
Happy Reading
***
Tak lama Angel dan yang lainnya sampai diapartemen yang di bilang tadi Angel sudah mengganti pakaiannya. Denga pakaian serba hitam dan tertutup. Ia turun dari mobil ia mengambil beberapa pistol dan pelurunya ia juga membawa satu pedang.
"Apa kau yakin Angel" tanya Alex dan Derick.
"Aku yakin. Apa pun itu jika membuat anakku bahagia aku akan mendapatkannya" Kata Angel ia mengelus kepala Chrsi lalu mengecupnya. Ia berjalam menjauh sambil.melampaikan tangannya. Ia menekan benda yang menempel ditelinganya.
"Mom, apa kau sudah sampai di depan gerbang" tanya Chris suara nya terdengar melalui benda itu.
"Belum tapi sebentar lagi sampai" kata Angel.
Ia melihat ada CCTV disana.
"Ada CCTV" kata Angel.
"Aku akan mematikannya" kata Alex. Ia seorang hacker andalah Angel walau ia juga tak kalah jago tapi ia malas dan membuat ia tak pernah mau meretas apa pun untuk dirinya.
"Sudah mati kau bisa masuk" kata Alex
Dengan hati hati Angel berjalan pelan pelan untuk masuk kedalam. Angel membuka gerbang dengan pelan tak ada yang berjaga didepan pintu gerbang. Angel masuk kedalam. Ia berjalan lebih dalam namun ia di kaget kan oleh seorang pria Dengan cepat Angel mencekik orang itu sambil menutup mulut laki laki itu. Dan tak lama laki laki itu terkapar tak bernyawa. Angel segera memindahkan mayat laki laki itu kedalam lemari yang ada didekatnya itu supaya tak terlihat orang.
"Ah, baru masuk aja udah ada yang mati" kata Angel.
"Tapi kenapa sepi ya" kata Angel sambil berjalan dengan pelan ia tak mau ketauan dengan cepat setidaknya saat ia sudah selasia mengambil data data orang itu ia boleh ketahuan.
Ia berjalan lagi dengan mengendap endap takut ketauan ia berjalan menaiki tangga namun ditangga pun ia bertemu seseorang Orang itu tiba tiba menarik tangan Angel membuat Angel kaget.
"Hei siapa kau" kata Angel.
"Hallo kakak" kata orang itu.
Saat Angel mendongkakkan kepalanya menatap orang itu yang ternyata adalah juniornya saat di kampus dulu.
"Eh, hai kenapa kau ada disini" tanya Angel.
"Ah, aku berkerja disini" kata orang itu.
"Hah, ternyata kau teman musuhku ya" kata Angel.
"Maksud kakak apa" tanya orang itu.
"Bos mu adalah musuhku dia yang telah menghancurkan kehidupanku dan keluargaku" kata Angel.
Orang itu menutup mulutnya dan air mata menetes Angel yang melihat itu gelagapan.
"Ah, aku tidak tau kalau bos ku musuh kakak aku akan segera keluar dari sini" kata orang itu.
"Hei kau mau mati ya" kata Angel.
"Kau disini saja jangan keluar. Kau pikir masuk kesini kaya masuk ke kamar mandi bebas kapan aja" kata Angel ia menatap laki laki itu sambil berdecak kesal.
"Sungguh tak baik" kata Angel.
"Kalau kau keluar kau akan di habisi oleh mereka lebih baik kau disini dan jika ada suatu kabar langsung beritahu aku ok" kata Angel.
__ADS_1
"Ok kakak" kata orang itu.
"Umurku 3 tahun lebih muda dari mu" kata Angel.
"Ah, aku tidak tau yang ku tau kakak senior ku" kata orang itu.
"Usiaku baru 24 tahun" kata Angel.
"Oh, benar kakak 3 tahun lebih muda dariku. Aku akan memanggil nama kaka jadi Angel kenapa disini" kata orang itu.
"Aku ingin mengambil data seseorang" kata Angel.
"Data siapa aku akan mengambilkannya kebetulan aku ditugaskan di tempat penyimpanan data" kata orang itu.
Angel tersenyum senang.
"Ah, kau tak perlu tau yang kau lakukan hanya membawa orang orang atau teman teman mu pergi dari tempat itu selama satu jam kurang ke.tempat yang jauh entah itu kanti atap apa pun tempat nya aku akan mencarinya sendiri" kata Angel
"Ok, kakak eh Angel" kata Orang itu.
"Hapus air matamu jangan menangis. akatanya cowo apalagi kamu masuk geng mafia jangan pernah menunjukan air matamu" kata Angel.
"Eh, ini mafia ya kemari saat aku masuk katanya cuma kumpulan biasa aja kaya arisan gitu kok tiba tiba ganti jadi mafia" kata orang itu.
"Eh, ya mana saya tau setelah itu kamu gak boleh mau dibohongi lagi." kata Angel.
"Kamu pergi sana ajak teman teman kamu" kata Angel.
"Kakak dengar dan ingat jangan mengambil data yang kertasnya berwarna emas dan jangan membuka apa apa pun yang memiliki warna emas katanya itu punya bos bayangan disini" kata Laki laki itu sambil mengeleleng gelengkan kepalanya.
"Kan aku sudah bilang itu punya bos bayanga yang sangat kejam dan jangan pernah menyentuhnya. Katanya sih itu emas asli aku tau itu dari temanku" kata laki laki itu.
"Ok sana pergi" kata Angel sambil mengusir laki laki itu
Lalu laki laki itu berjalan pergi dan segera menuju ruangannya yang berada di lantai 27. Angel berjalan mengendap endap supaya tak ketahuan. Ia sering melihat penjaga yang berjaga di lorong saat ia mengendap endap supaya tak ketauan. Angel sudah berada dilantai 26 kakinya seperti mau payah apa lagi ia harus lewat tangga. Saat ia berada di tangga sebelah kiri terdengar suara hentakan kaki. Angel segera bersembunyi di samping lemari da. tak lama orang orang itu lewat yang ternyata temannya tadi dan beberapa teman temannya.
Angel menghela nafas panjang ia berjalan.
"Ah, Angel nama laki laki tadi siapa" tanya Alex suaranya terdengar dari alat yang menempel di telinga Angel.
"Ah, dia namanya siapa ya lupa emmm. Oh ia namanya Dennis" kata Angel
"Dia junior ku saat di kampus dia sangat pintur dan dia berkerja di sini di ruang data. Tenang dia bukan lawan tapi kawan dia di tipu oleh orang orang disini" kata Angel.
"Ok, aku tak usah banyak bicara jika ada yang mendengarmu itu akan jadi sulit" kata Alex
"Ok" kata Angel. Ia telah sampai diruangan yang ia tuju didepannya ada pintu berwarna coklat dengan papan yang tergantung dengan kata Ruang data.
Angel membuka pintu dengan perlahan lalu masuk kedalam ia menutup pintu itu dengan pelan. Ia tak mungkin membuka pintu itu karena akan membuat orang lain curiga.
Angel masuk kedalam ruangan itu dengan hati hati lalu menutup pintunya. Ia mengambil senter disakunya lalu menyalakannya ia mulai mencari. Ia sudah mememriksa semua laci kotak buku kertas yang ada tapi ia tak mendapatkan apa apa.
"Dimana sih" kata Angel ia tak mendapat kertas berwarna emas dan apapun yang berwarna emas.
"Ah, sungguh melelahkan aku sudah mencari sampai setangah jam tapi tak dapat dapat" kata Angel
"Ayo semangat Angel kau pasti bisa mendapatkan apa yang kau mau kasihan sikecil sudah menunggu mu dengan penuh harapan" kata Angel.
__ADS_1
Ia berdiri dan mulai mencari sampai ia melihat seseuatu yang mengkilap diatas lemari tinggi. Angel mengangkat kepalanya keatas lalu melihat dengan baik benda itu dan matanya seketika membulat saat melihat itu. Ia mengambil kursi yang ada didekatnya lalu berusaha menggapai kotal yang masih agak jauh diatasnya. Ia berjinjit supaya dapat menggapai kotak berwarna emas itu tapi ia malah terjatuh karena kehilangan keseimbangan dan malah jatus kedalam pelukan seseorang. Angel membuka matanya karena saat ia terjatuh ia menutup kedua matanya. Ia melihat ia terjatuh ke atas tubuh seseorang. Angel langsung berdiri. Ia berjalan menjauh.
"Angel apa yang terjadi" kata Alex yang terdengar oleh Angel lewat benda yang menempel di telinga Angel.
'Gak bisa diam apa' batin Angel.
Laki laki itu berdiri ia berjalan mendekati lemari itu lalu mengambil kotak yang ada di atas lemari. Laki laki itu berjalan mendekati Angel saat sudah dekat laki laki itu malah memarik benda yang menempel di telinga Angel lalu menhancurkannya. Angel terkejut melihat itu ia mendang kaki laki laki itu membuat laki laki itu mundur beberapa langkah. Angel menodongkan senjatanya kekepala laki laki itu. Tapi laki laki itu juga sama ia juga menodongkan pistolnya ke kepala Angel. Ange tersenyum lalu menurunkan pistolnya.
"Tembak saja aku" kata Angel.
"Aku bukan laki laki bodoh yang menyakiti wanita" kata laki laki itu.
"Apq lagi wanita yang seperti JANDA" kata laki laki itu sambil menekan kata janda.
"Apa masalahnha kalau aku janda" kata Angel.
"Toh gak ada urusannya sama mu" kata Angel.
"Kan kasihan kalau anaknya hidup sendiri" kata laki laki itu.
"Tapi anakmu sangat pintar aku bisa mengambil otaknya dan memkainya untuk robot baru ciptaanku" kata laki laki. Angel terkejut mendengar itu kembali mengangkat pistolnya.
"Lebih baik kau mati" kata Angel tapi laki laki itu lagi lagi mengikuti Angel ia mengangkat pistolnya lagi seperti yang di lakukan Angel.
Angel yang melihat itu bergerak dengan cepat ia menedang pistolnya membuatnya melayang jauh dari laki laki itu dan laki laki itu memegangi tangannya yang tertendang oleh Angel.
"Berikan kotak itu" kata Angel.
"Oh, kau sangat ingin dataku bukam" kata laki laki itu.
"Oh, ternyata kau yang di maksud bayangan hitam Nathan" kata Angel.
'Kenapa dia sangat mirip dengan orang yang mengikuti diriku ya. Apa aku salah ya' batin Angel.
"Untuk apa kau itu" kata laki laki itu yang tiba tiba menarik tangan Angel saat melamun.
"Kemampuanmu dalam bertarung sangat menurun ya" kata laki laki itu.
Laki laki itu mengunci pergerakan Angel ke tembok lalu.
"Aku akan menjawab pertanyaanmu dengan baik jika kau memintanya dengan baik" bisik orang itu.
Angel menginjak kaki laki laki itu dan Angel segera membuka saat ia berbalik ia menarik masker laki laki itu membuat Angel milihat wajah laki laki itu dan ternyata laki laki itu adalah......
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN, YA
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
TBC
__ADS_1