Love Story Zayyan Dan Eliza

Love Story Zayyan Dan Eliza
Episode 97


__ADS_3

Di kediaman keluarga Parwez


Mami Farrah sedang mrncuci piring di dapur dan papi Irsyad sedang membersihkan motor miliki


Prang


Terdengar suara pecahan gelas dari arah dapur membuat papi Irsyad masuk ke dalam dengan khawatir.


" Astaggfirrurrah, mami" tekan papi Irsyad, melihat pecahan gelas di dekat kaki istrinya dan mami Farrah melamun.


" Mami sadar apa kamu tak menyadari kalau ada pecahan kakimu" kata papi Irsyad, menggoyang lengan istrinya.


" Papi, mami khawatir pada Eliza entah kenapa wajahnya terbayang dalam ingatan mami" kata mami Farrah, dengan lirihnya.


Papi Irsyad tersenyum hanya menggelengkan kepalanya bukankah tadi Eliza sudah minta izin kalau pergi ke mall, papi Irsyad membantu mami Farrah duduk dan dia membersihkan pecahan gelas.


" Eliza" fikir papi Irsyad, tak sengaja tangannya kena pecahan gelas ia memegang dadanya mengucap istighfar dan melanjutkan pekerjaannya setelah itu mengajak mami Farrah duduk di teras depan sambil menunggu Eliza.


Satu jam kemudian Eliza dan Hanny belum juga pulang membuat mereka semakin takut.

__ADS_1


" Papi ini sudah satu jam kenapa mereka belum juga pulang jarak rumah kita dan mall tak lama" kata Mami Farrah, wajah yang mulai pucat.


" Assalamualaikum "


"Wassalamualaikum" ucap mami Farrah dan papi Irsyad, tersenyum melihat Zayyan sudah pulang.


Mami Farrah sangat merasa lega melihat menantunya sudah pulang tapi tiba saja pandangannya menjadi gelap


" Mami" teriak papi Irsyad dan Zayyan terkejut melihat mami jatuh pingsan di pelukan suaminya, Zayyan membantu papi Irsyad menggendong mami ke dalam dan membaringkan di sofa panjang.


" Tuan muda ini" kata Friska, memberikan minyak kayu putih pada Zayyan. Papi Irsyad mengolesnya di hidung dan lehernya.


" Zayyan" kata mami Farrah, dengan lirihnya mulai membuka matanya memegang tangan Zayyan.


" Zayyan, tolong temukan dia, Eliza sedang mengandung bayi kalian dan dia berniat memberikan kabar bahagia ini saat kamu pulang" kata mami Farrah.


Deg


Jantung Zayyan berdetak sangat cepat mendengar kabar ini dia akan menjadi seorang ayah, yang lainnya tersenyum mendengar kabar bahagia tapi saat ini mereka harus mencari keberadaan Eliza dan Hanny.

__ADS_1


" Friska jaga mereka di sini David, Gabriel kerahkan semua anak buah kita untuk mencari mereka, ayo kita ke mall untuk mengecheck rekaman CCTV.


Sebelum pergi tiba saja ada seorang pria memberitahu kalau supir yang menemani Eliza dan Hanny ada di rumah sakit.


" Astaghfirrurrah, dimana putriku hiks hiks hiks" mami Farrah menangis dan papi Irsyad menenangkannya juga dirinya sendiri.


" Aku akan menemukannya secepatnya "kata Zayyan, pamit mencari keberadaan istri dan adiknya.


Nayla dan Frans mendengar kabar tentang hilangnya Eliza dan Nayla dari Friska membuat mereka terkejut dan segera meninggalkan pekerjaannya pergi ke rumah Eliza.


" Tante tenang saja Eliza pasti ditemukan" kata Nayla, duduk di samping mami Farrah.


" Apa sebaiknya kita melapor ke polisi" kata Frans, berdiri di dekat Friska.


" Nggk sayang kita tak bisa melaporkannya, kalian tak kenal tuan muda dia pasti menemukan nona muda lebih cepat dari polisi" kata Friska.


" Apa tuan Zayyan itu mafia, dan Gabriel juga?" Nayla, Friska tersenyum. " Jika kalian menyimpulkannya begitu mungkin ia tapi menurutku dia lebih kejam dari mafia ketika marah besar" kata Friska.


" Apa dia pernah membunuh orang? "Friska.

__ADS_1


" Pernah saat itu nyonya besar hamil nona kecil saat ia keluar hanya untuk jalan sore tiba saja diculik oleh musuh tuan besar, tuan muda saat itu masih sekolah sangat marah besar hanya bersama Gabriel berhasil menyelamatkan nyonya dengan darah berlumur di pakaiannya" kata Friska.


Semua orang terkejut mendengar mungkin setiap orang akan berbuat seperti itu ketika orang disayanginya terluka.


__ADS_2