Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 47


__ADS_3

Zayyan dan Daddy Jhon sudah sampai di perusahaan Winter Group mereka disambut karyawan .Mereka saling berbisik kenapa tuan Jhon kembali ke perusahaan.


" Apakah tuan Jhon kembali ngantor" kata karyawan A.


" Mana mungkin bukankah tuan muda yang mengurus perusahaan" kata karyawan B. mereka menanggukan kepalanya.


Zayyan dan Daddy Jhon sudah sampai di ruangan Zayyan, Zayyan memanggil sekretarisnya untuk membawakan berkas.


" Laura bawakan berkas selama aku pergi ke Madison" kata Zayyan.


" Baik tuan muda" sahut Laura. " Apa kamu berniat meminta daddy untuk memeriksa laporan yang sebanyak itu" kata Daddy Jhon.


" Laura akan membantu daddy dia dapat di andalkan" kata Zayyan, dengan datarnya.


" Dasar anak ini" kata Daddy Jhon, menggelengkan kepalanya.


Laura datang membawa berkas yang hampir menutupi wajahnya.


" Tuan muda ini laporan yang anda minta" kata Laura, meletakan setumpuk berkas di atas meja.


" Daddy tak percaya kamu hanya sepuluh hari ke Madison tapi lihat berkas ini sudah sebanyak ini, Daddy tidak bisa membayangkan jika kamu nanti akan sebanyak apa" kata Daddy Jhon.

__ADS_1


" Makanya hari ini aku ajak Daddy ke perusahaan hari ini dan sepertinya kita harus lembur malam ini" kata Zayyan.


" Baiklah demi calon menantuku dan kamu sudah beritahu mommy bahwa kita akan lembur malam ini" kata Daddy Jhon.


" Sudah " kata Zayyan, Daddy Jhon hanya menggelengkan kepalanya.


Laura terkejut kalau bosnya sudah ada calon istri jika karyawan tahu ini pasti menjadi berita besar.


" Laura panggil Gabriel dan siapkan kopi" kata Zayyan, Laura masih syok mendengar berita kalau Zayyan sudah memiliki calon istri membuatnya tak menghiraukan panggilan Zayyan.


Zayyan melihat sekretarisnya masih berdiri sambil melamun dan tak mendengar perkataannya.


" Laura, kenapa kamu masih disini segera panghil Gabriel" kata Zayyan tanpa memandang ke arahnya.


Gabriel yang kebetulan ingin menemui Zayyan melihat heran pada Laura.


" Laura ada apa denganmu? " Gabriel. Laura terkejut melihat Gabriel sudah di hadapannya.


" Pak tuan muda memanggil anda" kata Laura mengontrol nafasnya, Gabriel menanggukan kepalanya.


" Pak tunggu ada yang saya katakan" kata Laura, Gabriel menanggukan kepalanya.

__ADS_1


Laura mrlihat keadaan sekitarnya. " Pak apa benar tuan muda sudah ada calon, tadi tuan besar rak sengaja bicarakannya sepertinya dan tuan muda tidak mengelak" kata Laura.


" Makanya selama tuan muda menjemputnya calonnya kamu harus membantu tuan Jhon menjalani perusahaan " kata Gabriel, menepuk punggungnya dan masuk ke ruangan Zayyan, Laura hanya menanggukan kepalanya.


" Jika mereka tahu bahwa tuan muda sudah memiliki calon pasti kecewa" guman Laura tersenyum kembali ke ruangannya.


Zayyan, Daddy Jhon dan Gabriel mengerjakan semua laporan yang di berikan oleh Laura, mereka membaca laporan dan memeriksa sampai larut.


Kediaman keluarga Winter.


Mommy Gamila berada di ruang tengah menunggu kepulangan suami dan putranya, hari sudah menunjukan jam 11 malam tapi tak ada kabar kepulangan mereka, mommy Gamila ditemani ibi Susi dan pak Jeje.


" Nyonya sebaiknya biar saya yang menunggu mereka" kata ibu Susi. " Tidak bi aku tetap menunggu mereka disini, sudah larut kenapa mereka belum pulang juga" kata Mommy Gamila.


" Gabriel kenapa nggk ada kabar nak" kata ibu Susi melihat HPnya.


" Bibi ayo duduk kita menunggu mereka bersama" kata mommy Gamila, ibu Susi menanggukan kepalanya.


Tin, tin, tin


" Nyonya sepertinya itu mereka " kata pak Jeje. " Pak buka pintunya.Pak Jeje membuka pintu terlihat Daddy Jhon dan lainnya dengan wajah yang kusut.

__ADS_1


Mommy Gamila tidak mau bertanya dulu dia mengajak suami dan putranya istirahat begitu pula dengan ibu Susi mengajak putranya istirahat.


__ADS_2