
Happy Reading
***
"Andai aku mencintaimu juga mungkin kita berdua akan sangat bahagia" kata Angel.
"Belajarlah mencintaiku dan kau akan merasakan apa yang kurasakan" kata Alvaro.
"Ah, itu mustahil" kata Angel.
"Tak ada yang mustahil bisa saja detik ini kau mencintaiku" kata Alvaro.
"Hmm, Aku mencintaimu" kata Angel dengan wajah malasnya.
"Bukan yang seperti itu yang aku mau. Aku mau kata itu datang dari hatimu" kata Alvaro.
"Ok, tunggulah sampai aku benar benar mencintaimu. Aku akan katakan 'Aku mencintaimu' dengan keras" kata Angel.
"Aku akan menunggunya dengan sabar" kata Alvaro.
****
Hari ini adalah hari pernikahan Angel dan Alvaro. Semua menunggu hari bahagia itu. Semua tamu datang dengan senyuman. Angel sudah memakai gaun yang ia pesan. Ia sangat cantik di acara itu dan Alvaro tak kalah tampan. Beberapa menit lagi acara akan dimulai. Semua sudah siap termasuk Angel dan Alvaro. Kini Angel menerima Alvaro dalam hubungan pernikahan mereka nantinya jika tak bisa menjadi sepasang suami istri seperti umumnya mereka akan menjadi teman.
"Mom, kau sangat cantik" kata Chris.
"Aku tau akau cantik" kata Angel.
"Apa kau benar benar yakin akan menikah dengan laki laki itu" tanya Devano.
"Aku benar benar yakin" kata Angel. Dihatinya ada yang mengganjal. Beberapa hari yang lalu ada yang menerornya. Seseorang mengirim nya surat kalau ia harus membatalkan pernikahannya atau keluarganya akan mati tapi seseorang yang mengirim surat itu sudah ia bunuh tapi perasaan tak enaj selalu menghampirinya.
"Aku doakan semoga kalian selalu bahagia jangan lupa keponakan baru yang lucu lucu ya" kata Rachelia.
"Apa maksudmu aku harus melakukan itu" tanya Angel dengan dingin dan menatap tajam Rachelia.
"Ya, harus lah kasian Chris sendirian terus" kata Rachelia.
"Hmm, terserahmu" kata Angel.
"Ayo kita keluar sebentar lagi acaranya akan dimulai" kata Lyandra
"Ok, mom" kata mereka semua kecuali Chris dan Angel.
"Kau ikutlah dengan nenek" kata Lyandra kepaa Chris.
"Ok" kata Chris.
"Tersenyumlah" kata Lyandra ia memeluk anaknya tak terasa air matanya jatuh.
"Kenapa menangis mom" tanya Angel.
"Aku akan hidup bahagia dengannya. Dan lagi pula kalau dia menyakitiku aku akan membunuhnya saat itu juga" kata Angel.
"Kau terlalu jahat" kata Lyandra.
"Ayo acaranya sebentar lagi dimulai." kata Lyandra.
****
Acara sudah selesai namun masih banyak tamu tamu yang berada digedung mewah tersebut. Angel duduk dikursinya ia sudah menganti pakaiannya. Aca sudah selesai beberapa jam yang lalu.
"Sungguh melelahkan" kata Angel.
"Kau bisa beristirahat" kata Alvaro yang datang sambil membawa 2 gelas minuman lalu memberikan salah satunya kepada Angel.
"Aku akan dianggap tak sopan nanti" kata Angel ia menerima minuman yang diberikan Alvaro.
"Tidak kok" kata Alvaro. Ia duduk di sebelah Angel.
"Ngomong ngomong gaun yang tadi kau pakai sangat bagus dan kau sangat cantik" kata Alvaro.
"Tentu apa saja buatanku akan bagus" kata Angel sambil meminum minumannya.
"Mau berdansa" tanya Alvaro.
"Hmmm, boleh" kata Angel ia meletakan gelas minumannya di meja yang berada didekatnya.
Mereka turun kelantai dansa. Mereka menjadi sorotan semua menatap mereka. Angel tersenyum lagu dimulai dan mereka mulai berdansa.
__ADS_1
"Kau pandai juga ya" kata Alvaro.
"Kau juga" kata Angel.
"Terimakasih" kata Alvaro.
"Semua menatap kita" kata Angel.
"Karena kau cantik" kata Alvaro.
"Huh, karena kita pengantinya bodoh" kata Angel ia memutar bola matanya malas.
"Nanti malam enaknya ngapain" tanya Alvaro sambil tersenyum.
"Tidurlah" kata Angel.
"Kok tidur" kata Alvaro.
"Cape banget Al sumpah ya nih kaki rasanya mau patah" kata Angel.
Alvaro tertawa pelan lalu memeluk pinggan Angel dengan erat.
"Gimana kalo kita bakar jagung" kata Alvaro.
"Wah, enak tuh dirumah itu aja kan sepi" kata Angel.
"Ok" kata Alvaro.
Lagu sudah berakhir mereka berjalan hendak duduk kembali ketempat mereka tapi Derick memanggil mereka.
"Selamat ya Ng" kata Derick.
"Makasih Kak" kata Angel.
"Lia mana" tanya Angel.
"Oh, lagi nemenin Chris" kata Derick.
"Kemana" tanya Angel.
"Keluar kata Chris dia bosen didalam rumah" kata Derick.
"Bulan madu kemana" tanya Derick.
"Rahasia" kata Alvaro
"Gak nanya ke elu" kata Derick.
"Rahasia" kata Angel.
"Jangan jangan" kata Derick ia berhenti sebentar.
"Kalian gak bulan madu ya" kata Derick
"Bulan madu. Udah beli tiket besok berangkat" kata Angel ia berbohong soal tiket.
"Hmm, serah lah" kata Derick.
"Al" panggil Derick.
"Hmmm Apa" tanya Alvaro.
"Jaga adek gue awas kenapa napa" kata Derick.
"Hmm, ia" kata Alvaro. Tiba tiba ponsel Angel berbunyi ia tadi menitipkan ponselnya pada Alvaro dan disimpan disaku jas milik. Ia segera mengambil ponselnya disaku Alvaro.
"Hallo" kata Angel.
". "
"Ya, dengan saya Angel" kata Angel.
". "
"Maksud lo" kata Angel ia mengenggam dengan kuat ponselnya.
". "
"Mau lo apa" teriak Angel. Semua menatapnya.
__ADS_1
". "
"Lepasin mereka atau lo tau akibatnya" kata Angel.
". "
"Lepasin mereka" kata Angel.
Panggilan dimatikan secara sepihak dari sana. Angel membanting hpnya. Ia mengepalkan kedua tangannya. Ia mengambil sebuah benda di bawah roknya dan.
'Dorrr'
'Dorr'
Angel menembak sesuatu. Tangannya masih terangakt keatas dan tertuju pada jendela yang berada didekat atap tiba tiba.
'Brukk'
Sebuah mayat laki laki jatuh dari atas semua orang terkejut kepala laki laki itu mengeluarkan banyak darah sebab jatuh dari ketinggian.
"Menjijikan" teriak Angel. Ia berjalan kearah mayat itu.
Ia segera berjongkok ia mengambil sebuah benda yang ada didalam jaket yang laki laki itu pakai.
Sebuah pistol ada didalam jaket laki laki itu.
"Siapa dia" tanya Alvaro.
"Aku tidak tau tapi mereka menculik Chris dan Lia" kata Angel membuat semua terkejut.
"Seharusnya aku tak membunuh orang ini" kata Angel.
Ia melihat ada sesuatu yang bergetar. Ia segera mengambil benda itu.
"Hallo Angel" kata orang disebrang sana.
"Dimana anakku dan kakakku" kata Angel.
"Ck, ck, ck. Apa kau tak bisa bersantai" kata orang di sebrang sana.
"Katakan cepat aku tak mau mendengar ocehanmu" kata Angel.
"Anakmu dan kakakmu aman bersama ku." kata orang disebrang sana.
"Cepat lepaskan kakakku" kata Angel.
"Tapi kau harus menjadi idtriku" kata orang disrbrang sana.
"Cepat lepaskan mereka. Dan asal kau tau aku tak akan menikah denganmu" teriak Angel.
"Oh, sepertinya kau sangat ingin mereka tersiksa ya" kata orang itu.
"Jangan kau sentuh mereka" teriak Angel.
"Apa mau mu cepat katakan aku akan melakukan itu tapi jika kau menyuruhku menikah denganmu jangan pernah berharap itu" kata Angel
"Tapi aku hanya ingin menikah denganmu" kata orang itu.
"Aku tak pernah mau dengan orang sepertimu" kata Angel.
"Baiklah aku beri kau waktu 24 jam jika kau memilih mereka selamat menikahlah denganku dan jika kau tak peduli mereka aku tetap akan mendapatlanmu dan mereka segera mati di tanganku" kata orang itu lalu mematikan panggilan secara sepihak.
"******** kau" teriak Angel.
*****
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MAAF JIKA CERITANYA SEMAKIN TIDAK MENARIK LAGI YA !!!
MOHON MAAF JUGA JIKA ADA KESALAHAN, YA!!!
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
__ADS_1
TBC