
Happy Reading
****
"Mom, suapin donk Daddy kan mommy yang paling dekat" kata Chris.
"Chris" kata Angel
"Sekali aja mom" kata Chris.
"Sekali" kata Angel.
Ia memotong baso nya.
"Buka mulutmu" kata Angel dengan ketus.
Alvaro menvuka mulutnya denga lebar lalu Angel memasukan baksonya kedalam mulut Alvaro
"Udah" kata Angel.
"Makasih" kata Alvao sambil tersenyum manis.
"Ya" kata Angel entah kenapa ia erasa deg deg an dan wajahnya terasa panas.
"Setelah ini kita harus pulang" kata Alvaro.
"Ia aku tau" kata Angel.
"Chrsi kau bisa pulang dengan Alvaro. Aku teak apa apa gidur sendiri" kata Angel.
"Gak ah mom. Aku mau sama mommy" kata Chris.
"Aku juga" kata Alvaro.
****
"Huh"
"Lebih baik kau pulang tak ada tempat nanti" kata Angel.
"Daddy bisa tidur denganku" mata Chris.
"Aku tak mau tempatku dipenuhi orang" kata Angel.
"Kami akan menyewa kamar yang lain" kata Chris.
"Ah, terserah kalian" kata Angel.
Ia berjalan membayar semua pesanan.Lalu menghampiri kembali Chris dan Alvaro.
"Padahal aku saja yang bayar" kata Alvaro
"Apa bedanya denganku dan lagi pula kau tak punya uang tunai dan mesinnya lagi rusak" kata Angel
"Ayo pulang" kata Angel ia mengandeng Chris.
__ADS_1
Sesampainya disana Angel dikejutkan oleh keluarganya. Disana ada Lyandra, Darren, Devano, dan Rachelia.
Lyandra dan Darren segera memeluk Angel. Angel terkenut lalu membalas pelukan mereka.
"Mommy, Daddy" kata Angel ia menangis.
"Aku rindu kalian" kata Angel.
"Kami lebih rindu dirimu" kata Darren.
Darren dan Lyandra melepas pelukan mereka.
"Kau kenapa berbohong" kata Rachelia lalu memeluk Angel bersama dengan Devano.
"Hah, aku berbohong kata siapa" kata Angel.
"Dulu kau juga pernah sepertiku" kata Angel.
"Aku pikir aku akan bebar benar kehilanganmu" kata Devano ia merangkul Angel.
"Dulu sekolah terasa sepi tanpa dirimu" kata Devano.
"Aku tau itu" kata Angel.
Lyandra menggendong Chris. Lalu menghujani Chris dengan ciuman.
"Panggil aku Nenek" kata Lyandra.
"Oke Nenek" kata Chris.
"Malam Tuan Darren" kata Alvaro.
"Kenapa kalian bisa datang bersama" tanya Rachelia.
"Ah, kami sedang merencanakan peenikahan kami hadi kami melihat beberapa pakaian pernikahan" kata Alvaro dengan santai.
"Kau akan menikah" kata Rachelia lalu memeluk Angel.
"Ia aku akan menikah" kata Angel dengan terpaksa Ia tak sanggup melihat raut wajah bahagia keluarganya hilang.
"Kapan kalian akan melangsungkan pernikahan" tanya Devano.
"Bulan depan" kata Alvaro.
"Lebih cepat lebih baik" kata Devano
'Cih, dasar manusia aneh. Lihat saja nanti' batin Angel.
"Kalian apa tidak pulang sudah malam" kata Angel.
"Ah, ia kami akan pulang" kata Lyandra.
"Nanti Alex dan Kak Derick yang akan mengantar kalian" kata Angel.
"Chris kamu ikut sama nenek ya" kata Angel.
__ADS_1
"Ok, mom" kata Chris.
Lalu semuanya pergi menyisakan Angel dan Alvaro. Angel langsung memukul wajah Derick.
"Cih, dasar apa apa kau bilang kuta akan menikah" kata Angel.
"Kau sudah menyutujuinya dan tak mungkin kau akan membatalkannya" kata Alvaro.
"Lagi pula kita saling menyukai bukan" kata Alvaro.
"Menyukai dari mana" kata Angel.
"Oh, aku tak punya bukti tapi aku sudah membuat kamera tersembunyi ditempat ini." kata Alvaro.
Ia mengambil kamera itu dengan cepat ia kirim ke ponselnya. Angel segera verlari mengamvil kamera itu namun apa daya tinggi badan Angel dan Alvaro sangat jauh memvuat Angel tak bisa mengapainya dan Alvaro sudah mengirimnya.
"Videonya sudah ku kirim dan jika kau membatalkan apa yang kau ucapka. itu aka. memvuat keluargamu mendapat banyak cemooh" kata Alvaro.
"Dasar laki laki jahat" kata Angel ia verlari laku membaringkan badannya dan menutup semua bagian tubuhnya.
"Sudah jangan marah itu tak akan ada gunanya" kata Alvaro.
"Bagaimana kita rayakan. Hari ini dengan minum alkohol" kata Alvaro.
"Aku sedang sakit" kata Angel
"Ya, sudah kapan kapan saja" kata Alvaro.Ia naik keatas tempat tidur Angel dan memekuk Angel dengan erat.
"Ayo kita tidur" kata Alvaro.
"Hei menyingkir ini tempatku" kata Angel ia memberontak dan berusaha supaya lepas dari Alvaro.
"Hei, ini rumah sakit jangan membuatku bertindak lebih jauh" kata Alvaro membuat Nafel seketika diam.
"Kau tutup matamu dan segera tidur" kata Alvaro.
Angel menuruti kata kata Alvaro dan akhirnya tertidur.
***
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MAAF JIKA CERITANYA SEMAKIN TIDAK MENARIK LAGI YA !!!
MOHON MAAF JUGA JIKA ADA KESALAHAN, YA!!!
JANGAN LUPA KOMEN LIKE AND VOTE, OK
DADAH BYE BYE SEMUANYA 👋👋
TBC
__ADS_1