Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 101


__ADS_3

David berhasil mengeluarkan Eliza dan Hanny dengan selamat mengantar mereka ke mobil.


Di tempat Zayyan.


Gabriel terus menyerang anak buah Bobby yang menghalanginya.


" Sekarang kau mati di tanganku karena sudah berani menculik istri dan adiknya" kata Zayyan, menodong pistol ke arah Bobby.


Bobby tidak menyangka kalau Zayyan mampu melawannya yang sudah lama hidup di arena pertarungan.


Dor.


Zayyan menembak di kepalanya seketika Bobby mati dengan perulu tembus di kepalanya. Bagus berhasil diselamatkan oleh anak buah Zayyan.


" Zayyan ternyata semakin hebat dia " kata Bagus, melihat kejadian dari jauh, dia meminta anak buah Zayyan membawanya ke rumah sakit karena mengalami luka.


" Gabriel sudah mendapatkan kabar dari David? " Zayyan.


"Sudah tuan mereka menunggu kita di dalam mobil.


" Kita kesana sekarang kalian bereskan semuanya jangan sampai ketahuan polisi" kata Zayyan.


" Baik tuan muda" seru anak buahnya. Zayyan dan Gabriel menuju arah mobil.


" Kakak ipar lihat itu kakak" Tunjuk Hanny, melihat Zayyan dan Gabriel mendekat.


Eliza melihat suaminya seketika air matanya jatuh ia keluar dari mobil berlari mendekati suaminya.

__ADS_1


" Mas" Eliza, terus berlari. " Sayang jangan lari tak baik untuk kandunganmu" Zayyan berlari kencang dan memeluk Eliza.


" Sayang tahu pasti mami yang bilang" kata Eliza, dengan kesal seiring dengan tangisan, Zayyan tersenyum.


Tanpa mereka sadari ternyata Irgi sembunyi di balik pohon.


" Sial si Bobby tidak berhasil menghabisinya, tapi untuk sekarang ini sebaiknya gadis itu mati daripada aku tak mendapatkan apapun" kata Irgi, menatap Eliza dengan senyuman smirk.


Keluar dari persembunyiannya mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke Eliza, Zayyan terkejut melihat pistol ke arah istrinya dia takkan membiarkannya.


Dor


Semua orang terkejut mendengar suara tembakan.


" Kakak, kakak ipar" teriak Hanny.


" Tuan, nona muda" teriak Gabriel dan David. Gabriel melihat orang yang menembak dengan amarah dia menembaknya tepat di jantung dan Irgi tewas.


Eliza tak bisa bicara ia sangat jelas mendengar suara tembakan. " Mas Zayyan" teriak Hanny, Zayyan sudah pingsan di pelukannya.


David dan Gabriel segera ke rumah sakit menyelamatan nyawa Zayyan.


Kediaman keluarga Parwez.


Mommy Gamila tiba saja merasakan jantungnya berdetak sangat cepat dia memegang dadanya mengucap istighfar


Drt drt drt.

__ADS_1


" Ini David yang menghubungi semoga kabar baik" kata Friska, mendengar panggilan dari HPnya.


Semua orang berharap itu kabar baik. " Halo David gimana? " Friska.


" Kak. Nona muda dan nona Hanny selamat tapi tuan muda terkena tembakan sekarang kami menuju rumah sakit" kata David.


" Kami segera ke sana" kata Friska, dengan suara yang gemetaran. Semua mata tertuju ke arahnya minta penjelasan.


" Tuan, nyonya. Nona muda dan nona Hanny selamat" kata Friska, semua orang bahagia mendengarnya.


" Sekarang kita akan menyambut mereka, ayo kita masak makanan kesukaan anak-anak" kata mommy Indira.


" Ya aku akan memaksa yang spesial" kata mami Farrah, melihat wajah kebahagiaan membuat Friska tak mampu untuk bicara.


" Tunggu, Friska masih ada yang ingin dikatakan" kata Daddy Jhon.


" Daddy tidak mendengarnya mereka baik saja " kata mommy Gamila, mami Farrah menanggukan kepalanya.


" Kalian tidak bertanya tentang Zayyan? " Daddy Jhon.


Deg


Tiba saja perasaan mommy Gamila tak enak. " Friska? " Mommy Gamila.


" Nyonya, hiks hiks hiks tuan muda terkena tembakan dan sekarang di bawa ke rumah sakit" kata Friska, menangis di pelukan Frans.


Nayla memeluk mami Farrah yang juga menangis.

__ADS_1


" Mommy ayo kita ke rumah sakit sekarang " kata Daddy Jhon.


" Daddy ini pasti bohong putraku tak mungkin terluka " kata mommy Gamila menggelengkan kepalanya. Daddy Jhon memeluknya dan mereka menuju rumah sakit.


__ADS_2