
Happy Reading
***
Angel yang melihat itu bergerak dengan cepat ia menedang pistolnya membuatnya melayang jauh dari laki laki itu dan laki laki itu memegangi tangannya yang tertendang oleh Angel.
"Berikan kotak itu" kata Angel.
"Oh, kau sangat ingin dataku bukam" kata laki laki itu.
"Oh, ternyata kau yang di maksud bayangan hitam Nathan" kata Angel.
'Kenapa dia sangat mirip dengan orang yang mengikuti diriku ya. Apa aku salah ya' batin Angel.
"Untuk apa kau itu" kata laki laki itu yang tiba tiba menarik tangan Angel saat melamun.
"Kemampuanmu dalam bertarung sangat menurun ya" kata laki laki itu.
Laki laki itu mengunci pergerakan Angel ke tembok lalu.
"Aku akan menjawab pertanyaanmu dengan baik jika kau memintanya dengan baik" bisik orang itu.
Angel menginjak kaki laki laki itu dan Angel segera membuka saat ia berbalik ia menarik masker laki laki itu membuat Angel milihat wajah laki laki itu dan ternyata laki laki itu adalah......
Laki laki yang pernah dekat dengan Angel. Angel menjauh lalu ia menutup matanya dan memegang kepalanya. Ia kaget melihat itu.
"Kau kau aku tak menduga kau orang itu" kata Angel.
"Kau terkejut" kata laki laki itu.
"Jangan mendekat" kata Angel.
"Cih, dasar bunglon, rubah, muka dua" teriak Angel.
"Aku tak percaya pernah kenal denganmu aku sudah mengagapmu seperti temanku tapi kau ternyata teman dari musuhku" teriak Angel.
"Apa masalahnya kalau aku adalah teman dari musuhmu. Kita masih bisa punha hubungan yang lebih baij seperti sepasang kekasih atau sepasang suami istri" kata Orang itu.
"Aku tak pernah mau punya hubungan apa pun denganmu" kata Angel ia membuja jendela didekatnya lalu meloncat dari lantai kelantai saat itu ia jauh dari gerbang membuatnya harus loncat. Angel mundur beberapa langkah dam langsung meloncat melewati tembok besar itu.
Angel berlari menuju mobilnya terparkir ia langsung masuk kedalam dan menyuruh Derick menjalankan mobilnya.
"Kita harus pergi dari sini" kata Angel .
"Kenapa" tanya Alex.
"Sudah kubilang ayo pergi" kata Angel.
"Aku tak mau pergi sebelum mendapat data data itu mom" kata Chris
"Aku sudah mendapatkannya ayo kita berangkat sekarang" kata Angel.
Derick menjalankan mobilnya dengan cepat namun dibelakang mereka ada yang mengejar mereka. Angel yang melihat itu memilih berganti tempat. Yang akhirnya Angel yang menyetir dengan keahlian yang bak pembalap Angel menyetir dengan kecepatan diatas rata rata. Mobil yang dibelakang pun tak mau kalah dan menjalankan mobil mereka dengan cepat.
Angel beberapa kali hampir menabrak benda benda disekitannya. Apa lagi Apartemen X berada di dekat hutan dan sangat jauh dari kota dan jalannya pun sangat mencekam penuh dengan belokan, turunan, dan tanjakan.
"Momm bisa pela pelan gak" teriak Chris agar suaranya terdengar.
__ADS_1
"Kau mau mati ya" kata Angel.
Yang dibelakang semakim mendekat membuat Angel juga semakin cepat mengendarai mobilnya.
"Ngel hati hati aku belum nikah belum pernah rasain punya anak" kata Alex.
"Gue juga pelang pelan plis" kata Leo. Ia memegangi perutnya yang merasa mual.
"Kalau kalian mau mati aku turunin sekarang" kata Angel.
"Enggak enggak udah cepat Angel biar sampe rumah" kata Alex
"Percuma kita gak bisa pulang mereka tau dimana aku tinggal" kata Angel.
"Dasar muka dua" kata Angel.
"Siapa sebenarnya bayangan hitam Nathan" kata Derick.
"Diam lah aku gk mau membahas muka dua kaya dia" kata Angel.
"Muka dua" guman Derick.
"Siapa sebenarnya" kata Leo.
"Jangan banyak tanya" kata Angel.
Ternyata jalan didepan mereka sudah dikepung ditutup oleh orang orang yang Angel tak kenal. Angel yang masih jauh dari mereka berdecak kesal. Ia memukul stirnya. ia membuka jendelanya lalu berteriak.
"Minggir kalian semua atau ku tabrak" kata Angel.
Tapi oarang orang didepan mereka tak berpindah lama kelamaan kecepatam mobil Angel menurun.
"Kalian pegangan" kata Angel.
Semua pegangan dan tanpa diduga Angel membelokan mobilnya dan keluar jalannya mobilnya loncat dan turun ke bawah jurang Angel yang ahli dalam berkendara ia mengendarai mobilnya turun kebawah melewati beberapa batu dan pohon dengan baik. Sedangkan para penumpangnya menutup mata takut melihat kedepan dan juga mobil dibelakang mereka mengikuti cara Angel.
Angel bersyukur ia memakai mobil yang baru dan berkualitas dan bisa dibawa dan dijalan kan kemana saja.
Walau banyak goresan mobil Angel tak rusak dan masih lancar berjalan. Akhirnya mereka sampai dibawah Angel mempercepat mobilnya kerena mereka sudah ada dibawah. Angel melewati pepohonan.
Angel menjalan mobilnya dengan baik supaya tak menabrak pohon. Angel terkwjut melihat mobil dibelakangnya sakin banyak dan semakin cepat. Angel tak menyerah ia terus menjalankan mobilnya. Tapi salah satu dari pengendara mobil belakangnya menembak ban mobilnya. Angel berdecak kesal mobilnya tiba tiba berhenti.
"Apa kita akan mati sekarang Ngel" kata Derick.
"Aku belum mau mati" kata Alex.
"Siapa juga yang mau mati" kata Angel.
"Kita lawan pake apa kita hanya bawa alat seadanya.
" Aku akan rebut salah satu mobil dari mereka dan kalian harus segera pergi ok" kata Angel.
"Kok kami aja" kata Alex.
"Lah elo gimana masa gak ikut" kata Leo.
"Gak usah nanti jagain Chris ya" kata Angel ia mengelus kepala Chrsi yang duduk disampingnya.
__ADS_1
"Mommy aku pengen ikut mommy" kata Chris.
"Eh, gak boleh bahaya tau" kata Angel
"Mommy tau itu bahaya kenapa gak ikut aja" kata Chris.
"Ihk gak mungkin donk kalau mommy ikut masalahnya jadi besar dan yang mereka cari itu mommy bukan kalian" kata Angel.
"Nanti pas mommy diluar kalian langsung masuk kedalam mobil yang ada dibelakang didepan." kata Angel.
"Kalian ngetri kan" tanya Angel kepada Derick, Leo dan Alex.
"Kamu hati hati ya" kata Derick.
"Ok kak" kata Angel.
Angel turun dari mobilnya sebelum menutup pintunya ia melambaikan tangan.
"Hati hati" kata Angel.
"Hati hati juga mom" kata Chris.
Angel segera keluar. Ia menatap malas yang ada disana.
Ia melempar sebuah kaleng yang isinya gas beracun ke mobil yang didepan mobilnya. Angel menutup hidungnya orang orang dan ada langsung mati mencium gas itu tak lama gas itu hilang.
Angel mengetuk kaca mobil nya dan Derick, Alex, dan Leo segera keluar dan masuk ke mobil yang ada didepannya. Chris tak mau masuk dan malah memeluk Angel.
"Kalian pergi lah ku akan menyusul dengannya" kata Angel.
"Kalian berdua ayo masuk" kata Derick.
"Jika aku kesana aku akan mati dalam sekali langkah" kata Angel.
"Kalian pergi cepat" teriak Angel.
Alex dan Derick pun segera pergi meninggalkan Angel dan Chris.
"Kamu masuk kedalam nanti kalau mommy udah selesai kita pulang" kata Angel.
"Tutup matamu jangan melihat apa pun ok" kata Angel.
"Ok mom" kata Angel ia mennyuruh Chris masuk kedalam mobil.
"Ayo kita mulai permainannya" kata Angel.
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MAAF JIKA CERITANYA SEMAKIN TIDAK MENARIK LAGI YA !!!
MOHON MAAF JUGA JIKA ADA KESALAHAN, YA!!!
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
__ADS_1
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
TBC