Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 71


__ADS_3

Mobil terus melaju menuju kediaman Eliza selama dalam perjalanan tak ada suara yang terdengar Zayyan memenjamkan matanya untuk menenangkan emosinya, Eliza melihat ke arah Zayyan dia dapat merasakan kalau orang yang dicintainya masih marah atas kejadian tadi.


" Zayyan maaf seharusnya aku tak membiarkannya bersikap begitu padaku" kata Eliza, menundukan kepalanya dan merintikan air matanya.


Hanny sudah tertidur di samping Gabriel yang fokus mengendarai mobil.


Zayyan melirik ke arah Eliza terkejut wanita yang dicintainya menangis, Zayyan menghadapnya dan memeluk Eliza Membiarkannya mengeluarkan kesedihanya.


" Sayang kenapa kamu menangis? "Zayyan mengusap hijab Eliza.


" Aku minta maaf karena aku kerja sama kalian gagal kamu pasti mengalami kerugian yang cukup besar" kata Eliza.


" Sayang, kamu tidak salah sama sekali dia yang tidak menghormati seorang wanita pantas untuk menerimanya, sudahlah sekarang kamu hapus air matamu nanti om dan tante marah karena aku membuat putrinya menangis" kata Zayyan, Eliza tersenyun dan menghapus air matanya.


Tak terasa mobil sudah sampai di depan rumah Eliza mereka disambut oleh orangtuanya.


" Lho sayang kenapa cepat pulang bukannya belum waktunya?" mami Farrah, Eliza mencium tangan orangtuanya diikuti oleh Zayyan.


Eliza menatap Zayyan yang tersenyum. " Tadi di restoran ada acara mi, makanya manager memperbolehkan kami pulang lebih cepat" kata Eliza.

__ADS_1


" Om tante, saya pamit dulu soalnya adik saya tertidur di mobil" kata Zayya. " Ya sebaiknya kamu cepat pulang adikmu pasti tak nyaman tidur di mobil" kata papi Irsyad.


Zayyan menanggukan kepalanya kemudian pamit pada mereka.


" Aku pergi dulu masalah tadi jangan fikirkan ingat ini bukan salahmu" kata Zayyan, dengan senyuman kemudian menuju ke mobilnya.


Gabrielle melajukan mobilnya ke kediaman Zayyan, orangtuanya mengajak putrinya masuk dan bertanya apa yang terjadi karena putrinya terlihat gelisah.


Mereka duduk di sofa orangtuanya melihat putrinya hanya diam setelah Zayyan pergi.


" Sayang ceritakanlah pada kami apa yang terjadi pasti bukan karena ada acara di restoran, kamu pulang dan terlihat gelisah" kata papi Irsyad, mengelus hijab putrinya.


Eliza memeluk papinya mengeluarkan kesedihannya mami Farrah dan papi Irsyad saling memandang dan menunggu sampai putrinya bercerita.


" Ini salah Eliza mami papi hingga Zayyan kehilangan proyeknya" kata Eliza menundukan kepalanya.


" Sayang dengarkan papi pasti Zayyan sudah memperhitungkan semuanya, ini bukan salahmu sayang tapi kamu tidak terluka kan sayang? " papi Irsyad khawatir pada putrinya.


Eliza menggelengkan kepalanya. " Tadi Hanny datang dan menolongku sebelum Zayyan masuk" kata Eliza.

__ADS_1


" Mereka sangat menyayangimu nak, ayo masuk ke kamarmu bersihkan diri, setelah itu bantu mami masak makan malam" kata mami Farrah, Eliza menanggukan kepalanya dan masuk ke kamarnya.


Kediaman Zayyan.


Zayyan menggendong Hanny yang masih tertidur di mobil dan membawanya ke kamarnya. Dengan hati dia membaringkan adiknya agar tidak terbangun dari tidurnya.


Zayyan menyelimuti adiknya tidak lupa mencium kening adiknya dan keluar menuju ruang kerjanya untuk menghubungi daddy Jhon.


Zayyan memanggil Gabriel untuk ikut ke ruang kerjanya, dia meminta Gabriel duduk disofa. Gabriel menghubungi daddy Jhon.


Drt, drt, drt


" Assalamualaikum, daddy bagaimana keadaan perusahaan? "


" Alhamdulilah nak daddy bisa mengatasinya Laura asistenmu sangat membantu"


" Daddy" terdengar Zayyan menghela nafasnya".


" Ya nak apa kamu ada keperluan penting dengan sekretarismu? "

__ADS_1


Zayyan memenjamkan matanya. " Nggk daddy Zayyan senang Laura dapat membantu daddy di perusahaan".


Mereka saling diam tak ada suara yang terdengar yang ada hanya helaan nafas.


__ADS_2