
Happy Reading
***
"Hidungmu bengkok" kata Angel ia menggambil sebuah buku cek.
Ia menulis sesuatu lalu mengambil dompetnya. Ia melempar beberapa lembar uang berwarna merah ke wajah wanita itu sambil tertawa.
"Tak ada yang tak bisa ku beli." kata Angel
"Bahkan aku pun bisa kubeli sekarang juga" kata Angel ia berjalan menghampiri anaknya. ia menngendong anaknya.
"Cepat operasi plastik kembali hidungmu yang sudah hancur itu" kata Angel.
"Uang yang kuberika cukup untuk membeli gaun baru mu itu lagi bahkan yang asli dan cepat perbaiki hidung mu" kata Angel
"Operasi plastik" guman Angel.
Angel berjalan mendekati Diana dan Tomi sambil mengendong Chris.
"Selamat untuk kalian, kami permisi dulu" kata Angel ia langsung pergi. Ia tak sengaja berpapasan dengan wanita dan laki laki yang kemarin ia temui.
Angel hanya tersenyum tipis lalu pergi. Semua mata tertuju padanya. Dan disana ada juga laki laki yang menatap kepergian Angel dengan smirknya.
"Kita langsung pulang mom" tanya Chris.
"Ya, ia lah emang mau ngapain" tanya Angel
"Kata bi ijah ada pasar malam" kata Chris ia manatap mommy.
"Kita pergi kesana ya" kata Chris ia memeluk mommynya.
"Ok, kita pergi kesana" kata Angel.
"Horeeeee" seru Chris.
"Ayo masuk" kata Angel ia menurunkan Chris dari gendongannya.
"Ok, mommy" kata Chris
Chris masuk kedalam mobil begitu juga dengan Angel. Dengan cepat Angel mengedarai mobilnya menuju pasar malam.
Akhirnya Mereka sampai di pasar malam. Chris segara berlari masuk kedalam pasar malam. Angel dan Chris menaiki semua whana permaianan yang ada. Sekarang mereka sedang sudah dibawah pohon sambil memakan gulali.
"Enak, mom" kata Chris
"Hmmm" balas Angel. Ia menatap seorang wanita tua yang mengangkat beberapa barang yang berat dan kini sedang dihadang oelh beberapa penjahat. Tak ada yang membantu nenek itu.
"Kamu tunggu disini sebentar ya" kata Angel.
"Ok, mom" kata Chris
Angel menghampiri orang orang itu.
"Lepasin nenek itu" kata Angel
"Kamu mau apa hah gadis cantik" kata laki laki 1.
"Jadi orang jangan jadi pengecut donk. Dasar sampah" kata Angel
"Maksud lo apa bilang kami sampah, hah" kata laki laki 1.
__ADS_1
"Sebenarnya gak ada maksud apa apa sih, cuma aku gak suka aja liat ada orang tua yang di gangguin" kata Angel.
"Kalau kau mau kami melepaskan wanita tua itu maka bayar hutang nenek itu" kata laki laki 2.
"Berapa sih hutang nenek itu sampe harus ngegganguin orang tua" kata Angel ia mengeluarkan buku cek dari saku jaketnya.
"Aku yakin kau pun tak akan sanggup membayarnya" kata laki laki 3.
"Oh ya" kata Angel
"Hutang wanita tua itu 50 jt" kata laki laki 2.
"50 jt, ok " kata Angel ia menulis sesuai dengan nominal yang dibilang laki laki tadi.
"Hutang nenek itu udah luans bukan sekarang mending kalian kalian pergi" kata Angel ketiga laki laki itu pergi sambil membawa cek yang diberikan Angel.
***
Para ketiga preman itu sudah pergi. Angel membantu nenek nenek itu untuk berdiri. Angel tersenyum kepada nenek itu.
"Nenek gak apa apa" tanya Angel
"Gak apa apa kok, Neng" kata Nenek itu.
"Rumah nenek dimana biar Angel anter pulang" kata Angel ia mengulurkan tangannya.
"Emang gak apa apa neng" tanya nenek itu.
"Gak apa apa kok nek" kata Angel. Ia segera membantu nenek nenek itu berjalan menuju tempat Chris menunggu.
"Itu adik kamu neng" tanya nenek nenek itu.
"Eh, gimana ya nek, enggak dia bukan adik Angel" kata Angel ia bingung mengatakan apa. Jika ia mengatakan anak maka nenek itu akan menganggapnya wanita murahan yang diuisa muda sudah punya anak.
"Wah, ganteng ya" kata nenek itu.
Jauh dari perkiraan Angel. Ia kira nenek itu akan menjauhinya ternyata malah memuji anaknya.
"Pasti ayahnya juga ganteng" kata nenek nenek itu.
"Ia nek" kata Angel sambil mengangguk.
"Nenek ini siapa mom" tanya Chris.
"Tadi nenek ini yang mommy selamatin" kata Angel.
"Nenek gak apa apa" tanya Chris kepada nenek itu.
"Gak apa apa kok" kata nenek nenek itu.
"Kita antarin nenek ini pulang dulu ya" kata Angel.
"Ok, mom" kata Angel mereka berjalan menuju parkiran mobil. Mobil mereka sangat mencolok.
Mobil Angel adalah mobil keluaran terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaannya. Ia membuat banyak barang barang baru dan bagus. Bahkan mobil yang ia pakai adalah rancangannya sendiri. Beberapa orang terlihat berfoto didekat mobilnya.
"Maaf" kata Angel ia berusaha untuk lewat.
"Apaan sih" kata wanita itu.
"Saya mau lewat mba" kata Angel.
__ADS_1
"Lewat ya lewat aja. Rusak nib mobil gue kalo kena sentuh lo" kata waniat itu.
'What' batin Angel dan Chris.
Mereka saling bertatapan dengan pandangannya yang penuh pertanyaan dan ingin tertawa juga.
"Mobil mba yang mana ya" tanya Angel ia berusaha untuk tidak tertawa.
"Yang ini donk kan temen gue akaya" kata wanita satu lagi sambil menunjuk mobil berwarna Merah.
"Bagus ya" kata Angel ia memuju mobil itu.
"Chris, nek ayo pulang" kata Angel.
Ia mengambil kunci mobilnya disaku jaketnya. Ia langsung membuka pintu mobilnya untuk nenek nenek tadi.
"Maaf gadis gadis tapi ini mobilku" kata Angel sambil tersenyum sinis.
"Kau mengotorinya" kata Chris ia mengelap dengan tisu yang ia bawa untuk mengelap mobilnya yang sudah dipegang oleh gadisa gadis tadi.
"Ayo nek" kata Angel. Ia tak menghiraukan para gadis gadis yang tercenggang mendengar kata kata Angel.
"Eh, ia" kata nenek itu.
***
Mereka sudah sampai dirumah nenek itu. Gubuk yang sudah tak terawat dan mungkin bisa rubuh walau hanya sekali dorongan. Angel dan Chris menatap prihatin nenek itu.
"Ayo masuk" kata nenek itu.
"Maaf ya rumah nenek kotor" kata nenek itu.
"Gak apa apa kok, nek" kata Chris.
"Nenek panggil kakek dulu ya" kata nenek itu.
"Ia nek" kata Angel
Angel menatap foto foto yang tergantung. Disana ada foto seorang anak laki laki yang ikut bersama dengan kedua kakek nenek berfoto.
"Kayak pernah lihat deh" kata Angel
Laki laki tua datang dengan wajah pucat.
"Makasih ya udah bayar hutang kakek sama nenek" kata kakek itu.
"Sama sama, kek" kata Angel.
"Kakek lagi sakit" tanya Chris.
"Enggak kok, uhukk uhukk" darah keluar dari mulut kakek itu yang tiba tiba kakek itu terjatuh.
Nenek itu panik. Angel langsung memapah kakek itu masuk kemobilnya. Mereka langsung berangkat ke rumah sakit. Kakek itu langsung dapat penanganan khusus oleh rumah sakit karena mereka tau kalau Angel adalah bos baru mereka.
Angel sudah membeli beberapa bangunan dan tempat di Jakarta. Itu untuk jaga jaga saja katanya.
Setelah beberapa jam kakek itu berada diruangan UGD akhirnya dokter keluar dan mengatakan kakek harus segera dioprasi karena penyakitnya akan semakin parah jika dibiarkan. Nenek yang panik dan sedih membuat Angel tidak tega ia membiayai semuanya. Ia menunggu sampai operasinya selesia. Sedangkan Chris sudah ia suru pulang bersama Erwin. Ia sekarang berada di kantin rumah sakit. Operasinya berjalan lancar sekarang kakek hanya perlu dirawat inap selama 2 minggu. Angel membeli beberapa makanan dan mulai berjalan membawa makanan itu keruangan si kakek.
"Cassandra" panggil sesorang.
***
__ADS_1
JANGAN LUPA KOMEN, LIKE, DAN VOTE OK
TBC