
Papi Irsyad terkejut mendengar perkataan dari istrinya mengenai seorang anak laki yang sering bersama sang putri sekarang berada di hadapannya.
" Masya Allah nak akhirnya kita bertemu setelah beberapa tahu tak bertemu" kata papi Irsyad memeluknya.
Eliza menangis bahagia karena orangtuanya bertemu dengan Zayyan dia menghapus air matanya.
" Sepertinya ada yang bahagia nih" bisik Nayla menggoda Eliza, Eliza hanya tersenyum.
Kemudian Nayla pamit mau pulang karena tak mau menanggu mereka, mami Farrah mempersilahkan mereka masuk.
" Nak selama ini kamu kemana saja om senang melihatmu sudah sukses" kata papi Irsyad menatap penampilan Zayyan yang rapi.
Zayyan menceritakan semuanya yang terjadi setelah kepergian Eliza dan keluarganya, pertemuan dengan orangtuanya saat ini.
" Om senang karena mereka menerimamu dan anak kecil ini siapa?" kata papi Irsyad melihat Hanny bermanjaan dengan putrinya.
" Hanny " panggil Zayyan. " Ya kak, halo om tante saya Hanny Queena Winter adiknya kak Zayyan" kata Hanny memperkenalkan dirinya.
" Kamu manis sekali sayang" kata mami Farrah. " Hanny memang manis tante hanya kak Zayyan yang tak pernah bilang" kata Hanny.
__ADS_1
" Yang penting kalian saling sayang menyayangi" kata papi Irsyad. " Ya om kak Zayyan adalah kakak kesayangan Hanny, Hanny juga sayang dengan kak Eliza" kata Hanny memeluk lengan Eliza.
Zayyan juga memperkenalkan ibu Susi dan Gabriel pada mereka.
" Kak David ayo kita ke mobil Hanny bawa oleh untuk kak ipar dan ada juga dari mommy" bisik Hanny, ketika dia mendekati David.
Melihat David hanya diam dengan senyuman Hanny menarik David. " Nona minta izin dulu pada tuan muda" kata David.
" Kakak Hanny keluar dulu" kata Hanny. " Nona muda" kata ibu Susi.
" Ibu biarkan saja dia jika nkita tak menurutinya dia tetap akan pergi" kata Zayyan. " Tapi tuan muda ini sudah gelap mau kemana mereka" kata ibu Susi.
Mereka kembali bercerita tentang masa lalu ketika kebersamaan mereka saat itu.
Hanny dan David mengambil semua hadiah untuk Eliza dan keluarga lainnya, David memanggil anak buah untuk membantunya membawakan hadiah.
" Kakak ipar aku bawakan sesuatu untukmu dari mommy" kata Hanny berlarian menuju ke tempat Eliza dengan memberikan sesuatu padanya.
Eliza mengambil kotak dari tangan Hanny yang tersenyum padanya, David dan beberapa anak buahnya masuk ke dalam dengan beberapa hadiah di tangannya.
__ADS_1
" Letakan saja di sana" kata Zayyan, menunjuk meja di depannya. " Baik tuan muda" sahut anak buahnya pamit keluar.
" Nak apa ini semuanya" kata papi Irsyad melihat banyaknya bungkusan. " Nyonya itu dari nyonya besar untuk nona muda dan orangtuanya" kata ibu Susi.
Orangtua Eliza saling menatap dan matanya tertuju pada Zayyan yang menanggukan kepalanya.
" Apakah ini tidak berlebihan Zayyan kami cukup bahagia karena kita bisa bertemu lagi" kata papi Irsyad, mami Farrah menanggukan kepalanya.
" Om tante harap menerimanya mommy sangat bahagia ketika memberinya saya tak tega mengambilnya lagi" kata Zayyan.
" Baiklah om tante akan menerimanya tolong sampaikan pada orangtuamu rasa terima kasih dari kami" kata papi Irsyad, Zayyan menanggukan kepalanya.
" Kakak ayo buka hadiahnya" kata Hanny dengan semangat, Eliza tersenyum dan membuka hadiahnya.
Eliza terkejut melihatnya sebuah perhiasan yang sangat indah.
Eliza melihat ke arah Zayyan meminta penjelasan, Zayyan yang melihatnya menanggukan kepalanya. Zayyan juga membagikan hadiah yang lainnya pada Eliza dan keluarganya.
__ADS_1