Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
S2 ~ Bab 38


__ADS_3

Happy Reading


***


Angel mengusap wajahnya dengan kasar. Aku mempercayai sebuah pelakor dan malah berniat mengajak orang itu masuk ke keluarga nya.


"Kau terlalu baik Angel sama seperti ibumu" kata Angel.


"Aku salah mengenalmu Alexa" kata Angel s


setelah melihat Video itu.


"Aku benci kamu" kata Angel.


****


Angel terbangun dari tidurnya ia terlalu capek. Ia segera pergi kekamar mandi dan membersihkan dirinya lalu berangkat menuju kantornya. Saat sampai dikantornya ia melihat banyak wartawan didepan kantornya. Ia bingung melihat itu tak lama dari itu Alex berlari kearahnya sambil mrmakai jaket dan sembunyi sembunyi.


Ia membuka pintu mobil Angel lalu masuk kedalam. Alex meminum minuman punya Angel yang ada di mobil itu.


"Kenapa banyak wartawan disini" tanya Angel.


"Hosh.... hosh.... hosh... Sabar napa" kata Alex.


"Cepat katakan kenapa banyak wartawan disini" kata Angel.


"Mereka sudah tau semuanya" kata Alex.


"Apa" teriak Angel.


"Tau apa sih" tanya Angel lagi.


"Semua orang sudah tahu kalau kamu adalah Cassandra anak dari Lyandra dan Darren yang katanya sudah meninggal" kata Alex.


"Bagaimana bisa bukankah hanya kau dan Diana saja yang tau" kata Angel.


Ia memegang kepalanya sambil ia pijit pelan.


"Bagaimana dengan Chris" tanya Angel.


"Chris sudah di jemput oleh oranv orang kita dengan penjagaan yang ketat" kata Alex


"Ayolah ini sangat sulit aku sudah punya banyak masalah kenaap harus datang satu lagi" kata Angel.


"Tak banyak orang yang tau aku anak dari Lyandra dan Darren dan juga tak ada yang tau tentang kematian ku" kata Angel.


"Aku pun tak tau kalau itu akan terjadi. Tadi pagi saat aku membuka hp ku banyak notif masuk menanyaka. tentang itu dan beritamu itu menjadi berita no 1 didunia. Apa kau atau itu. Untuk datang kemari pun aku seperti buronan yang harus sembunyi sembunyi untuk datang" kata Alex sambik menunjukan ponselnya. Ia melihat berita tentangnya lah yang pertama kali ia dapat dan bahkan menjadi berita no 1 dalam beberapa jam.


"Manusia gila diapa yang berani menyebarkan itu. Dia pikir dengan mudah menghancurkan ku. Jika aku memang anaknya kenapa" tanya Angel.


Tiba tiba saat mereka asik bicara. Para wartawan kembali heboh membuat Angel dan Alex penasaran salah satu bodyguard Angel datang sambil berlarian.


"Maaf Nona dan Tuan. Tuan Derick datang" kata Bodyguardnya.


"Apa" teriak Angel dan Alex


"Bagaimana bisa" tanya Alex.


"Tuan Derick datanv sendirian dan dia sangat tergesa gesa ddan banyak wartawan yang menanyainya" kata Bodyguardnya.


"Aku akan kesana" kata Angel.


"Tapi itu bahaya" kata Alex.

__ADS_1


"Aku lebih rela diriku terluka dari pada kakakku" kata Angel ia memakai Jaket dan maskernya.


Dengan cepat ia memasuki kerumunan dan menarik tangam Derick semua yang meligat itu menatap tajam Angel tapi Angel menarik dengan kuat tanga. Dericka lalu berlari menuju mobilnya. Angel dan Derick masuk kemobil Angel para wartawan mengejar mereka tapi Angel lebih cepat ia mengendarai mobilnya diatas rata rata.


"Angel kita kemana" tanya Alex.


Angel membuka masker dan Jaketnya.


"Mansion" kata Angel.


"Kau benar Cassandra bukan" Tanya Derick.


"Alex" kata Angel.


"Maaf, tuan Derick. Nona Angel memang Cassandra tapi bisakan menanyakan nya nanti. Nona sedang menyetir dan para wartawan sedabg mengejar kita" kata Alex sambil menatap Derick yang ada dikursi belakang.


"Katakan jalan yang mana yang tak banyak orang" kata Angel.


"Kita belok kanan, lurus sepanjang 600 meter lalu belok kiri" kata Alex


"Tinggal bilang belok kanan terus belok kiri aja ribet" kata Angel. Ia menuruti permintaan Alex mereka berbelok kanan dan kiri kini mereka melewati perumahan yang cukup. Sederhana dan setelah melewati perumahan mereka berada dijalan besar yang akan membawa mereka ke mansiob yang ditempati oleh Angel.


"Kita sudah sampai" kata Angel ia memarkurkan mobilnya. Lalu masuk kedalam bersama dengan Alex dan Derick. Angel menutup pintu. Lalu ia menekan sebuah tombol.


"Keamanan sudah ku perketat semua nya sudah dikunci" kata Angel.


Derick memeluknya. Angel membalas pelukan Derick tak terasa air matanya menetes.


"Bagaimana kabar kalian" tanya Angel


"Kami baik, Ca" kata Derick.


"Kenapa kau menyembunyikan ini" tanya Derick ia melepas pekukannya lalu menatap Angel.


"Oh, ia perusahan kalian sudah ku perbaiki kalian bisa mengambil balik semuanya" kata Angel.


"Kami tak butuh itu kami hanya butuh kau" kata Derick.


"Ah, bagaimana keadaan Kakek apa fia menyusahkan kalian" tanya Angel.


"Kakekmu sangat menyenangkan dia delalu menjadi tawa kami" kata Derick.


"Aku tau itu" kata Angel ia tersenyum.


"Bagaimana kita sekaranv lagi pula Chris belum sampai aku tak mungkin meninggalka. anakku" kata Angel.


"Ayo kita pergi dari sini kita bisa bilang membawa Chris ke rumah kecilmu" kata Alex.


"Kita tunggu sebentar saja, Lex" kata Angel


"Kita hanya menunggu sebentar" kata Alex. Angel membereskan barang pentingnya kedalam tas. Lalu masuk kedalam mobil yang sudah ia siapkan.


"Bgagaimana keadaan sekarang, Lex" tanya Angel ia sudah siap denga setrinya.


"Angel angel" panggil Alex.


"Apa" tanya Angel.


"Merema kemari merek sudah menemukan kita" kata Alex.


"Huh, siapa mereka apa wartawan wartawan itu datang kembali" tanya Angel.


"Mereka sudah ada didepan gerbangmu" kata Alex sambil berteriak histeris.

__ADS_1


"Ah, mana kulihat" kata Angel ia merebut laptop itu dari Alx ia membuka ccv ruamhnya matanya melihat sekumpulan yang sanagt banyak berdiri didepan Mansion nya sambil meneriaki namanya.


"Apa yang harus kita lakukam" tanya Derick ia melihat Angel yang sedang mengotak atik laptop didepannya.


"Hanya ada satu cara" kata Angel.


"Apa itu" tanya Alex dan Derick dengan wajah penasaran.


"Kalian pakai sabuk pengaman kalian" kata Angel.


Ia memakai sabuk pengamannya. Ia mengeluarkan sebuah benda dari sakunya laku meninumnya.


"Apa itu" tanya Alex.


"Antimo, sapa tau entar gue mabuk" kata Angel.


Mobil mereka tiba tiba turun kebawah dan masuk ke sebuab tabung. Dibawah banyak berjejetmran mobil mewah dengan edisi yang terbatas.


"Siapa meluncur" kata Angel saat tabung itu tertutup. Angel menginjak gas mobil itu dengan kencang membuat mobil melreka melumcur dengan cepat bahkan mengalahkan roller coaster. Angel mengedarai mobilnya dengan baik baik supaya tak menabrak.


Setelah beberapa menit mobilnya pun mulai melambat. Mobil yang merkea tumpangi berhenti di depan tembok yang di tempeli tulisan.


'Berhenti dengan baik'


Angel menghela nafas akhirnya ia bisa berhenti dengan baik. Ia turun dari mobil disusul oleh Derick dan Alez mereka langsung berlari menuju tong sampah dan memuntahkan semuanya.


"Ihkk,,, menjijikan" kata Angel.


"Ngel, lo kok gak bilang bikitln jalur kayak gitu" kata Alex.


"Lo yang gak nanya" kata Angel.


"Ayo naik kita udah dirumahku" kata Angel.


Saat mereka naik merek sudah berada di ruang tamu rumah itu.


"Ini ada dimana, Ngel" tanya Alex.


"Di tengah hutan" kata Angel.


Ini rumah yang berbeda dari rumah pelampiasannya. Rumah ini lebih baik dan juga semua surat penting ada ditempat ini.


"Kita aka disini sambil menunggu Chris" kata Angel.


"Apa mereka akan kesini" tanya Angel kepada Derick yang sedang membuka jaketnya.


"Ah, mungkin besok akan datang" kata Derick.


"Kita akab tinggal disini sampai lusa atau minggu depan" kata Angel.


"Apa kah aman" tanya Alex.


"Sangat" kata Angel.


"Bagiman dengan Chris kenapa belum ada kabar" kata Angel.


"Bentar aku telpon Eji dulu" kata Alex ia mengambil ponselnya lalu menelpon Eji ketua kelompok yang menjemput Chris.


"Ah, Hallo tuan Alex. Mana bos mu. Jika menginginkan anaknya segera datang kepadaku" kata Orang disebrang sana. Alex menyalaka. loudspeakernya membuat semua yang ada disana mendengar.


"Mommy tolong" kata seorang anak kecil....


***

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2