
Happy reading
***
'Cuppp'
Ia mencium bibir Angel dengan lembut. Lalu tersenyum.
"Kau hanya milikku dan selalu menjadi milikku tak boleh ada yang memilikimu selain diriku" kata Laki laki itu.
Ia tau segalanya tentang Angel. Tapi ia tak akan mengungkapkan dirinya dengan cepat. Hanya akan menjadi rahasia diantara mereka. Dan itu semua demi mereka.
***
Pagi sudah tiba. Angel terbangun setelah mendengar ketukan pintu kamarnya.
Ia berjalan dengan gontai menuju pintu. Minuman yang ia minum tadi malam masih terasa dan kepalanya masih pusing.
"Ya ada apa" kata Angel ia membuka pintu. Anaknya berdiri didepan Angel dengan seragam yang sudah lengkap.
"Mom, aku berangkat sekolah duluan ya" kata Chris.
"Hati hati ya sayang" kata Angel sambil mengelus kepala Chris.
Saat Chris ini memeluk Angel. Angel malah menjauh sambil berwajah sedih.
"Mommy bau alkohol" kata Angel.
Chris hanya mengangkat bahunya pelan lalu pergi meninggalkan Angel. Tak sampai setangah jam setelah kepergian Chris Alex datang sambil membawa sebuah barang.
"Ngel" panggil Alex.
"Ya, Lex. Apa?" tanya Angel ia baru saja keluar dari kamar mandi. Ia sudah selesai mandi dan berpakaian.
"Ada yang seseorang yang mengundangmu hadir di acaranya" kata Alex
"Acara apa" tanya Angel.
"Acara ulang tahun perusahaannya. Kalau tak salah ulang tahun pemilik perusahaan LA'Company dan perusahaannya juga" kata Alx sambil menyerahkan sebuah surat undangan.
"Oh, Aku akan hadir" kata Angel
"Kapan acaranya dan dimana" tanya Angel.
"Nanti malam dan disalah satu hotel milik mereka" kata Alex
"Kita akan pergi bersama. Aku tak mau telat lagi karenamu" kata Angel
"Ya maap" kata Alex ia cuma bisa tersenyum kecil.
"Ayo berangkat" kata Angel
Mereka berangkat menuju kantor bersama. Dan akhirnya mereka sampai di perusahaan milik Angel. Semua menunduk memberi hormat kepada Angel dan Alex. Dijalan mereka tak sengaja bertemu dengan seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah pemilik LA'Company. Ia sepertinya sedang ada masalah. Beberapa orangnya mencoba menarik wanita itu keluar.
'Ada apa nih' batin Angel.
"Ada apa ini" tanya Alex.
__ADS_1
"Maaf tuan Nyona ini memaksa untuk bertemu dengan Tuan dan Nona kami sudah memberi tahu kalau Tuan dan Nona belum sampai tapi Nyonya ini terus memaksa" kata salah satu pegawainnya.
"Apa benar ini Nyonya Ara" tanya Angel.
Nyonya Ara atau Lyandra itu biasanya panggilan untuk pemilik LA'Company.
"Mungkin aku terlihat seperti seorang sampah sekarang. Aku mohon tolong banyu kami membatalkan acara ulangbtahun perusahaan kami" kata Lyandra ia berlutut didepan Angel.
Angel segera membantu Lyandra berdiri.
"Kenapa nyonya berlutut didepanku. Nyonya jauh lebih tua dari pada aku aku tak mungkin membiarkan dirimu berlutut dihadapanku" kata Angel.
"Tenang aku akan membantumu" kata Angel
"Sebagai gantinya" kata Angel ia berhenti sebentar.
"Jual perusahaan keluargamu kepadaku" kata Angel membuat semuanya terkejut.
***
"Kau gila, Angelina Cassa" tanya Alex berkali kali bahkan Angel dan orang yang didalamnya sudah bosan mendengar itu.
"Kita akan rugi banyak jika membeli perusahaan bangkrut itu" kata Alex.
"Jangan bodoh, Lex" kata Angel.
Ia tidak bodoh dan juga gila. Ia sudah memikirkan apa yang ia lakukan. Ia membeli perusahaan milik kekuarga itu karena menguntungkan. Jika ia menjual beberapa aset mereka semua utang akan tertutupi dan beberapa proyek baru bisa kembali terjalani. Ia tau mereka bangkrut bukan karena mereka sendiri tapi karena ada yang tak suka mereka. Dan jika perusahaan mereka berpindah tangan maka masalah bisa selesai. Dan juga mereka tidak akan hidup susah. Karena bayaran yang Angel berikan dapat menghidupi mereka sampai 7 keturunan.
"Aku sudah memikirkannya. Dan juga Nyonya Ara sudah setuju" kata Angel. Ia mengambil pulpen di mejanya.
Lalu menyerahkannya kepada Alex.
"Berikan surat ini kepada Derick. Anak pertama Nyonya Ara dan Tuan Darren" kata Angel.
"Surat apa" tanya Alex ia berniat membuka kertas itu.
"Dilarang membacanya ok" kata Angel.
"Ya ya ya ya, Kepada Derick yang punya istrinya model itu kan" tanya Alex.
"Ia, Rachelia simodel nan cantik itu" kata Angel. Ia sedikit menekan kata Cantik pasalnya Alex suka dengan Rachelia saat meka berdua baru pertama kali bertemu.
"Jangan jadi Pebinor, ya. Awas aja kalau ketauan jadi perebut bini orang" kata Angel ia melempar pulpen ke arah Alex.
"Gak ngapain gue rebut bini orang. Gue ini laku ya" kata Alex.
"Ya ya ya terserah lo" kata Angel ia melirik ketiga pegawai yeng sedari tadi menjadi penonton mereka.
"Kalian udah boleh pulang" kata Angel
Mereka semua terkejut mendengar perkataan Angel. Mereka langsung bersujud didepan Angel.
"Eh, kalian ngapain" tanya Angel
"Maaf bos jangan pecat kami" kata salah satu dari mereka.
"Siapa yang mecat kalian" tanya Angel.
__ADS_1
"Tadi kata nona kami disuruh pulang" kata Salah satu dari mereka.
"Maksud saya kalian boleh pulang kerumah kalian. Jam pulamg kerja dipercepat hari inj karena semua sudah selesai dan saya ada acara" kata Angel.
"Kami gak dipecat kan bos" kata mereka.
"Enggak"jawab Angel
"Horee" seru mereka. Mereka segera berdiri.
"Beritahu yang lain kalau kalian sudah boleh pulang" kata Angel.
Semuanya pergi kekuar meninggalkan Angel.
Angel mengambil sebuah foto dilaci mejanya.
"Semua sudah berubah" kata Angel.
***
Beberapa hari kemudian
Angel sudah berisiap siap. Ia sudah melakukan perjanjian dengan keluarga Wilson itu. Ia sudah menandatangani kontrak itu. Semua sudah menjadi miliknya dan ia hari ini akan menjadikan perusahaan milik kedua pengusaha besar itu miliknya. Ia mengadakan konfrensi pers.
Saat nya ia naik keatas panggung. Ia berjalan dengan anggun ia memancarkan aura kepemimpinannya.
Selama setangah jam pidatonya sudah selesai. ia turun dari panggung ia langsung menghamoiri Lyandra dan keluarga Lyandra.
"Selamat Nona Angel" kata Derick diwajahnya terlihat ia sedikit kesal, sedih dan juga marah. Bagaimana tidak perusahaan yang dibangun keluarganya dulu sudah hancur.
"Apa uang yang kuberikan cukup untuk membayar perusahaan kalian itu" tanya Angel.
"Tidak Nona itu lebih dari cukup" kata Darren dan Devano.
"Kau pikir uangmu itu cukup untuk membayar semua kerja keras orang tuaku" tanya Derick dengan wajah yang sudah marah.
"Kau tak akan pernah tau bagai mana rasanya dihadapkan dua pilihan yang jawabannya dua duanya tak akan menguntungkan dirimu" kata Derick. Ia manatap tajam Angel. Lalu pergi meninggalkan semuanya.
"Derick" panggil Rachelia.
"Biar aku yang menyusulnya, Lia" kata Angel.
"Jaga anakku" kata Angel kepada Alex.
"Hati hati" kata Chris ia melambaikan tangannya kepada mommynya.
AUTHOR :
HAI SEMUANYA 👋👋
GIMANA CERITANYA ?
MAAF JIKA ADA KESALAHAN, YA
JANGAN LUPA KOMEN, LIKE, DAN VOTE, YA !!!
TBC
__ADS_1