
Happy Reading
***
Ia meneliti semaua barang yang ada dikamarnya. Dan dia melihat sebuah benda asing berwarna merah. Ia mengambil benda itu yang ternyata berisi cincin. Angel membuka kertas yang ada disana.
'Will you marry me'
Angel ingin muntah membaca isi kertas itu. Ia memakainya di jarinya ternyata muat.
"Apa dia sengaja membuatnya untukku" tanya Angel pada dirinya sendiri.
Ia menatap dirinya dikaca. Aku merasa pernah melihat cincin ini tapi dimana itu yang di pikirkan oleh Angel.
"Ah, ia kakek tua itu" kata Angel.
Ia ingat kakek tua yang pernah bertemu dengannya yaitu kakeknya yang seorang musisi. Ia menelpon kakeknya untuk menyuruhnya datang ke mari dengan beberapa orangnya.
"Aku pernah lihat kakek memakai ini saat aku kecil" kata Angel
Angel menyimpan kembali cincin itu namun tak bisa dilepas membuat Angel kesal. Angel mencoba menggunakan sabun namun tetap saja. Dan akhirnya Angel menyerah dan terus memakainya sampai ia tertidur.
***
Paginya Angel segera bangun. Ia menunggu kabar dari kakeknya sudah sampai atau belum. Alex dan yang lain terus memperhatikan tangannya.
"Apa liat liat" tanya Angel.
"Itu cincin dari mana Ngel" akhirnya Alex bertanya.
"Bukan dari siapa siapa" kata Angel.
"Ngel, perusahaan udah nelpon dari kemarin. Katanya banyak yang harus diurus" kata Alex.
"Kita akan pulang sekarang" kata Angel ia berdiri.
"Kalian tak usah mencari Chris. Aku ingin liat apa yang akan dilakukan kepada Chris" kata Angel. Lalu ia pergi kekamarnya ia memberesakan barangnya lalu turun kebawah disana semuanya sudah siap siap. Angel dan yang lain berangkat menuju Jakarta bersama.
***
Mereka semua sudah sampai di Jakarta didepan perusahaan Angel semua berkumpul banyak wartawan yang ada disana sambil berusaha masuk kedalam.
"Ada apa ini semua" tanya Angel.
"Maaf, Bos. Semuanya ingin bertemu dengan Bos sejak kejadian itu" kata bawahan Angel.
"Apa sih yang ingin mereka tau" tanya Angel.
__ADS_1
Ia berjalan menuju kerumunan itu. Menarik meja yang biasanya untuk para satpam menaruh minumannya. Angel menariknya ke depan kerumunan dan naik ke atasnya. Ia meminta mic yang biasanya di pakai resepsionisnya.
"Diam semuanya" teriak Angel. Semuanya seketika diam dan mereka berpokus kepada Angel. Angel yang melihat itu tersenyum lalu mengeluarkan wajah galaknnya.
"Kalian pikir perusahaanku ini tempat apa, hah" teriak Angel ia mengepalkan tangannya.
"Saya bisa menuntut kalian semua karena tindakan kalian itu ya." teriak Angel.
"Cepat sekarang kalian mau nanya apa den setelah selesai bertanya kalian harus segera pergi dari sini atau saya akan membuat kalain tak akan pernah berkerja lagi sampai selama lamanya" kata Angel. Semuanya kembali riuh dan mulai bertanya membuat Angel pusing. Ia menatap satu persatu wartawan dan kembali bertanya.
"Hanya 4 pertanyaan dan tak lebih dari itu" kata Angel.
"Apa hubungan Anda dengan Kakak dari Elise yaitu Alexa" tanya wartawan 1.
"Teman, saya berteman dengan Alexa. Aku menemukannya terambang di pantai dan membawanya ke sebuah gua karena terlalu jauh dari penginapan. Mulai saat itu aku berteman dengan Alexa" kata Angel dengan cepat.
"Apa anda benar benar pembunuh Alexa" kata Wartawan 2.
Angel berdecih kesal ia mengeleng.
"Nona Alexa meninggal karena kecelakaan ia tak sengaja jatuh dari tangga dan sudah di bawa kerumah sakit tapi memang sudah takdirnya ia tak bisa hidup lama" kata Angel sambil menatap kesal orang yang bertanya.
"Dimana jasad Alexa dikuburka" tanya wartawan 3.
Angel diam sebentar lalu ia mengeluarkan sebuah kertas yang dimana itu merupakan tulisan Alexa ia memberikan kertas itu kepada seorang wartawan.
ku. Dan juga aku merasa curiga apa Elise adik dari Alexa karena aku tidak yakin apa dia berlaku baik kepada Alexa. Karena saat aku bertemu dengan Alexa ia bilang ia di dorong oleh musuhnya dan dia bilang tak ada yang bisa ia sebut kakaknya tapi kenapa ia bergaya seperti seorang adik yang kehilangan seorang kakak yang sudah bersamanya menjalani hari hari buruk. Dan kenapa baru vertanya sekarang padahal kematian Alexa 8 tahun lalu" kata Angel panjang lebar membuat para wartawan yang ada disana memikirkan kata kata Angel.
"Aku memiliki hubungan yang baik dengab kakakku" kata Elise yang tiba tba datang dengan Nathan sampingnya.
"Hah, hubungan baik bagaimana kau saja baru menanyakan kematian kakakmu sekarang" kata Angel
"Aku baru mengetahui kalau kakakku sudah meninggal baru bebrapa hari yang lalu" kata Elise.
"Berarti itu tandanya kau kurang komunikasi dengan kakakmu. Dan kau tak perduli apa kakakmu masih hidup sampai sekarang. Seorang adik yang baik akan menanyakan dimana keberadaan kakaknya jika sudah beberapa hari tak memberi kabar apa lagi pergi tanpa memberitahu kemana ia akan pergi" kata Angel ia menatap remeh Elise.
"Dia kakakku dan aku yang tau bagaimana kakakku. Dan kau apa kau *** perasaan seorang adik yang kehilangab kakaknya" kata Elise.
"Aku tau bagaimana kehilangan seorang kakak. Aku punya dua kakak laki laki walau aku tak bisa berada disisinya sekarang tapi aku cukup bahagia melihatnya bisa hidup bahagia dan tak punya banyak masalah" kata Angel.
"Lalu apa kau tau tentang perasaan itu. Kalau memabg benar kemana kau dari kemarin kenapa baru menyadari kakakmu tidak ada setalah bertahun tahun" kata Angel.
"Aku benar benar sedih kehilangan kakakku tapi aku lebih sedih setalah mengatahui kalau jasad kakakku disembunyikan oleh temannya" kata Elise ia tiba tiba menangis dan memeluk Nathan.
"Aku tak pernah mau memberitahumu dimana Alexa dikubur" kata Angel.
"Nona Angel tolong beritahu dimana karena Elise adalah adiknya jadi dia berhak tau dimana Kakaknya di makamkan" kata Nathan.
__ADS_1
"Itu bukan urusanku. Sekarang kalian pergi dari perusahaanku" kata Angel.
Seorang wartawan mengangkat tangannya. Angel menatap wartawan itu dengan tajam. Lalu dengan gugup wartawan itu bertanya.
"Apa nama asli nona adalah Cassanda Angelina Wilson" tanya wartawan itu membuat semuanya menatap wartawan itu.
***
Angel membanting semua barang barangnya sekarang ia sedang tak ingin bertemu siapa siapa. Ia menghancurkan semua yang ada didekatnya. Alex yang ada disana berusaha menghentikan Angel tapi tak berhasil dan Angel yang merasa sebal makin menghancurkan barang barangnya. Ia sangat sensitif dengan kata kata itu tapi masih saja ada yang menggunakan kata kata itu.
"Angel hentikan untuk apa kau menghancurkan barang barangmu" teriak Alex.
"Aku baru saja membeli vas bunga itu di pemeran" kata Alex
"Sudah hentikan Angel" kata Alex.
"Kenapa krang itu harus menanyakan itu didepan semua orang" kata Angel.
"Cepat habisi dia aku tak ingin ada dia didunia ini" kata Angel ia melempar gelas yang ada didekatnya.
"Aku sudah menyuruhnya" kata Alex ia menarik tangan Angel dan mengikatnya dengan dari yang ia pakai.
"Lepasin bodoh" kata Angel ia mengerak gerakan tangannya.
"Kan kalau udah kaya gini enak" kata Alex
"Lepasin Alex kau mau ku pecat" teriak Angel ia menendang perut Alez dengan kaki kirinya. Membuat Alex terbentur ke tembok.
"Kau pikir dengan mengikat kedua tangaku aku tak bisa berbuat apa apa kepadamu" kata Angel ia berjalan lalu ia menginjak perut Alex.
"Jangan lupa siapa aku sebenarnya" kata Angel ia membuka ikatan ditangannya dengan mulutnya. Ia mencengkram dagu Alex lalu menonjoknya.
"Dengan kau pikir kau adalah temanku aku tidak menyakitimu kau salah besar" kata Angel lalu pergi meninggalkan Alex.
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MOHON MAAF JIKA ADA KESALAHAN, YA
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
Bersambung
__ADS_1