikan tubuh dan terkejut melihat Eliza dengan kursi roda berada di ruang ICU.


" Sayang kenapa kenapa kesini bukannya istirahat? " Mommy Gamila, mencium kening menantunya.


" Dia memaksa ingin menemui Zayyan" kata mami Farrah.


" Mami, mas Zayyan" kata Eliza, dengan lirihnya.


" Ya sayang kita minta izin dulu ke suster" kata mami Farrah.


Papi Irsyad bertanya ke suster apakah putrinya diperbolehkan masuk beruntung dibolehkan walau hanya seorang.


Suster membawa Eliza ke ruang ICU tidak lupa memakai pakaian khusus.


" Farrah gimana keadaan Eliza? "mommy Gamila.


Mami Farrah menghela nafasnya. " Eliza mengalami guncangan berat dan mengalahkan dirinya sendiri atas kejadian menimpa Zayyan, makanya kami terpaksa menuruti kemauannya menemui Zayyan dia sempat memberontak tadi" kata mami Farrah, mommy mengelus pundak mami Farrah memberikan kesabaran.


Di ruang ICU.


Eliza melihat Zayyan yang koma dimana tubuhnya banyak di pasang alat.


" Mas, Eliza minta maaf karena melindungi Eliza mas bisa seperti ini" kata Eliza, dengan lirihnya.


Eliza memegang tangan suaminya dan air matanya jatuh ke tangan Zayyan.


Tiba saja tangan Zayyan yang berada di tangan Eliza bergerak, Eliza tersenyum melihat.

__ADS_1


" Mas bangun dokter ya aku harus memanggil dokter " kata Eliza, menekan tombol pemanggil di dekatnya.


Melihat dokter berlarian menuju ruang ICU membuat keluarga lainnya khawatir.


" Dad ada apa ini? " mommy Gamila. " Mom berdoa saja semoga ini kabar baik" kata Daddy Jhon, semua orang mengaminkannya.


" Nona apa ada memanggil saya? " Dok lihat tangan mas Zayyan bergerak"


Dokter memperhatikan dengan selidik akhirnya ia tersenyum melihat Zayyan membuka matanya.


" Alhamdulilah pasien sudah sadar" kata Dokter, dokter meminta Eliza untuk keluar karena ia harus memeriksa pasien.


" Mom, mi. Mas Zayyan sudah bangun" kata Eliza, tersenyum, saat keluar dari ruang ICU segera memberitahu mereka. Daddy Jhon dan lainnya merasa senang mengetahui Zayyan sudah sadar dari komanya.


Zayyan dan Eliza berada di satu kamar Eliza tak ingin dipisahkan pada suaminya.


Seminggu kemudian keadaan Zayyan dan Eliza sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang, mommy Gamila dan daddy Jhon memutuskan tinggal bersama anak dan menantu sampai cucu kembarnya lahir.


Hari, minggu bulan terus berjalan Zayyan yang mengalami ngidam membuat Gabriel yang kesusahan karena harus mencari keinginan sang tuan muda.


Usia kandungan Eliza sudah memasuki usia sembilan bulan.


Eliza dan Zayyan berada di kamar, Zayyan mengelus punggung sang istri yang sudah sulit untuk tidur.


" Mas Eliza mau ke toilet" kata Eliza.


" Mau mas temani sayang" kata Zayyan, Eliza menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Sebelum sampai di toilet tiba saja perut Eliza sakit. " Mas" panggil Eliza.


" Sayang" kata Zayyan, mendekati istrinya dan khawatir melihat darah keluar dari bagian bawahnya.


" Sayang ayo kita ke rumah sakit" Zayyan, menggendong istrinya dan memanggil semua orang yang berada di rumahnya.


" Zayyan, apa yang terjadi pada Eliza, astaghfirrurrah Eliza sudah mengalami pendarahan, daddy panggil Hanny kita ke rumah sakit" kata Mommy Gamila, daddy Jhon membamgunkan putrinya.


Gabriel menghidupan mobil setelah semuanya masuk mereka menuju ke rumah sakit, Dokter Fatmawati yang merawat Eliza sudah bersiap dengan peralatannya.


Orangtua Eliza sudah sampai di rumah sakit setelah dihubungi oleh Friska, saat ini mereka sedang menunggu di ruang persalinan.


Oek oek oek terdengar tangisan bayi pertama dan disusul lima menit kemudian bayi kedua terdengar tangisannya. Zayyan sangat bahagia bayi kembarnya sudah lahir.


Dokter keluar memberi kabar kalau ada bayi sepasang telah keluar keadaan mereka dan ibunya sehat, mereka sudah di pindahkan ke ruang rawat.


Friska dan Nayla sudah menikah dengan pasangan masing-masing dan sedang hamil tiga bulan secara bersama.


" Tuan apa nama sikembar? " Nayla.


"Muhammad Alfatih Winter" .Dan


" Putri Fizy Winter"


Semua keluarga berbahagia dengan kelahiran si kembar Zayyan tak henti mengucap terima kasih terhadap wanita dicintainya dan Eliza menatap Zayyan penuh dengan rasa cinta.


Tamat.

__ADS_1


__ADS_2