
Happy Reading
***
"Kau sudah melupakan sahabatmu" kata Orang itu.
"Sahabat apa aku tak pernah punya teman seperti mu" kata Angel ia mendorong tubuh orang itu.
"Aku masih tak yakin kau adalah ayah Chris dan bagai mana bisa itu terjadi" teriak Angel.
"Kau harus percaya akan hal itu" kata Orang itu.
"Dan satu lagi aku tak pernah punya teman sepertimu" kata Angel ia berjalan menjauh.
"Kau mungkin lupa dengan diriku saat ini tapi kau pasti ingat kalung dan foto ini kau pasti mengingatnya" kata laki laki iyu lalu menyerahkan sebuah kalung dan foto dua anak kecil berbeda jenis yang sedang tertawa bermain ayunan.
Angel menjatuhkan fotonya. Kepalanya terasa sakit Angel terjatuh levih tepatnya terduduk dan ia memegangi kepalanya.
"Sakit" gumannya ia memegangi kepalanya.
"Kau kenapa, Ngel" kata laki laki itu.
"Ah, sepertinya sakitmu belum sembuh" kata Laki laki itu.
Kepala Angel terasa sangat sakit dan penglihatnnya mulai menghitam. Angel tak bisa menahan rasa sakitnya dan akhirnya mata nya mulai tertutup dan ia tak sadarkan diri.
"Angel, aku akan menolongmu" kata laki laki itu lalu mengendong Angel menuju mobil yang ia pakai dan anak buahnya mengeluarkan Chris dari dalam mobil.
***
Mereka segera menuju rumah sakit. Chris menangis karena mommynya tak bangun bangun. Semuanya panik. Dokter langsung memasukkan Angel keruangan UGD. Semua langsung memeriksa keadaan Angel.
3 jam berlalu akhirnya Angel sudah bis dipindahkan ke ruang inap.Walau begitu pun Angel masih belum sadar. Chris terus tidur dipangkuan Laki laki itu.
Tak lama Alex, Derick dan Leo datang semua membuka pintu dengan keras membuat Chrsi yang tertidur terbangun.
"Paman" teriak Chris.
"Berbisik tau Chris mau tidur bisa peegi gak" kata Chris.
"Maaf maaf" kata Leo Alex dan Derick.
"Angel kenapa" tanya Derick.
"Dia udah gak apa apa hanya dia harus istirahat dirumah sakit selama seminggu" kata laki laki itu.
"Oh, kenapa bisa seperti itu lalu bagaimana dengan lawan Angel" tanya Derick
"Dia selamat" kata Laki laki itu.
__ADS_1
"Daddy, Chris mau peluk mommy" kata Chris kepada laki laki itu.
Alex, Derick, dam Leo terkejut melihat itu.
"Apa yang kau katakan sehingga membuat dia menyebut diri mu Ayahnya" kata Derick kepada laki laki itu.
"Aku Alvaro ayah dari Chris" kata Laki laki itu sambil menujukan hasil tea DNA antara dia dan Chris.
Ya, laki laki itu adalah Alvaro. Itu membuat semua terkejut.
"Kau tak mungkin" Kata Derick.
"Dan laki laki yang telah melawan Cassandra mu itu adalah aku" kata Alvaro semua menatapnya tak percaya.
"Bawa Chris keluar Leo dan kau Alex" kata Derick.
Leo dan Alex membawa Chris keluar. Walau awalnya Chris tidak mau. Tapi akhirnya ia keluar dengan Leo dan Alex.
"Apa maksudmu tentang itu jadi kau yang membuat adiku tersiksa" kata Derick.
"Aku tak pernah menyiksanya walau aku tak bisa menujukan rasa tanggung jawabku selama ini aku selalu menunjukan nya dari jauh. Aku selalu membantu Cassandra dan Chris dari jauh" kata Alvaro.
"Aku tau itu salahku tapi kau tau itu bukan sepenuhnya salah ku dia juga yang salah kerena meminum sembarangan air" kata Alvaro.
"Maksudmu adikku juga salah" kata Derick ia menarik kerah baju Alvaro.
"Itu tidak diduga tapi itu juga takdir" kata Alvaro.
"Aku sudah ditakdirkan menjadi Asisten Nathan dan calon suami Cassandra" kata Alvaro.
"Aku tak akan pernah memberikan reatuku kepadamu" kata Derick.
"Hei, kau lihat Chris begitu bahagia. Dan tentu Angel tak akan tega membuat Chris bersedih dan menangis apa lagi ia baru tau siapa ayahnya" kata Alvaro.
"Dasar brengsek kau memakai Chris sebagai temengmu" kata Derik ia mengepalkan kedua tangannya.
"Sabar. Kau tak tau siapa aku sebenarnya dam aku tau satu hal jika kau tau kau pasti akan membiarkan aku hidup" kata Alvaro
"Apa mau mu" tanya Derick.
"Mau ku tidak banyak aku hanya mau Cassandra menjadi istriku dan aku menjadi ayah Chris dan kami pergi jauh dan membuat keluarga kami sendiri" kata Alvaro.
"Lalu apa bayarannya" kata Derick.
"Aku akan memberitahu sesuatu tentang Nathan" kata Alvaro.
"Kau tak bohong" kata Derick.
"Aku tak akan berbohong lagi pula contrak kerjaku dengan Nathan sudah selesai" kata Alvaro.
__ADS_1
Ia berjalan mendekati Angel lalu mengecup kepala Angel yang sedang tak sadarkan diri.
"Aku dulu teman Cassandra" kata Alvaro.
"Dia tak pernah bercerita tentangmu" kata Derick.
"Dengarkan saja jangan memotong pembicaraanku" kata Alvaro.
"Kami bertemu dihutan yang lebat. Saat itu aku yang sangat menyukai hewan hewan aku mengikuti sebuah kupu kupu yang indah. Aku mengikutnya dan tak memperdulika kemana aku melangkah sampai aku sadar aku ada dihutan yang lebat. Aku berteriak " Mama, Papa" tak ada yang mendengarku aku menangis dibawah pohon. Aku sangat cengeng saat itu" kata Alvaro sambil tertawa pelan.
"Kau memang terlihat seperti pria cengeng" kata Derick.
"Ia aku tau" kata Alvaro.
"Lalu aku bertemu dengan seorang gadis cantik. Dia mengulurkan tangan kepaku dan memberitahu siapa namanya dan memberikan sapu tangannya kepadaku. Aku tersenyum melihat gadis itu. Dia bertanya kepada ku kenapa aku menangis lalu aku menjawabnya. Dan dia tertawa dan takjub karna masih ada laki laki sepeti ku. Ya, laki laki pecinta hewan maksudnya" kata Alvaro .
"Aku dan dia bermain di hutan itu. Dam kamk melihat sebuah rumah tua.Aku taku dan beda dengan dia yang sangat pemberani bahkan dia mau berada didepanku dan memimpin jalanku. Kami masuk kedalam dan tak ada siapa siapa disaa tapi semua peralatan masih bisa dipakai. Kami bermain dan saat kebelakang kami membuat ayunan lebih tepatnya dia yang membuatnya. Aku hanya membantunya sedikit. Tak lama ayunannya sudah jadi dia naik keatas dan aku yanv mendorongnya. Kami bermain bergantian. Kami mengukir nama kami di pohon. Yaitu 'C and C' tang artinya Cassandra dan Chase Alvaro Weston. Aku tak inginada yang menangil nama Chase selain si manisku Caca" kata Alvaro ia tersenyum.
"Dan sata ku marah atau ngambek didepan Cassandra dia akan mencium bibirku denga. cepat. Pertama kalinya aku sangat terkejut dengan hal itu pipi ku terasa panas dan hati ku berdesir entah kenala terasa jantungku berdetak cepat. Setelah itu ciuman Cassandra menjadi Candu bagiku aku tak bisa melupakan bagian mana yang pernah di ciumnya" kata Alvaro.
"Dan saat pertemuan ketiga aku harue memberitakan berita yang besar aku haru pindah dengan orang tuaku. Kami kehilangan kontak. Aku tak bisa menghubungi Angel. Namun nyatanya takdir mempertemukan kami" kata Alvaro.
"Saat aku mendapat kontrak Setelah keluar dari perkerjaaku dulu aku menjadi Pembunuh bayaran aku punya kontrak keja dengan Nathan. Aku disuruh menyiksa Angel. Aku memakai topeng yang dibuat khusus dan membuatku sangat mirip dengan Nathan. Saat tugasku sudah selesia aku akan mengobati dia dan aku mengobatinya saat itu. Tapi saat Angel sudah menjadi budak Natah aku tak bisa apa apa. Itu real perbuatan Nathan tak ada campur tanganku" kata Alvaro.
"Aku tak yakin itu" kata Derick.
"Kau harus yakin" kata Alvaro.
"Dan satu hal yang harus kau waspadai" kata Alvaro.
"Apa" tanya Derick
"Nathan" kata Alvaro.
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MAAF JIKA CERITANYA SEMAKIN TIDAK MENARIK LAGI YA !!!
MOHON MAAF JUGA JIKA ADA KESALAHAN, YA!!!
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
TBC
__ADS_1