Lyandra Is Fake Nerd

Lyandra Is Fake Nerd
S2 ~ Bab 29


__ADS_3

Happy Reading


***


"Tak punya sopan santun ya" kata wanita itu.


"Kau pasti sala satu wanita jal**g yang berusaha mendekati Presdir" kata wanita itu dambil menatap rendah Angel.


"Aku tak punya waktu untuk menggoda laki laki bodoh itu" guman Angel.


"Kalian para jal**g memang ya selalu memekai segala cara mendekati tuan Presdir" kata wanita itu.


"Aku bukan jal**g" kata Angel.


"Cepat katakan dimana ruangan nya" bentak Angel.


Wanita didepannya tiba tiba mengangkat tangan nya hendak menampar Angel.


'Plakk'


Namun bukan Angel yang terkena tamparan melainkan Alvaro yang sempat berdiri didepan mengantikan Angel.


"Presdir/Alvaro" kata mereka berdua.


Alvaro menarik tangan orang yang menamparnya lalu melemparkannya pergi jauh.


"Aku tak ingin ada orang yang tidak sopan di tempatku" kata Alvaro.


"Maafkan aku Tuan tolong jangan pecat aku" kata Wanita itu.


"Dia yang memulainya. Dia yang ingin menggodamu sama seperti yang lai. Dia hanya berpenampilan seperti biasa tapi ia berniat menggodamu" kata wanita itu sambil menunjuk Angel.


"Hah, aku" guman Angel.


"Cepat seret wanita itu pergi dari kantorku" kata Alvaro kepada satpam yang berjaga di pintu masuk.


"Tuan jangan pecat aku" teriak wanita itu dengan tangisnya saat diseret pergi.


***


Sekarang Angel dan Alvaro ada di


ruangan Alvaro. Angel duduk di depan Alvaro. Ia membuka jaket dan maskernya. Lalu menatap tajam Alvaro.


"Cih, karyawanmu berkata aku ingin mengodamu" kata Angel ia menunjuk dirinya lalu Alvaro. Ia tertawa pelan.


"Aku tak punya waktu luang untuk melakukan itu" kata Angel.


"Tapi kalau kau mau aku bisa menjadi suami mu" kata Alvaro debgan santai.


"Hah"


"Sekarang aku mau bertanya kenapa kau mengajak ku pergi ke pesta bersama besok" tanya Angel.


"Oh itu hal yang mudah dijawab" kata Alvaro.


"Cepat jawab" kata Angel.


"Yang pertama karena aku tak punya teman dan yang kedua karena aku tau kau juga ak punya teman" kata Alvaro.


'Cih, percaya diri sekali dia aku tak punya teman untuk kesana banyak yang ingin bersamaku dan ingin pergi dengan ku bahkan banyak orang yang berebut untuk menyentuh tangan ku' batin Angel


"Pffftt, hahahahaha kau mempunyai rasa percaya diri yang tinggi ya" kata Alvaro. Angel menatap Alvaro bingung.


"Kau kenapa" tanya Angel.


"Gak kenapa napa kok" kata Alvaro


"Kita aka pergi bersama besok aku akan menunggumu didepan kantormu" kata Alvaro.


"Aku belum setuju tapi kenapa kau sudah mengatur waktu nya" kata Angel.


"Aku akan tetap menunggumu nanti" kata Alvaro.


"Heh, terserahmu aku mau pulang sudah malam" kata Angel ia kesal dengan Alvaro. Ia memakai jaket dan maskernya.


'Entah kenapa aku bisa bertemh dengan Laki laki seperti ini' batin Angel.


"Sampai jumpa besok" kata Angel lalu pergi.


***

__ADS_1


Keesokan harinya. Angel sudah bersiap. Ia mengenakan gaun berwarna merah dan make up yang natural. Ia mengerai rambutnya. Ia berjalan menuju mobil Alvaro yang terparkir didepan kantornya. Ia membuka pintu mobil Alvaro lalu masuk kedalam.


"Malam cantik" kata Alvaro.


"Heh, berhenti mengatakan itu cepat sekarang kita sudah telat" kata Angel ia mengeluarkan ponselnya lalu menelpon Diana.


"Hallo Diana" kata Angel.


". "


"Ya, aku sekarang sedang dalam perjalanan" kata Angel ia menatal tajam Alvaro supaya menjalankan mobilnya.


Alvaro mengangguk lalu menjalankan mobilnya.


"Ia. Aku akan selalu waspada" kata Angel.


". "


"Ia, tunggu aku disana, Bye" kata Angel ia mematikan hp nya.


Alvaro menatap bingung Angel.


"Waspada karena apa" tanya Alvaro


"Bukan apa apa" kata Angel


***


Mereka sampai di depan hotel merupakan tempat pesta yang diselenggarakan oleh Nathan. Angel dan Alvaro berjalan beriringan memasuki tempat acara. Mereke seperti bintang utama yang ada diacara itu. Angel berjalan dengan anggun menghadapi dua pasangan yang tengah berbincang dengan beberapa orang.


"Ayo kita temui mereka" kata Alvaro ia menarik tangan Angel dan berjalan menuju mereka.


"Selamat malam" kata Alvaro.


"Hai Nathan" kata Alvaro ia memeluk Nathan.


"Kau tak berubah ya Alvaro" kata Nathan.


Nathan menatap Angel dan terkejut.


"Cassandra" kata Nathan. Ia menatap terkejut Angel.


"Angelina Cassa" kata Angel sambil mengulurkan tangannya.


"Nathan" kata Nathan.


"Aku istrinya Elise" kata Wanita disamping Nathan sambil menatap tajam Angel.


"Hai aku Angel" kata Angel dengan ketus.


"Alvaro mana Adelia" tanya Elise.


"Entah" kata Alvaro.


"Kenapa kau bersama wanita itu bukan dengan Adelia" tanya Elise.


"Wanita mana maksudmu" tanya Alvaro.


"Yang disampingmu" kata Elise.


Angel tersenyum sinis.


"Angelina Cassa. Nona Elise bisa memanggilku Angel" kata Angel dengan penuh penekanan.


"Namamu ternyata Angel. Aku merasa familiar dengan namamu" kata Elise.


"Ah, sepertinya kalian tertinggal berita" kata Angel.


"Aku pergi dulu" kata Angel.


Ia berjalan menghampiri Diana yang sedang mencicipi makanan dengan suaminya.


"Hai Tomi, hai Diana" kata Angel.


"Hai Ngel" kata Tomi dan Diana.


"Kamu sama siapa ke sini" tanya Tomi.


"Alvaro" kata Angel.


"Oh, pengusaha itu ya" kata Tomi.

__ADS_1


"Ia" kata Angel.


"Ngel, kamu udah ketemu sama Nathan and istrinya gak" kata Diana


"Udah" kata Angel dengan santai.


"Lo gak apa apa kan" tanya Diana ia meletakkan makanannnya dimeja dan langsung memegang kedua bahun Angel.


"Ya, emang aku kenapa?" tanya Angel


"Ah, aku kira kamu akan menangis melihat itu" kata Diana.


"Tomi lebih baik kau segera memeriksakan istrimu ke dokter apa dia waras atau tidak. Dia bilang aku akan menagis karena hal kecil itu" kata Angel ia mendorong Diana ke Tomi.


"Angel aku punya kabar baik" kata Diana.


"Apa" tanya Angel dengan penasaran.


"Aku hamil" kata Diana.


"Wah, selamat ya hebat banget sih padahal baru Beberapa bulan yang lalu nikah nya." kata Angel sambil tersenyum menggoda ia mencolek pinggang Diana.


"Kasih anak kembar ya" kata Angel


"Kenapa gak kamu sendiri aja yang bikin, Ngel" kata Tomi. Angel terkejut mendengar kata kata Tomi sedangkan Diana malah tertawa.


"Bwhhahahaha, benar juag ya kenapa tidak kau saja yang membuatnya" kata Diana


"Cih, aku tak punya rencana untuk menikah" kata Angel.


'Mereka adalah senyum ku. Tadi rasanya sakit melihat Nathan bersama dengan orang lain tapi mereka sudah membuat hariku bahagia' batin Angel.


"Ah, Angel kau tak membawa Chris" tanya Tomi.


"Aku tak ingin membuatnya tak nyaman" kata Angel.


"Yah, padahal kami membawa Tony untuk bersama Chris" kata Tomi.


"Dia bisa datang kerumah ku" kata Angel.


"Aku lihat sepertinya Tuan Alvaro menyukaimu" kata Diana.


Ia melihat kalau Alvaro menatap Angel dari jauh.


"Kau tak mau bersama laki laki seperti dia" kata Angel.


"Apa kurangnya sih. Udah mapan, tampan, Pinter. Idaman banget donk" kata Diana.


"Aku tidak mau" kata Angel.


"Hah, nyesel entar kalo udah sama orang lain" kata Diana.


"Biasa aja. Udah ngapain ngomongin dia" kata Angel.


"Kalau gak salah Tunangannya Tuan Alvaro datang deh nanti" kata Tomi


"Tapi kenap dia bareng sama Angek dan bukan sama Tunangan nya" kata Diana.


"Mana ku tau" kata Angel.


"Gue dengar tunangannya galak, cerewet, lidah tajem, dan sombong" kata Diana


"Wah parah nih hati hati, Ngel. Entar lo di amuk sama calon istrinya" kata Tomi.


"Tapi kayaknya ini ya. Istrinya Nathan juga gak suka sama lo deh" kata Diana.


"Wah, hebat ya kamu Ngel. Sekali datang ke suatu tempat langsung punya banyak musuh" kata Tomi.


"Kalian bukannya ngasih saran supaya gima. gitu malah nge ejek gue. Hebat banget ya" kata Angel.


"Wah, ada pelakor nih" kata seseorang


AUTHOR :


Hai semuanya 👋👋


Gimana ceritanya jangan lupa tinggalkan jejak??


Jangan lupa Komen Like dan Vote ya !!!


Bye bye semuanya 👋👋

__ADS_1


TBC


__ADS_2