
Mereka membicarakan masalah yang terjadi di cabang perusahaan Winter Group yang berada di padang, Zayyan membaca laporan yang di kirim oleh sekretarisnya.
" Tuan ternyata mereka berani korupsi besar-besaran hanya selama ini tuan tidak memantaunya secara langsung" kata Gabriel.
" Benar Gab mereka seperti cacing lapar saja jika tidak di awasi berbuat semaunya besok kita akan ke sana , kita lihat besok apa yang akan lakukan jika kita datang tiba-tiba" kata Zayyan.
" Tuan muda apa perlu saya mengawasi mereka" kata David, emosi setelah mengetahui jika tuan muda di curangi.
" Tidak kamu fokuslah pada kuliahmu dan tugasmu mengawalnya" kata Zayyan. " Baik tuan muda" kata David.
Ibu Susi dan Hanny hanya menikmati makanannya mereka tidak berani jika Zayyan membicarakan bisnis.
Tak terasa hari sudah menunjukan jam 5 sore satu persatu karyawan restoran sudah pulang apalagi restoran sudah sepi, Eliza dan Nayla juga mau pulang dan mendekati Zayyan dan lainnya.
" Kak ipar sudah selesai pekerjaannya" kata Hanny melihat Eliza menghampiri mereka, Eliza tersenyum dan menanggukan kepalanya.
__ADS_1
" Zay, boleh Nayla ikut bersama kita " kata Eliza. " Nay nggk usah aku bisa pulang sendiri kamu baru saja bertemu dengannya" kata Nayla merasa tak enak bersama Zayyan.
Zayyan berdiri. " Hanny, ibu kalian semobil dengan David dan lainnya bersamaku" kata Zayya, keluar dan diikuti oleh lainnya. Hanny sangat bahagia karena semobil dengan David.
Dalam mobil David Hanny tak berhenti bicaranya terus bertanya hal ini itu membuat suasana dalam mobil di penuhi tawa.
" Kak nanti kita jalan ya" kata Hanny dengan manisnya.
" Nanti kita bicarakan dengan tuan muda, nona" kata David. " Ih kak David tak seru " kata Hanny memajukan bibirnya karena kesal, David tersenyum tipis.
Berbeda dengan mobil yang membawa Zayyan dan lainnya yang ada hanya diam, tak ada yang berani mengeluarkan suara mereka hanya fokus pada kegiatan masing-masing.
Orangtua Eliza saling memandang melihat ada 2 mobil berhenti tepat di depan rumahnya.
" Papi siapa yang datang ke rumah kita papi ada minta orang ke rumah kita? " mami Farrah.
__ADS_1
" Nggk mi papi tak ada tamu ayo kita lihat siapa yang datang" kata papi Irsyad.
Mereka terkejut melihat putrinya dan Nayla keluar dari mobil dan beberapa orang yanh tak mereka kenali.
" Assalamualaikum" ucap Eliza dan Nayla memberi salam dan mencium tangan orangtua Eliza, mami Farrah dan papi Irsyad menatap arah Eliza dan Nayla meminta penjelasan.
" Nak kalian pulang bersama siapa dan soapa mereka ?" papi Irsyad melihat beberapa orang dan hanya David yang dikenalnya.
Eliza tersenyum pada orangtuanya dia tidak berani mengatakannya, biar Zayyan yang mengatakannya.
" Bi kakak kenapa sih lama sekali keluarnya" kata Hanny pada ibu Susi, ibu Susi tersenyum.
Zayyan yang sebelumnya mendapatkan telepon dari rekan bisnis keluar dari mobil setelah dia selesai. Orangtua Eliza menatap orang yang baru saja keluar dari mobil serasa tak asing bagi mereka.
" Assalamualaikum om tante sudah lama kita tak bertemu" kata Zayyan, menyalami orangtua Eliza. orangtua Eliza menatapnya dan melirik putrinya.
__ADS_1
" Nak apakah kita pernah bertemu wajahmu tak asing " kata papi Irsyad. " Sepertinya om sudah melupakan saya" kata Zayyan.
" Astagfirrah Zayyan" kata mami Farrah ketika melihat putrinya tersipu malu.