Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
Bab 57


__ADS_3

Happy Reading


***


Lyandra tertidur setelah menangis mengingat semua penderitaannya. Ia bermimpi ia berada di sebuah taman. Ia berjalan sambil melihat kekanan dan kekiri. Banyak bunga bermekaran dan warnanya sangatlah indah. Lyandra memetik satu bunga berwarna putih.


Tiba tiba seorang perempuan menghampirinya. Lyanda berlari melihat perempuan yang ternyata mirip dengan mamanya. Wanita itu mengelus kepala Lyandra dengan lembut. Lyandra merasakan apa yang ia belum rasakan dulu.


"Happy Brithday, Sayang" kata Wanita itu.


"Jangan pernah larut dalam kesedihan bangkitlah buatlah kebahagiaanmu sendiri jangan pedulikan orang di masa lalumu. Yang lalu biarlah berlalu. Masa depanmu masih panjang dan juga banyak orang yang menyayangimu. Dan sekarang raih kebahagianmu, Ok. Kau putri satu satunya Vonderenty. Selama sejarah Vonderenty hanya kau lah yang pertama kali lahir sebagai perempuan. Kakak kakakmu menyayangimu. Dan sayangi juga mereka. Kami semua menyayangimu" kata wanita itu. Perlahan ia melepaskan pelukan Lyandra. Ia berjalan mundur dan perlahan wanita itu menghilang. Membuat Lyandra mencari cari wanita itu. Dan akhirnya Lyandra terbangun dari mimpinya.


"Hosh, hosh, hosh"


Lyandra terbangun dari mimpinya ia melihat laki laki tampan didepannya. Ia lansung menatap tajam laki laki itu.


"Happy Brithday, Honey" kata Darren sambil membawa kue ulang tahun yang diatasnya ada lilin berbentuk angka satu dan delapan.


"Dia mengingat ulang tahunku" guman Lyandra dengan pelan tapi tetap didengar oleh Darren.


"Aku selalu mengingat segalanya tentangmu. Kau suka warna putih, biru dan merah, Kau sangat suka mawar putih dan segala yang berwarna putih. Kau suka rasa stroberry, kau alergi kacang, dan kau sangat benci pengkhianatan" kata Darren.


"Kau mengkhianatiku Darren" guman Lyandra.


Darren memeluk Lyandra. Lyandra pikir Darren akan marah mendengar ucapannya. Lyandra menangis.


"Kenapa aku selalu mendapat penderitaan ini Darren. Apa salahku dimasa lalu kenapa semuanya menjahatiku" kata Lyandra.


Darren melepaskan semua ikatan Lyandra. Ia membawa Lyandra ke sebuah sofa yang kini ada di dekat mereka. Lyandra memeluk Darren ia menangisi hidupnya.


"Kenapa Darren ayo jawab aku" tanya Lyandra.


"Semua tak jahat kepadamu Lyandra hanya kau saja yang tak tahu kebaikan mereka" kata Darren ia mengelus punggung Lyandra.


"Semua pergi dariku. Hanya Zio dan Ken yang ku punya tolong lepaskan aku. Aku ingin pergi dari sini aku akan berbicara kepada Bella untuk menyerahkan Damzel kepadaku. Aku akan memberikan semua yang aku punya kepadanya" kata Lyandra ia memegang tangan Darren.


"Lyandra berhenti memikirkan laki laki itu kau punya aku. Aku mencintaimu. Aku akan membahagiakanmu jadi berhenti membicarakan dia" teriak Darren.


"Tapi aku mencintai Danzel. Tolonglah kau mengerti Danzel" kata Lyandra.

__ADS_1


"Kau pikir aku akan rela melihatmu dengannya" teriak Danzel.


"Kau harus rela Darren" kata Lyandra yang ikut berteriak.


"Tak ada cara lain untuk membuat kau selalu ada di dekatku" kata Darren.


Dengan cepat Darren mencium bibir Lyandra lalu **********. Lyandra memberontak tapi tetap saja Darren memeluknya dengan erat sampai ia tak bisa kabur. Dan yang seharusnya tak terjadi pun terjadi.


***


Paginya Lyandra terbangun semua bagian tubuhnya terasa sakit. Rasanya seperti remuk. Ia berusaha untuk duduk dan setelah duduk ia melihat tubuhnya banyak bekas ciuman dari Darren di badannya dan bagian bawahnya pun terasa sangat perih. Lyandra menangis. Darren telah merenggut mahkotanya. Ia semakin membenci Darren. Lyandra memukul wajah Darren dengan kuat membuat Darren yabg tengah tidur terbangun.


"Darren ******** kau. Kau telah merenggut kesucianku" teriak Lyandra. Ia memukul mukuli Darren.


"Ini masih pagi Lyandra. Jangan menggodaku" kata Darren


"Diam kau" teriak Lyandra.


"Hiks, hiks, hiks. Kau jahat Darren membencimu hiks, hiks, hiks" teriak Lyandra diiringi tangisnya.


"Maafkan aku Lyandra" kata Darren ia bangun dan memeluk Lyandra.


"Aku akan memaafkanmu tapi kau harus jauh jauh dariku" kata Lyandra


Lyandra berjalan sambil menuju kamar mandi dengan hati hati badannya sakit semua. Darren yang melihat akibat kelakuannya berjalan dan menggendong Lyandra menuju kamar mandi. Ia meletakan Lyandra di bathtub yang sudah ia isi dengan air hangat.


"Aku keluar kalau kau butuh sesuatu panggil saja aku" kata Darren.


Tak ada jawaban Dari Lyandra. Ia lebih memilih membersihkan badanya karena telah kotor karena bekas Darren. Lyandra menagis pelan melihat tubuhnya. Ia sudah tidak suci lagi dan Danzel mungkin tak akan menerimanya lagi. Setelah setengah jam Lyandra keluar dari kamar mandi dengan handuk putih melilit di badannya. Ia sudah bisa berjalan walau terseok seok. Lyandra melihat ada beberapa paper bag di atas kasur yang sekarang sudah bersih. Lyandra membuja isinya dan ternyata itu baju ubtuk ya. Darren sudah keluar dai kamar setelah Lyandra keluar dari kamar mandi.


Lyandea memakai bajunya. Ia melihat wajah dan tubuhnya di kaca. Banyaj tanda di lehernya.


'Aku harus menjauhinya' batin Lyandra.


***


2 bulan berlalu


Lyandra menjauhi Darren. Jika ia melihat Darren ia akan menjauh dan Darren yang melihat sikap Lyandra pun hanya bisa menghela nafas panjang. Ini salahnya karena telah membuat Lyandra makin benci dan marah kepadanya. Membuat Darren menyibukan dirinya dengan tugas kantornya. Dan Lyandra ia sudah di perbolehkan untuk kembali berkomunikasi dengan Arthur saja. Karena ia hanya boleh membicarakan tentang bisnis saja.

__ADS_1


Darren selalu berpergian ke luar negri dan kota supaya ia tak terlalu memikirkan Lyandra. Setiap Seminggu sekali Darren pulang kerumahnya seperti sekarang Darren sedang ada di rumahnya. Lyandra berada di taman sambik bermain air. Ia menatap Darren yang tengah serius menatap laptopnya sambil menggerutu. Ia tertawa pelan melihat Darren yang sibuk. Ia berjalan mendekatia Darren.


"Kau kenapa" tanya Lyandra


Darren terkejut melihat Lyandra ini pertama kalinya Lyandra bicara kepadanya setelah kejadian di malam itu.


"Aku hanya bingung melihat ini" kata Darren.


Lyandra melirik sebentar berkas berkas di depan Darren lalu tersenyum.


"Seperti ini" kata Lyandra


Lyandra menjelaskan semuanya kepada Darren dengan teliti dan jelas setelah beberapa saat Lyandra menjelaskan dan akhirnya Darren mengerti. Saat Lyandra inginpergi tiba tiba ia mual ia berlari kekamar mandi ia memuntahkan semuanya. Darren yang melihat ity langsung berlari menuju Lyandra. Lyandra baru keluar dari kamar mandi.


"Kau kenapa" tanya Darren.


"Aku tak kenapa napa hanya mual saja" kata Lyandra.


"Kita harus periksakan dirimu ke dokter aku tak ingin kau kenapa napa" kata Darren.


"Aku tak apa apa Darren" kata Lyandra.


"Tinggal periksa saja kenapa kau tak mau" kata Darren.


"Aku tak mau" kata Lyandea ia berjalan menuju tangga tapi belum selangkah ia tiba tiba pingsan. Darren mengendong Lyandra menuju kamarnya ia langsung menelpon dokter pribadinya.


Tak lama seorang laki laki tampan berjas putih datang bersama 2 orang wanita. Mereka memeriksa keada Lyandra. Laki laki hanya tersenyum setelah memeriksa Lyandra.


"Dia kenapa Vino" tanya Darren.


"Itu biasa terjadi" kata laki laki yang bernama Alvino tapi kerap dipanggil Alvino.


"Maksudnya apa Vin lo yang jelas napa" kata Darren.


"Istri lo sekarang sedang hamil" kata Alvino


"Hamil" guman Darren.


TBC

__ADS_1


__ADS_2